Selasa, 17 Februari 2026
ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 95:12-13a
Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan, yang Kaudidik dalam hukum-Mu. Hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.
PENGANTAR:
Yakobus menekankan tanggung jawab kita. Bila terkena coba an, carilah sebabnya pada dirimu. Bila berakibat dosa, carilah pada dirimu juga. Tuhan tidak mencoba orang. Yang baik-baik saja yang diberikan-Nya. Murid-murid Yesus mendapat jawab an yang sama, “Akuilah Aku pada pembagian roti.”
DOA PEMBUKA:
Marilah berdoa: Allah Bapa sumber iman kepercayaan, kami telah menerima sabda penuh kebenaran, ialah Yesus, Putra Manusia. Semoga sabda itu membuka mata hati dan budi kami pergaulan kami dengan Dikau. Demi Yesus…
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Yakobus 1:12-18
“Allah tidak mencobai siapa pun.”
Saudara-saudara terkasih, berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan. Apabila tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada setiap orang yang mengasihi Dia. Apabila seseorang dicobai, janganlah ia berkata, “Pencobaan ini datang dari Allah.” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun. Tetapi setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. Saudara-saudara yang terkasih, janganlah sesat! Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh sabda kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 94:12-13a.14-15.18-19
Ref. Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan.
- Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan, yang Kaudidik dalam Taurat-Mu hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.
- Sebab Tuhan tidak akan membuang umat-Nya, dan milik pusaka-Nya tidak akan Ia tinggalkan; sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan semua orang yang tulus hati akan mematuhi.
- Ketika aku berpikir, “Kakiku goyah! Kasih setia-Mu, ya Tuhan, menopang aku. Apabila keprihatinanku makin bertambah, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya
S : (Yoh 14:23) Jika seorang mengasihi Aku, ia akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 8:14-21
“Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti. Hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya, “Berjaga-jaga dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes”. Maka mereka berpikir-pikir, dan seorang berkata kepada yang lain, “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti”. Ketika Yesus tahu, apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata, “Mengapa kalian memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kalian memahami dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kalian mempunyai mata, tidakkah kalian melihat? Dan kalian mempunyai telinga, tidakkah kalian mendengar? Sudah lupakah kalian waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kalian kumpulkan?” Jawab mereka, “Tujuh bakul”. Lalu kata Yesus kepada mereka, “Masihkah kalian belum mengerti?” Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Agustinus Guntoro SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Para sahabatku dimana pun Anda berada, saya, Agustinus Guntoro, scj dari Komunitas Cipinang Cempedak Jakarta, menyapa dan mengundang Anda semua untuk berefleksi bersama RESI Dehonian, hari ini, tanggal 17 Februari 2026.
Para murid lupa bawa roti, dan Yesus langsung “menyentil” mereka soal ragi Herodes. Jujur saja, siapa di antara kita yang tidak pernah lupa sesuatu yang penting? Mungkin bukan roti, tapi dompet, kunci, atau bahkan hari ulang tahun pasangan! Intinya, Yesus ingin kita tidak cuma kenyang perut, tapi juga kenyang rohani. Jangan sampai kita sibuk scroll media sosial sampai lupa “roti hidup” yang sesungguhnya ada di depan mata.
Yesus bertanya, “Kalian ini kenapa, sih?” (Kurang lebih begitu). Mirip orang tua yang gemas melihat anaknya kok ya nggak paham-paham. Kita seringkali melihat banyak keajaiban, tapi tetap saja, hati kita kadang loading-nya lama banget. Dehonian itu seharusnya peka, bukan cuma peka sinyal Wi-Fi, tapi juga peka terhadap bisikan Tuhan dan kebutuhan sesama. Jangan sampai kita lebih sibuk mikirin promo diskon daripada panggilan untuk berbagi kasih.
Jadi, mari kita introspeksi diri. Apakah kita sudah membawa “roti” yang benar dalam perjalanan hidup ini, atau jangan-jangan cuma bawa snack ringan yang nggak bikin kenyang? Mari kita jadi Dehonian yang cerdas, yang nggak cuma bisa ketawa dengan humor receh, tapi juga bisa serius memahami ajaran Yesus. Ingat, Yesus itu Roti Hidup, bukan cuma trending topic sesaat. Para sahabatku, Semoga Hati Yesus semakin merajai hati kita, agar kita semakin peka untuk hal yang selalu lebih esensial. Terima kasih. Tuhan memberkati.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
Allah Bapa sumber pembaruan hidup, semoga Kaucurahkan Roh baru kepada kami, selagi kami kini mengenangkan Putra-Mu yang berkat wafat-Nya memimpin kami memasuki hidup baru. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
ANTIFON KOMUNI – Mazmur 94:14
Tuhan takkan meninggalkan umat-Nya. la takkan menolak milik pusaka-Nya.
DOA SESUDAH KOMUNI
Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, kami bersyukur karena umat seluruh dunia telah Kauberi tanda kehadiran-Mu di tengah-tengah kami, ialah Yesus Putra-Mu sendiri dalam Ekaristi. Berilah kami semangat berani berkorban membela sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
Sumber https://resi.dehonian.or.id/2026/02/16/selasa-17-februari-2026-hari-biasa-pekan-vi/
Podcast: Play in new window | Download