Senin, 16 Maret 2026
Sabda Kehidupan
Senin 16 Maret 2026
Yohanes 4:49-50 (Yoh 4:43-54)
Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
Percaya Akan Kuasa Sabda Yesus
Pegawai istana dalam kisah Injil ini, setinggi apapun jabatannya, tetaplah seorang ayah yang sangat mencintai anaknya. Ia-pun berjalan kaki dari Kapernaum ke Kana, tempat Yesus berada pada waktu itu. Di waktu itu jarak tempuh Kapernaum ke Kana sekitar satu setengah hari jalan kaki. Cinta si ayah untuk anaknya tidak terpengaruh oleh jarak dan waktu. Cinta selalu menemukan jalan. Betapapun jauh dan berat tantangannya, ia berjalan mencari Yesus.
Melihat cinta dan kesungguhan hati si Pegawai istana, Yesus-pun menolong anaknya dan menyembuhkan dia. Tapi kali ini, Yesus menunjukkan ke-Allah-annya yakni hanya dengan bersabda. Yesus tidak perlu pergi ke Kapernaum karena kuasa SabdaNya melampaui ruang dan waktu. Seketika itu juga anak itu sembuh.
Waktu itu tidak ada hp atau alat komunikasi jarak jauh untuk mengkonfirmasi bahwa anak itu sembuh.
Si Pegawai istana percaya apa yang dikatakan Yesus, tak perlu menunggu kepastian, iapun pulang. Ia mendapat kabar gembira dari para hambanya bahwa anaknya sembuh, pada jam yang sama ketika Yesus kemarin bersabda, “pergilah, anakmu hidup!”
Kabar gembira Injil ini, kuasa Sabda dan kasih Yesus berlaku sepanjang masa. Mari selalu datang pada Yesus, menaruh harapan padaNya, percaya Yesus sanggup menolong kita.
Mari kita membawa orang-orang yang kita cintai dalam doa-doa kita kepadaNya. Juga semua kerinduan yang ada dalam hati, kita bawa dalam doa. Yohanes berkata, “‘Kita telah mengenal dan percaya akan kasih Allah pada kita. (1 Yoh 4:16). Dalam Yesus kasih Allah menjadi nyata. PenjelmaanNya, hidup dan karyaNya, derita dan sengsaraNya, telah menjadi jaminan pertolongan kita.
Bukan hanya untuk sakit secara fisik, juga luka di hati dan luka batin oleh dosa. Dalam Yesus ada kesembuhan, pengampunan, dan pemulihan. PadaNya kita percaya dan tak henti berharap.
Selamat hari Senin. Kasih Yesus menguatkan kita, memberi semangat baru.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 16 Mar 2026
Senin Prapaskah IV
Warna Liturgi: Ungu
Bait Pengantar Injil: Am 5:14
Bacaan Injil: Yoh 4:43-54
************
Bait Pengantar Injil
Am 5:14
Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup;
dengan demikian Allah akan menyertai kamu.
Bacaan Injil
Yoh 4:43-54
Lihat anakmu hidup.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Sekali peristiwa
Yesus berangkat dari Samaria dan pergi ke Galilea.
Sebab Ia sendiri telah bersaksi,
bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.
Setelah Yesus tiba di Galilea,
orang-orang Galilea pun menyambut Dia,
karena mereka telah melihat segala sesuatu
yang dikerjakan Yesus di Yerusalem pada pesta itu,
sebab mereka sendiri pun turut ke pesta itu.
Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea,
di mana Ia membuat air menjadi anggur.
Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana,
yang anaknya sedang sakit.
Ketika pegawai itu mendengar,
bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea,
pergilah ia kepada-Nya,
lalu meminta supaya Yesus datang dan menyembuhkan anaknya,
sebab anaknya itu hampir mati.
Maka kata Yesus kepadanya,
“Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat,
kamu tidak percaya.”
Pegawai istana itu berkata kepada-Nya,
“Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.”
Kata Yesus kepadanya, “Pergilah, anakmu hidup!”
Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
Ketika ia masih di tengah jalan
hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar,
bahwa anaknya hidup.
Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh.
Jawab mereka, “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.”
Maka teringatlah ayah itu,
bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya, “Anakmu hidup.”
Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya.
Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus
ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
Dalam injil Yohanes ada dua tanda heran yang dibuat Yesus di Kana Galilea. Tanda heran pertama adalah Yesus mengubah air menjadi anggur pada pesta pernikahan di Kana. Injil pagi ini adalah tanda heran kedua yaitu menyembuhkan anak seorang pegawai istana. Dalam adegan di Kana pertama, ibu Yesus menunjukkan kepercayaan yang besar pada firman Yesus yaitu dengan berkata kepada para pelayan ‘Lakukanlah apa pun yang Ia katakan kepadamu,’. Dalam adegan Kana kedua ini, pegawai istana juga menunjukkan kepercayaan yang besar pada firman Yesus. Ketika Yesus berkata kepadanya, ‘Pulanglah, anakmu akan hidup,’ ia kemudian percaya apa yang dikatakan Yesus dan mulai pergi’. Ia melakukan apa yang Yesus katakan kepadanya yaitu pulang dan percaya pada janji Yesus bahwa anaknya akan hidup. Pegawai istana itu percaya akan firman Yesus. Padahal sebelumnya Yesus telah berkata kepadanya: ‘Kamu orang-orang Galilea, tidak akan percaya kecuali kamu melihat tanda-tanda dan mukjizat’.
Di sini ada seorang Galilea yang tidak perlu melihat tanda-tanda dan mukjizat sebelum ia percaya. Pegawai istana itu percaya akan janji Yesus. Dan setelah percaya, ia kemudian melihat tanda-tanda dan mukjizat bahwa anaknya sembuh.
Kita pun diminta untuk memiliki iman seperti yang dimiliki pegawai istana Galilea itu yaitu iman kepada firman Tuhan, iman yang menerima firman Tuhan apa adanya. Inilah jenis iman yang sama yang diminta ibu Yesus pada pesta pernikahan di Kana. Jika kita menerima firman Tuhan apa adanya, jika kita menyerahkan diri kepada firman dan janji Tuhan, maka kita pun akan seperti pegawai istana itu yg melihat tanda-tanda dan mukjizat. Setelah mendengar & menerima firman Tuhan apa adanya maka kita pun akan melihat Tuhan bekerja dengan cara yang sama yaitu memberi kehidupan dalam hidup kita sendiri dan dalam hdp orang lain. Amen….
RP. PAUL KERANS, SVD