Rabu, 22 April 2026
Sabda Kehidupan
Rabu 22 April 2026
Yohanes 6:38-39 (Yoh 6:35-40)
”Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.”
Jangan Sampai Ada Yang Hilang
Bagi Yesus kehilangan 1 domba tak bisa dibiarkan. Ia pasti akan mencari sampai dapat. Untuk itulah Ia telah datang ke dunia, turun dari surga, agar tak ada 1 domba-pun yang hilang.
Betapa berharganya kita di mata Allah, karena kita sudah diangkat menjadi anak-anak kesayanganNya.
Asupan makanan kita juga tidak main-main, tubuh dan darah Yesus sendiri yang telah Ia korbankan bagi kita.
Begitu berharga kita di mata Allah Tritunggal Mahakudus, sehingga Yesus tidak ingin ada satu-pun yang hilang.
Supaya kita tidak hilang, Yesus meminta kita untuk percaya dan berserah diri sepenuhnya dalam tangan kasihNya.
Yesus telah menjaminkan diriNya untuk kita agar semua yang kita butuhkan Ia berikan dengan sepenuh hati.
Dengan berkata, “Akulah roti hidup” (Yoh 6:35) dan “air hidup” (Yoh 4:14), Yesus menjadi pemuas lapar dan dahaga kita.
Dengan berkata, “Akulah terang dunia” (Yoh 8:12), Yesus menjadi penerang jalan kita.
Dengan bersabda, “Akulah pintu” (Yoh 10:9), Yesus menjadi gerbang untuk kita masuk dan menemukan semua rahmat yang kita perlukan.
Dengan berkata, “Akulah gembala yang baik” (Yoh 10:11,14), Yesus menjadi pemimpin dan penjaga kita. Saat Yesus bersabda, “Akulah kebangkitan dan hidup” (Yoh 11:25), itulah jaminan kemenangan kita atas kematian dan maut.
Yesus juga telah berjanji “Akulah jalan, kebenaran, hidup” (Yoh 14:6), kita tinggal mengikuti jalan yang ditunjukkanNya.
Dengan berkata, “Akulah pokok anggur yang benar dan kamulah rantingnya” (Yoh 15:1,5), kita menyadari betapa bahagia hidup kita bersatu denganNya dan hidup oleh asupan kasihNya.
Jangan biarkan diri kita terpisah dariNya, dan jangan sampai ada satupun dari kita yang hilang.
Mari kita juga ikut mencari dan menyelamatkan yang hilang. Bahagianya kita bisa tinggal serumah dengan Bapa-Putra dan Roh Kudus dan hidup sebagai satu keluarga Kerajaan Allah.
Mari bersyukur atas hari yang baru, sambil menikmati santapan ilahi ‘Sabda Kehidupan’.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod
Kalender Liturgi 22 Apr 2026
Rabu Paskah III
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:40
Bacaan Injil: Yoh 6:35-40
†***********
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:40
Setiap orang yang percaya kepada Anak,
beroleh hidup yang kekal,
dan Aku membangkitkannya pada akhir zaman, sabda Tuhan.
Bacaan Injil
Yoh 6:35-40
Inilah kehendak Bapa-Ku,
yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Di rumah ibadat di Kapernaum
Yesus berkata kepada orang banyak,
“Akulah roti hidup!
Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,
dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Tetapi Aku telah berkata kepadamu:
Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku,
dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Sebab Aku telah turun dari surga
bukan untuk melakukan kehendak-Ku,
tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku,
yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku
jangan ada yang hilang,
tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang,
yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal,
dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
Hari ini Yesus menawarkan lebih dari sekadar ajaran spiritual tetapi Ia menawarkan Diri-Nya sendiri sebagai sumber kepuasan dan hidup kekal. Ia bukan saja seorang guru yang menunjukkan jalan menuju kepuasan namun Ia adalah kepuasan itu sendiri.
Ketika Yesus menyebut Diri-Nya sebagai Roti hidup, Ia berbicara tentang jiwa yg lapar. Kita memiliki kerinduan akan: cinta, tujuan hidup, kedamaian, dan kekekalan. Dunia menawarkan solusi sementara: kesuksesan, harta benda, hubungan, dan kesenangan. Tetapi semuanya ini hanya memberi rasa puas sesaat dan rasa lapar akan tetap ada.
Yesus menawarkan sesuatu yang berbeda di mana Dia tidak hanya berjanji untuk memberi roti, seperti yang Dia lakukan ketika memberi makan lima ribu orang namun Dia adalah Roti itu sendiri. Datang kepada-Nya berarti menyantap sesuatu yang kekal dan yang menyehatkan jiwa, bukan kepuasan sesaat.
Jadi hari ini, jika kita merasa hampa, cemas, atau tidak yakin tentang masa depan kita, datanglah kepada Roti Kehidupan. Berilah makan jiwa kita dengan Firman-Nya. Percayalah pada janji-janji-Nya. Beristirahatlah di tangan-Nya.
Yesus adalah Roti yang memberi makan. Yesus adalah Juruselamat yang menerima. Yesus adalah Gembala yang memelihara. Dan Yesus adalah Tuhan yang membangkitkan kita kepada hidup kekal.
RP. PAUL KERANS, SVD