Minggu, 16 November 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 16 November 2025
Hari Minggu Biasa XXXIII
Novena Kristus Raja hari ke 3
Lukas 21:13,18-19 (Luk 21:12-19)
”Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi… Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Kesempatan Untuk Bersaksi
Bagi Yesus penderitaan dan pelbagai kesulitan yang dihadapi orang percaya adalah kesempatan untuk bersaksi, bahwa Tuhan-lah kekuatan kita dan janji Tuhan itulah pengharapan kita.
Yesus tak akan membiarkan kita berjuang sendiri. Bagian yang terberat telah ditanggung-Nya, tinggallah kita ambil bagian dari apa yang menjadi bagian kita.
Bertahan, berjuang dan terus bersandar pada Tuhan itulah kekuatan kita. Percayalah, kita tidak akan dikecewakan.
Yesus telah berjanji, “Tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.”
Mungkin bagi kita sehelai rambut adalah hal yang sangat sepele. Tapi tidak bagi Allah yang menciptakan kita. Dalam Matius 10:30, Yesus berkata, “Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.”
Betapa Tuhan peduli dan sayang akan putra-putriNya. Kita sendirilah yang lalai untuk percaya dan malah meragukan kedahsyatan kuasa Allah.
Kita menggunakan cara berhitung kita yang terbatas untuk mengukur kuasa Allah yang tak terbatas.
Jadilah saksi iman akan kebaikan Tuhan dan penyelenggaraanNya yang ajaib bagi kita. Lihatlah selalu pelbagai tantangan dan kesulitan hidup sebagai kesempatan untuk bersaksi bahwa “segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberiku kekuatan.”
Selamat Hari Minggu. Mari bersaksi Tuhanlah pengharapan dan kekuatan kita. Kita tak akan dikecewakan.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 16 Nov 2025
Minggu Pekan Biasa XXXIII
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Luk 21:28
Bacaan Injil: Luk 21:5-19
**********
Bait Pengantar Injil
Luk 21:28
Bangkitlah dan angkatlah mukamu,
sebab penyelamatanmu sudah dekat.
Bacaan Injil
Luk 21:5-19
Kalau kamu tetap bertahan,
kamu akan memperoleh hidupmu.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa
ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah
dan mengagumi bangunan yang dihiasi dengan batu yang indah-indah
dan dengan berbagai barang persembahan,
berkatalah Yesus,
“Akan datang harinya
segala yang kamu lihat di situ diruntuhkan,
dan tidak akan ada satu batu pun
dibiarkan terletak di atas batu yang lain.”
Lalu murid-murid bertanya kepada Yesus,
“Guru, bilamanakah itu akan terjadi?
Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?”
Jawab Yesus, “Waspadalah, jangan sampai kamu disesatkan.
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku
dan berkata ‘Akulah Dia’ atau ‘Saatnya sudah dekat.’
Janganlah kamu mengikuti mereka.
Dan bila kamu mendengar tentang perang dan pemberontakan,
janganlah kamu terkejut.
Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu,
tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.”
Kemudian Yesus berkata kepada mereka,
“Bangsa akan bangkit melawan bangsa
dan kerajaan melawan kerajaan.
Akan terjadi gempa bumi yang dahsyat,
dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan.
Dan akan terjadi juga
hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.
Tetapi sebelum semuanya itu
kamu akan ditangkap dan dianiaya.
Karena nama-Ku kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat,
dimasukkan ke dalam penjara,
dan dihadapkan kepada raja-raja dan para penguasa.
Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Sebab itu tetap teguhlah di dalam hatimu,
jangan kamu memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Aku sendirilah yang akan memberikan kamu kata-kata hikmat,
sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
Kamu akan diserahkan juga oleh orangtuamu,
saudara-saudaramu, kaum keluarga dan sahabat-sahabatmu,
dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh;
karena nama-Ku kamu akan dibenci semua orang
Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
ℍ
“Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Luk 21: 19)
Kita telah mendekati akhir dari kalender Gereja. Kita semua diajak untuk merenungkan akhir jaman.
Tidak sedikit orang yang bertanya, “Apakah dunia akan berakhir?” “Apakah saatnya sudah dekat?” Kitab Suci mengatakan, “Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera….. Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan,…. dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit……” (Luk 21: 8 – 11).
Bukankah semuanya itu sedang terjadi sekarang ini?
Demikian pula, sejumlah orang Kristen purba sangat cemas tentang akhir jaman dan kedatangan Kristus yang kedua kali, sehingga mereka menyimpulkan bahwa tidak ada gunanya bekerja. Itulah sebabnya St. Paulus dalam bacaan kedua hari ini dengan tegas mengatakan, “Siapa pun yang tidak bekerja, jangan dia makan!” (2 Tes 3:10).
Paulus mengatakan bahwa sampai Yesus datang untuk menyempurnakan dunia, kita tidak boleh duduk diam dalam kemalasan seperti orang-orang Tesalonika yang bermalas-malasan.
Selain itu, janganlah kita membuang waktu yang berharga untuk berspekulasi kapan dunia akan berakhir. “Adapun hari atau jamnya, tidak ada yang tahu, baik malaikat surga, maupun Putra; tidak ada yang tahu selain Bapa ”(Markus 13:32).
Injil kita hari ini mengundang kita untuk merenungkan akhir jaman, tetapi bukan dalam kepanikan atau ketakutan yang tak berguna, atau dalam kemalasan, melainkan dalam komitmen hidup Kristiani yang sungguh-sungguh.
Yang paling penting adalah SAAT INI. Pertanyaan yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri adalah: Apakah kita berpegang teguh pada iman kita, hidup sungguh-sungguh sebagai orang Kristen? Apakah kita setia dalam panggilan kita sebagai orang tua, sebagai religius, sebagai pekerja yang adil dan jujur?
Alih-alih melakukan kejahatan menindas orang, mencuri, membunuh, bukankah jauh lebih baik melakukan pekerjaan baik untuk meningkatkan kehidupan sesama?
Tuhan, bimbing kami untuk tetap setia, bertekun dalam menghidupi iman kami serta senantiasa berharap pada-Mu. Amin.
Selamat Hari Minggu. Selalu setia sampai akhir. ⒿⓁⓊ! ❤️
❤︎.
RP Joni Astanto MSC