Minggu, 22, Juni 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 22 Juni 2025
Hari Raya Tubuh Dan Darah Kristus
Novena Hati Kudus Yesus hari ke 5
Lukas 9:16-17a (Luk 9:11b-17)
Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.
Tuhan Menjadi Santapan Jiwa Kita
Kita tak dapat hidup bila tidak makan dan minum. Tubuh kita membutuhkan asupan makanan untuk tumbuh dan berkembang. Kita perlu energi untuk hidup dan berkarya.
Namun sebagai mahkota ciptaan, Tuhan menghendaki agar kita tidak hanya hidup di dunia ini, namun juga sampai hidup kekal di surga. Dan untuk itu tak ada satupun makanan yang dapat menjamin kita hidup sampai selamanya.
Maka Yesus datang ke dunia diutus BapaNya agar “setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 6:13).
Untuk itu Yesus memberikan seluruh hidupNya, Tubuh dan DarahNya menjadi santapan harian kita, jasmani maupun rohani. Sabda Yesus inilah yang menjadi jaminan hidup yang berkelimpahan dalam Dia, kataNya, “Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”(Yoh 6:55-56)
Inilah makanan Ekaristi dalam rupa roti dan anggur yang diadakan Yesus bersama murid-muridNya saat perjamuan malam terakhir. Yesus menghendaki agar tubuh dan darahNya menjadi santapan harian kita, makanan utama kita untuk dapat berjalan bersamaNya selagi kita hidup di dunia ini sampai ke hidup yang kekal.
Betapa agung dan mulia kaih Allah bagi kita sehingga Tubuh dan darah Yesus menjadi santapan sejati kita, jiwa dan raga.
”Segala pujian dan syukur bagiMu ya Yesus. Engkau telah memberikan tubuh dan darahMu menjadi santapan jiwa dan raga kami. Tinggallah dalam kami dan kami tinggal di dalamMu, seperti ranting yang bersatu dengan Pokok Anggur. Biarlah tubuh dan darahMu menjadi tubuh dan darah kami, agar kami terus berakar, bertumbuh dan berbuah subur untuk Kerajaan Allah hingga hidup yang kekal di surga.”
Selamat Hari Minggu, mari bersatu dengan Yesus dalam santapan Sabda dan TubuhNya.❤️
Ps Revi Tanod Pr
INTISARI FIRMAN TUHAN
Minggu, 22 Juni 2025
HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS
Injil: Luk. 9 : 11b – 17
Pada hari ini, kita merayakan KEHADIRAN NYATA KRISTUS DI DALAM EKARISTI sehingga kita tidak hanya mendengarkan Dia yang bersabda, melainkan juga memaknai Dia yang berkorban memberikan Tubuh dan Darah-Nya sebagai santapan jiwa kita.
Maka beberapa kebenaran iman yang hendaknya menguatkan iman kita para perayaan suci ini, yakni:
1) TUBUH DAN DARAH KRISTUS NYATA DALAM EKARISTI: Yesus tidak memberikan roti dan anggur yang fana kepada kita, melainkan Tubuh dan Darah-Nya sendiri seperti sabda-Nya: “Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam mereka.” ( Yoh. 6 : 56 – 57 )
2) TUBUH DAN DARAH KRISTUS ADALAH ROTI SURGAWI: Ekaristi adalah menu surgawi yang diizinkan oleh Kristus agar disantap. Yesus berkata: “Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” ( Yoh. 6 : 51 )
3) MANFAAT MENYANTAP TUBUH DAN DARAH KRISTUS: Yesus menjanjikan surga ( keselamatan ) bagi mereka semua yang menyantap Tubuh dan Darah-Nya dalam Ekaristi kudus. Sabda-Nya: “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.” ( Yoh. 6 : 54 )
4) HANYA DI DALAM GEREJA KATOLIKLAH ANDA MENYANTAP TUBUH DAN DARAH KRISTUS: Kebenaran imani, biblis dan historis bahwa Gereja Katolik didirikan oleh Yesus sendiri seperti dalam Matius 16 : 18; “Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” ( Mat. 16 : 18 ) Maka Scoth Hahn menulis refleksinya tentang Ekaristi: “Ekaristi adalah Perjamuan Surgawi yang diadakan di dunia, dan Anda hanya bisa menemukannya di dalam Gereja Katolik.”
Karena itu, ketika kita merayakan hari raya Tubuh dan Darah Kristus pada hari ini, maka sesungguhnya hanya satu kalimat pendek sarat makna yang terucap dari batin dan mulut yakni: TERIMA KASIH TUHAN YESUS karena Engkau telah mengizinkan mulut dan tubuh ini untuk merasakan dan menjaga Tubuh dan Darahmu sendiri yang kami terima dalam Ekaristi Kudus.
Selamat berhari Minggu untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )