Selasa, 24 Maret 2026
Sabda Kehidupan
Selasa 24 Maret 2026
Yohanes 8:28-29 (Yoh 8:21-30)
Kata Yesus: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”
Jalan Salib, Jalan Pengosongan Diri, Itulah Jalan Kemenangan
Yesus sungguh menyadari bahwa Ia akan “ditinggikan” di atas kayu salib. Kita tahu persis bahwa kata “ditinggikan” di sini sebenarnya adalah “penghinaan” karena salib adalah hukuman mati bagi seorang penjahat ulung. Maka ditinggikan di sini sesungguhnya adalah direndahkan.
Di sinilah kita melihat keagungan cinta Yesus bagi kita. Ia tahu bahwa Ia akan direndahkan serendah-rendahnya, dihina dan dilecehkan habis-habisan, lalu dibunuh sebagai penjahat ulung serta pendosa yang tak terampuni.
Namun Yesus memilih menjalani semuanya ini, agar kita menyadari bahwa sebagai Tuhan kita, Putra Allah Mahatinggi, Yesus mau direndahkan dan dihina serta dibunuh sampai mati, agar Ia dapat senasib dengan kita, ikut mengalami kerapuhan dan kehinaan kita, guna mengangkat kita dari lumpur dosa serta mengembalikan martabat dan jati diri kita sebagai putra putri kesayangan Allah.
Jalan salib telah menjadi jalan meraih mahkota kemenangan dan mendatangkan keselamatan bagi dunia.
Oleh korban salibNya, “Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Filipi 2:9-11).
Mari merangkul salib Yesus dan berjalan bersamaNya. Jalan pengosongan diri dan kerendahan hati seperti yang Yesus jalani, membawa kita pada mahkota kemenangan surgawi yang akan diberikan Bapa Surgawi bagi siapa saja yang taat dan hanya mengandalkan Tuhan.
Selamat hari baru, tetap semangat merangkul salib dan mengosongkan diri.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 24 Mar 2026
Selasa Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan Injil: Yoh 8:21-30
***********
Bacaan Injil
Yoh 8:21-30
Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia,
barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang banyak,
“Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku;
tetapi kamu akan mati dalam dosamu.
Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.”
Maka kata orang-orang Yahudi itu,
“Apakah Ia mau bunuh diri, dan karena itu dikatakan-Nya:
Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?”
Lalu Yesus berkata kepada mereka,
“Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas;
kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
Karena itu tadi Aku berkata kepadamu,
bahwa kamu akan mati dalam dosamu;
sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia,
kamu akan mati dalam dosamu.”
Maka kata mereka kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”
Jawab Yesus kepada mereka,
“Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu.
Akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar,
dan apa yang Kudengar dari pada-Nya,
itulah yang Kukatakan kepada dunia.”
Mereka tidak mengerti,
bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
Maka kata Yesus, “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia,
barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,
dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri,
tetapi Aku berbicara tentang hal-hal,
sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Dan Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku!
Ia tidak membiarkan Aku sendiri,
sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”
Setelah Yesus mengatakan semuanya itu,
banyak orang percaya kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
************
TUHAN MENYERTAI MEREKA YANG MELAKUKAN KEHENDAK-NYA
Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: “Jika kita mampu melakukan perbuatan baik seperti apa yang Tuhan Yesus lakukan maka sesungguhnya kita tidak hanya disebut putra-putri Allah, melainkan juga akan merasakan penyertaan-Nya yang sempurna dalam hidup.”
Firman penguat: ”Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” ( ayat 29 )
Pesan dan pertanyaan refleksif bagi kita di pagi ini:
1) Bacalah Firman Tuhan dan ciptakanlah waktu hening setiap hari agar engkau mengetahui dan memahami rencana dan kehendak Allah dalam hidupmu;
2) Tanyakanlah dirimu setiap hari; Apakah rencana, niat, perkataan dan perbuatan yang hendak Anda lakukan sesuai dengan kehendak Allah?
3) Percayalah bahwa penyertaan Tuhan pasti sempurna bagi mereka yang hidup suci dan melakukan perbuatan baik.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )