Rabu, 27 November 2024
Sabda Kehidupan
Rabu 27 November 2024
Lukas 21:13,18-19 (Luk 21:12-19)
”Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi… Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”_
Hidup Dari Janji Tuhan
Penderitaan dan pelbagai kesulitan tak pernah lepas dari kehidupan orang percaya. Yesus mengingatkan kita bahwa itulah kesempatan untuk bersaksi, bahwa Tuhan-lah kekuatan kita dan janji Tuhan itulah pengharapan kita.
Yesus tak akan membiarkan kita berjuang sendiri menghadapi berbagai perkara kehidupan. Bagian yang terberat telah ditanggung-Nya, tinggallah kita ambil bagian dari apa yang menjadi bagian kita. Bertahan, berjuang dan terus bersandar pada Tuhan itulah kekuatan kita.
Percayalah, kita tidak akan dikecewakan. Yesus telah berjanji, “Tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.” Mungkin bagi kita sehelai rambut adalah hal yang sangat sepele. Tapi tidak bagi Allah yang menciptakan kita. Dalam Matius 10:30, Yesus berkata, “Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.”
Betapa Tuhan peduli dan sayang akan putra-putriNya. Kita sendirilah yang lalai untuk percaya dan masih meragukan kedahsyatan kuasa Allah. Kita menggunakan cara berhitung kita yang terbatas untuk mengukur kuasa Allah yang tak terbatas.
Jadilah saksi iman akan kebaikan Tuhan dan penyelenggaraanNya yang ajaib bagi kita. Lihatlah selalu pelbagai tantangan dan kesulitan hidup sebagai kesempatan untuk bersaksi. Seperti Rasul Paulus, dengan penuh iman kita bersaksi bahwa “segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberiku kekuatan.”
Tetaplah berjuang, tekun dan tabah. Tuhan Yesus menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 27 Nov 2024
Rabu Pekan Biasa XXXIV
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Why 2:10c
Bacaan Injil: Luk 21:12-19
************************************
Bait Pengantar Injil
Why 2:10c
Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan,
dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.
Bacaan Injil
Luk 21:12-19
Karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang.
Tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Akan datang harinya kalian akan ditangkap dan dianiaya.
Karena nama-Ku kalian akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat,
dimasukkan ke dalam penjara,
dan dihadapkan kepada raja-raja dan para penguasa.
Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Sebab itu tetap teguhlah di dalam hatimu,
jangan kalian memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Aku sendirilah yang akan memberi kalian kata-kata hikmat,
sehingga kalian tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
Dan kalian akan diserahkan juga oleh orangtuamu,
saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu,
dan beberapa orang di antaramu akan dibunuh;
karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang.
Tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.
Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
ℍ
“Kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku,” (Luk 21: 12).
Hidup Kristiani adalah hidup kemartiran. Kekristenan adalah agama salib. Yesus dengan rela mencurahkan darah-Nya untuk kita dan Dia memanggil kita untuk menjadi martir juga.
Kata μάρτυς (martir) dalam bahasa Yunani berarti ‘saksi.’ Apa kata para Bapa Gereja tentang kemartiran? Tertullianus berkata: “Darah para martir adalah benih.” Siprianus juga mengatakan: “Ketika penganiayaan terjadi, tentara Allah diuji, dan surga terbuka bagi para martir. Kita tidak termasuk dalam bala tentara yang memikirkan perdamaian dan untuk mundur dari pertempuran, karena kita menyaksikan bahwa Tuhan telah mengambil tempat pertama dalam peperangan tersebut.” Agustinus menulis: “Para martir dibelenggu, dipenjara, dicambuk, dibakar, disiksa, dan dibantai namun mereka malah berlipat ganda”.
Tuhan mungkin memanggil beberapa dari kita untuk menjadi martir. Tetapi sebagian besar dari kita menjadi martir tanpa menumpahkan darah, yang memberikan kesaksian akan sukacita Injil di tengah tantangan, kontradiksi, godaan dan kesulitan sehari-hari karena cara kita mengikuti Tuhan. Kita menjadi martir dengan menjadi saksi sukacita, kebenaran dan kebebasan Injil; dengan kesaksian nyata. Apa yang menarik dari sukacita Injil? Mereka tertarik pada Injil saat mereka melihat kita mengasihi musuh, tetap gembira dalam penderitaan, sabar dalam kesusahan, mengampuni mereka yang melukai kita dan berbelas kasih kepada mereka yang tidak berdaya dan tanpa harapan.
Siap menjadi martir jaman now? Siap menjadi saksi?
Tuhan, bebaskan kami dari segala ketakutan yang melumpuhkan sehingga kami memiliki keberanian yang lahir dari iman untuk memberikan kesaksian akan tuntutan Injil. Amin.
Selamat beraktivitas hari ini. Selamat mencoblos. Siap menjadi saksi! ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC