Kamis, 04 April 2024
Sabda Kehidupan
Kamis 04 April 2024
Lukas 24:47-48 (Luk 35-48)
”Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.”
Perjumpaan para murid dengan Yesus yang bangkit telah mengubah semua duka dan kekecewaan menjadi sukacita karena Yesus hadir bersama mereka lagi.
Yesus tidak datang untuk menghukum mereka karena sikap pengecut yang mereka tunjukkan ketika Yesus ditangkap dan dihukum mati. Mereka mengalami pengampunan dan diberi hidup baru untuk menjadi saksi kasih Allah yang tak terhingga oleh cinta dan pengorbanan Kristus. Pengampunan dan belas kasih Allah jauh melampaui dosa manusia. Yesus menghendaki agar berita tentang pertobatan dan pengampunan dalam namaNya, disampaikan ke segala bangsa, sepanjang masa.
Mari menjadi saksi sukacita hidup baru bersama Kristus oleh pengampunanNya yang tak terbatas. Kisahkanlah terus cinta Kristus kepada dunia karena kita sendiri telah menyaksikan dan mengalaminya.
Ingatlah bahwa kitab Kisah Para Rasul sesungguhnya belum berakhir pada Bab 28. Masih ada Bab 29 dan seterusnya. Itulah kesaksian orang percaya pada Kristus yang tak pernah berhenti hingga kapanpun.
Ceritakanlah pada dunia di jaman now: Yesus hidup! Yesus sungguh baik. Ia mencintai dan mengampuni kita. Ia adalah jalan, kebenaran dan hidup kita. PadaNya kita percaya dan berharap, tak pernah kita dikecewakan.
Selamat hari baru, kesempatan baru untuk bersaksi. Yesus menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 04 Apr 2024
Kamis Oktaf Paskah
(Ditiadakan) PF S. Isidorus, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Luk 24:35-48
****************************
Bait Pengantar Injil
Mzm 118:24
Inilah hari yang dijadikan Tuhan,
marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.
Bacaan Injil
Luk 24:35-48
Mesias harus menderita
dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus,
ditemui oleh Yesus yang bangkit,
segera kembali ke Yerusalem.
Mereka menceriterakan kepada saudara-saudara
apa yang terjadi di tengah jalan,
dan bagaimana mereka mengenal Yesus
pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.
Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu,
Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,
“Damai sejahtera bagi kamu!”
Mereka terkejut dan takut,
karena menyangka bahwa mereka melihat hantu.
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka,
“Mengapa kamu terkejut,
dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu?
Lihatlah tangan dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini!
Rabalah Aku dan lihatlah,
karena hantu kan tidak ada daging dan tulangnya,
seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”
Sambil berkata demikian
Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Dan ketika mereka belum juga percaya
karena girang dan masih heran,
berkatalah Yesus kepada mereka,
“Adakah padamu makanan di sini?”
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
Yesus berkata kepada mereka,
“Inilah perkataan yang telah Kukatakan kepadamu
ketika Aku masih bersama-sama kamu,
yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku
dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
Lalu Yesus membuka pikiran mereka,
sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis demikian:
Mesias harus menderita
dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.
Dan lagi: dalam nama-Nya
berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa
harus disampaikan kepada segala bangsa,
mulai dari Yerusalem.
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Kamis, 04 April 2024
Hari Kamis dalam Oktaf Paskah
Injil : Luk. 24 : 35 – 48
DAMAI SEJAHTERA DARI TUHAN UNTUKMU
”Dunia boleh memberimu kekayaan dan kenikmatan, tapi hanya kedamaianlah yang didapatkan dalam Yesus. Maka Milikilah Yesus bila engkau ingin jiwamu tenang dan tentram.”
Apa yang kita banggakan dengan kekayaan, gelar, kedudukan dan uang? Yang pasti semuanya akan ditinggalkan dalam peristiwa kematian. Lalu, apa artinya hidup bila jiwa kita tidak tenang di dunia dan akhirat?
Di tengah kemelut dan pergumulan manusia untuk mencapai ketenangan dan kedamaian maka pagi ini Yesus memberi kita damai-Nya ketika Ia bersabda: “Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!.”( ayat 36 )
Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:
1) Percayalah bahwa kesulitan dan penderitaan apa pun tapi Yesus selalu akan hadir di tengah-tengah kita;
2) Kehadiran Yesus selalu menguatkan, menghibur dan mendamaikan hati, pikiran dan jiwamu;
3) Maknailah semua yang Anda miliki dalam iman akan Yesus sehingga engkau akan mengetahui mengapa Tuhan menganugerahimu kekayaan dan kemakmuran.
Akhirnya dalam keadaan apa pun yang Anda alami saat ini, tapi yakinlah bahwa Yesus akan mendatangimu dan berkata: “Syalom”: damai sejahtera bagimu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )