Minggu, 04 Mei 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 04 Mei 2025
Hari Minggu Paskah III
Yohanes 21:17 (Yoh 21:1-19)
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?”
Cinta Dan Pengampunan
Mengapa Yesus ampai 3 kali bertanya kepada Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Bukankah cukup hanya sekali dan telah dijawab Petrus dengan lantang, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.”
Bukannya Yesus tidak percaya pada Petrus. Tentu kita masih ingat ketika Petrus menyangkal Yesus 3 kali, ‘aku tidak mengenal Dia.’ Pastilah saat Yesus wafat, Petrus merasa sangat bersalah dan membawa penyesalan penyangkalan ini seumur hidupnya. Ia merasa diri seorang pengecut, tak pantas menjadi murid Yesus, apalagi menjadi seorang pemimpin.
Namun betapa Yesus mencintai Petrus. Ia percaya kepadanya. Yesus-lah yang mengganti nama Simon menjadi Petrus artinya batu karang! Yesus ingin agar Simon sungguh menjadi batu karang yang kokoh! Hanya cinta dan pengampunan yang membuat orang bisa berdiri tegak dan mampu menjalankan tanggungjawab secara penuh tanpa beban rasa bersalah.
Cinta dan pengampunan, bukan penghakiman dan hukuman yang dapat memulihkan relasi dan menyembuhkan luka batin serta rasa bersalah. Yesus membaharui cinta Petrus kepadaNya. 3 kali Petrus telah menyangkalNya diganti dengan 3 kali pernyataan cintanya. Lukanya sembuh, semangatnya dipulihkan, cintanya kembali berkobar, ia siap mati untuk Yesus dan menjadi gembala yang setia.
Apakah kita pernah melukai hati Yesus? Menyangkal Dia? Tidak mengakuiNya sebagai Tuhan dan sahabat? Pertanyaan Yesus kini tertuju bagi kita masing-masing, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Jawaban cinta kita padaNya akan memulihkan kita, menjadikan kita kuat dan bertahan.
Hal yang sama tentu berlaku untuk orang yang kita cintai, tapi serentak yang kita lukai. Pengampunan menyembuhkan luka batin, dan cinta memulihkan semua luka yang kita alami. Katakan pada Yesus dan orang yang kita cintai, “MencintaiMu itulah yang terindah dalam hidupku.”
Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus mencintai kita._❤️
Ps Revi Tanod Pr
YESUS SELALU MENEMANI, “MEMANTAU”, MENYERTAI DAN “TURUT BEKERJA, MENYURUH BEKERJA” DAN SELALU MEMBERI “SARAPAN” UNTUK SAYA, ANDA
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Minggu, 4 Mei 2025
Pekan PASKAH III
Yoh. 21:1-19: Yesus menampakkan diri kepada murid-muridNya di patai danau Tiberias.
Yesus selalu “memantau”, menemani, hadir dan menampakkan diriNya kp saya, anda kapan dan di mana saja, dalam seluruh peristiwa hidup saya, anda; di tempat kesibukan harian saya, anda, baik dalam “suka” maupun dan terutama dalam “duka” hidup ini.
Tuhan Yesus yg telah bangkit tidak akan pernah meninggalkan saya, anda seperti yatim piatu. “Aku tidak akan meninggalkan kamu sbg yatim piatu. Aq datang kembali kepadamu. ” (Yoh. 14:18). “Sesudah bangkit dari antara orang mati, Yesus menampakkan diri kp murid2Nya di “pantai danau Tiberias (di tempat kerja harian para muridNya, di “kantor” kerja harian mrk sebelum Yesus wafat) …” (Yoh. 21:1). Juga sampai detik ini Ia hadir dan bekerja dan turut campur tangan di “pantai Tiberias saya, anda masing2, di “tempat kerja” harian saya, anda masing2, di “kantor” kerja harian saya, anda masing2, kerja apa saja!!
Di sana Yesus MEMANTAU PARA MURIDNYA di tempat kerja mereka (menangkap ikan: Petrus dkk pergi tangkap ikan sepanjang malam tp tdk mendapat apa2 dan ketika hari mulai siang, Yesus BERDIRI DI PANTAI – “memantau” – dan menyuruh “menebarkan jala” ke sebelah kanan perahu mereka dan hasilnya mereka mendapat banyak ikan. Yoh 21:2-6); Di sana Yesus ADA, HADIR dan MENYURUH/MEMERINTAH para muridNya, saya, anda untuk BEKERJA SEPERTI BIASA. Bukan tinggal kosong. “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh (ikan). Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.” (Yoh. 21:6).
Mukjizat “penangkapan ikan” dalam jumlah yg besar di “tempat kerja/kantor” rasul2 (kala itu), di tempat saya, anda (saat ini dan di sini) menggambarkan PENYERTAAN, KEHADIRAN DAN CAMPUR TANGAN TUHAN. Tuhan Yesus turut bekerja bahkan suruh bekerja di tempat aktivitas saya, anda setiap hari. Tuhan Yesus hadir di sana. Bahkan dia menyuruh bawa kepadaNya hasil karya mereka untuk DIBERKATI. Dan MEREKA DIAJAK UNTUK MAKAN, SARAPAN dari hasil kerjanya yg sudah diberkati oleh Yesus. Dan itulah persembahan saya, anda yang diwujudnyatakan dalam kolekte yang diberkati dan diubah menjadi Tubuh dan DarahNya dalam Ekaristi pada hari Minggu dan Hari Raya yang disamakan dengan Hari Minggu dan Yesus selalu mengajak saya, anda: “Marilah dan sarapanlah! ” (Yoh. 21:12).
Penting di sini, pada zaman now, saya, anda sendiri membawa persembahan (hosti+anggur+ kolekte = menurut tradisi gereja yg sejak abad 11 menggantikan persembahan material lainnya selain hosti + anggur) sehingga ada bahan (“ikan”) utk diberkati, dikuduskan, ditransformasi, dikonsekrir menjadi Tubuh dan Darah Kristus yang punya kuat kuasa untuk penebusan, penghapusan dosa saya, anda yang ikut Perayaan Ekaristi. Jadi ada bahan persembahan hasil jerih payah sendiri yang dibawa sehingga dan ada bahan untuk dimakan. Klo tdk ada bahan, mau sarapan apa pada saat komuni??? Beginilah modelnya Tuhan Yesus yang bangkit memantau, menemani saya, anda pada jaman now ini..
Selamat merasakan dan menikmati kehadiran dan campur tangan Tuhan Yesus dalam “kantor hidup dan karya saya, anda” saat ini – di sini. Selamat menikmati “sarapan” hasil karya saya, anda sendiri (persembahan roti dan anggur dan kolekte kita, waktu Misa hari Minggu/hari Raya yang disamakan dg Hari Minggu) yang sudah diberkati oleh Tuhan Yesus sendiri.
Semoga dengan bantuan Doa Bunda Maria yang saya, anda hormati khusus pada Bulan Mei 2025 ini, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu sadar bahwa Yesus selalu menemani, memantau, menyertai saya, anda dan selalu memberi saya, anda sarapan. Amin.