Senin, 13 Mei 2024
Sabda Kehidupan
Senin 13 Mei 2024
Yoh 16:33 (Yoh 16:29-33)
”Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Beroleh Damai Dalam Yesus
Yesus adalah jaminan damai sejahtera kita. Bukan karena dalam Yesus kita dapat hidup tanpa persoalan, tantangan, susah, sakit atau derita. Melainkan karena Yesus telah mengalami semuanya itu, bahkan pada tingkat yang paling mengerikan dan keji. Ia telah menderita sengsara, mati disalibkan bukan sama sekali oleh kesalahanNya. Namun Yesus keluar sebagai pemenang yang jaya, saat semua penyiksaNya melihatNya kalah dan tak berdaya.
Oleh karena itu kita akan selalu mendapatkan kekuatan baru, apapun kesulitan dan derita yang kita hadapi, bila kita datang kepadaNya, memegang tanganNya, memeluk salibNya dan mengandalkan kasih setiaNya.
Kata Yesus, “Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. Aku ada besertamu, janganlah takut! Tinggallah dalam Aku dan Aku tinggal dalam kamu. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”
Inilah sapaan Yesus yang selalu membuat hati kita damai dan tenang. Ingatlah selalu janji Allah sejak dahulu yang berlaku selamanya, sebagaimana disampaikan Allah kepada Nabi Yeremia: “Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yer 29:11)
Rasakanlah selalu damai sejahtera dalam Yesus, dan jadilah selalu pembawa damai Tuhan.
Selamat hari Senin. Damai selalu di hati bersama Yesus.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 13 Mei 2024
Senin Paskah VII
PF SP Maria dari Fatima
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Kol 3:1
Bacaan Injil: Yoh 16:29-33
*****************************
Bait Pengantar Injil
Kol 3:1
Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,
carilah perkara yang di atas,
di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Bacaan Injil
Yoh 16:29-33
Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata bahwa akan tiba saat-Nya
bahwa Ia tidak lagi berbicara dengan memakai kiasan.
Maka para murid berkata kepada Yesus,
“Lihat sekarang Engkau berkata-kata terus terang
dan Engkau tidak memakai kiasan.
Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu
dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu.
Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.”
Jawab Yesus kepada mereka,
“Percayakah kamu sekarang?
Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang,
bahwa kamu dicerai-beraikan, masing-masing ke tempatnya sendiri
dan kamu meninggalkan Aku seorang diri.
Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu,
supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku.
Dalam dunia kamu menderita penganiayaan,
tetapi kuatkanlah hatimu,
Aku telah mengalahkan dunia.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**********************************
ℍ
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” [Yoh 16: 33]
Sebagai orang Kristen yang dibaptis dalam nama Kristus, kita telah menerima Roh Kudus yang memberikan kekuatan dan ketabahan. Dengan bantuan-Nya, kita seharusnya dapat memberikan tempat bagi penderitaan dalam hidup kita. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan manusia. Tetapi bagi orang Kristen, bahkan lebih dari itu, sebab itu adalah cara Kristus untuk menyelamatkan dunia. Dan para murid-Nya hendaknya dapat menerima penderitaan karena iman dengan damai dan menggunakannya untuk membawa kedamaian bagi orang lain. Kristus akan menolong kita untuk menanggungnya, karena Ia telah mengalahkan dunia.
Ujian terbesar iman kita terjadi ketika mengikuti Kristus itu tidak populer. Ketika iman kita diperhadapkan dengan pilihan-pilihan mendasar hidup kita. Pada saat-saat itu kita mempunyai kesempatan untuk menyatakan iman kita dan memperdalam komitmen kita sebagai murid Kritus.
Mari kita renungkan hari ini. Seberapa dalam komitmen saya terhadap Kristus. Siapkah saya memikul salib bersama-Nya? Apakah saya siap memberikan segalanya untuk mengikuti-Nya? Semoga jawabannya adalah “YA”! Jawaban “YA” dalam setiap situasi apapun yang kita hadapi. Menjadi murid Yesus itu harga mati!
Tuhan, aku percaya. Bantulah aku agar imanku tetap kuat setiap saat. Bantulah aku untuk selalu menjawab “Ya” dan menghidupi jawaban “Ya” itu sepanjang hidup. Kupercayakan diriku kepada-Mu. Amin.
Selamat beraktivitas di Pekan yang baru. ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC