Kamis, 17 November 2022
Sabda Kehidupan
Kamis 17 November 2022
Lukas 19:41-42 (Luk 19:41-44)
Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu ~ (Yerusalem)~ Ia menangisinya, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu…”
Yerusalem adalah kota Allah. Tempat di mana Bait Allah dengan megah berdiri. Setelah berakhirnya era para raja Israel, penduduknya menantikan datangnya seorang Raja baru, Sang Mesias, Dia yang diurapi, Putra Daud. Namun sayang sekali ketika sang Mesias yang dinantikannya tiba, tak ada seorangpun yang mengenal dan menyadarinya. Pikir mereka, Mesias haruslah berpakaian jubah raja dengan segala kebesarannya. Padahal Nabi Yesaya telah menggambarkan datangnya Mesias sebagai “Hamba Allah” yang bersahaja. Betapa sedih hati Yesus, hingga Ia menangisi kota itu. Mesias telah datang, Allah telah menjadi Imanuel, namun hanya sisa kecil Israel yang menyadarinya. Semarak dunia telah membutakan mata mereka. Impian duniawi dengan segala kemegahannya telah menyilaukan mata mereka hingga tak mampu melihat hadirnya Tuhan. Ambisi kekuasaan telah mengeraskan hati mereka hingga mereka menolak Yesus yang dianggap sebagai saingan bahkan musuh. Mesias yang seharusnya datang menyelamatkan mereka dari lumpur dosa dan salah mereka bunuh dan salibkan. Sejarah mencatat kehancuran Yerusalem. Bait Suci juga hancur dan tak dapat dibangun kembali.
Allah hadir atas berbagai cara dalam hidup kita. Kesadaran akan hadirNya Tuhan di setiap saat, entah di duka atau di suka, dan menyadari tangan Tuhan yang kuat kuasa di balik badai kehidupan, mengenali wajahnya dalam diri sesama yang paling sederhana sekalipun, itulah yang perlu untuk damai sejahtera kita. Allah hadir dan berjalan bersama kita. Lembutkan hati, melihatlah dengan mata iman, agar kita dapat sehati dan sepikir dengan Yesus.
Damai sejahtera Tuhan melingkupi kita di hari yang baru ini🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr