Kamis, 13 Maret 2025
Sabda Kehidupan
Kamis 13 Maret 2025
Matius 7:7,11 (Mat 7:7-12)
”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Kita Tak Akan Dikecewakan
Mungkin kita pernah kecewa dengan doa-doa yang tidak dikabulkan Tuhan. Sudah meminta tidak diberi, sudah mencari tapi tidak menemukan, sudah mengetuk tapi pintu tidak dibukakan. Betapa kecewanya.
Tapi apa sesungguhnya yang terjadi dengan doa-doa kita? Bukankah Yesus juga pernah meminta, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku.” (Luk 22:42a).
Mari kita bayangkan bila Bapa di surga mengabulkan permohonan Yesus ini, tentu kita semua tidak diselamatkan. Bila Yesus lolos dari penyaliban, tidak tahu jadinya bagaimana Iblis dikalahkan. Misteri kematian akan tetap menjadi misteri yang tak terselami.
Yesus mengingatkan kita bahwa Bapa di Surga tahu semua yang kita butuhkan dan impikan. Ia sesungguhnya mengabulkan doa kita jauh melampaui apa yang kita minta, impikan dan harapkan. Yesus berkata, “Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Luk 11:13b).
Jangan pernah berhenti berdoa, meminta, mencari dan mengetuk pintu hati Allah. Itu tandanya kita mencintai Bapa kita dan terus bersandar padaNya. Kita berharap dan sepenuhnya percaya bahwa sebagai Bapa, Ia mengetahui apa yang terbaik bagi kita.
Biarlah kehendak Allah yang terjadi sesuai dengan waktu yang terbaik yang Tuhan tentukan. Mari selalu bersyukur dan berterimakasih, bukan hanya atas doa-doa yang dikabulkan Tuhan, tapi juga doa-doa yang tidak dikabulkan.
”Terimakasih ya Bapa, Engkau tahu apa yang terbaik bagiku. Aku bersyukur atas semua anugerah yang aku terima. Aku ini anakMu, hamba sahayaMu. Terjadilah padaku seturut kehendakMu. Amin.”
Selamat hari baru. Bersyukurlah selalu, entah hari ini hujan atau panas.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 13 Mar 2025
Kamis Prapaskah I
Warna Liturgi: Ungu
Bait Pengantar Injil: Mzm 51:12a.14a
Bacaan Injil: Mat 7:7-12
*************
Bait Pengantar Injil
Mzm 51:12a.14a
Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,
berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu.
Bacaan Injil
Mat 7:7-12
Setiap orang yang meminta akan menerima.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Mintalah, maka kamu akan diberikan;
carilah, maka kamu akan mendapat;
ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta akan menerima,
setiap orang yang mencari akan mendapat,
dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan.
Adakah seorang dari padamu
yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Jadi jika kamu yang jahat
tahu memberi yang baik kepada anak-anakmu,
apalagi Bapamu yang di sorga!
Ia akan memberikan yang baik
kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu,
perbuatlah demikian juga kepada mereka.
Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
ℍ
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan,” (Mat 7: 7-8).
Apakah Sabda Yesus hari ini terlalu sulit untuk dipercaya? Bukankah ada doa-doa kita yang tidak terjawab?
Batu-batu kapur kecil yang bulat di tepi pantai bentuk dan warnanya persis roti kecil. Jika seorang anak meminta roti, apakah ayahnya akan mempermaikannya dengan memberikan batu yang terlihat seperti roti tetapi tidak mungkin dimakan? Jika seorang anak meminta ikan, akankah ayahnya memberikan ular? Sekarang pertanyaan Yesus adalah, apakah ada ayah yang akan mempermainkan anak-anaknya ketika mereka meminta sesuatu kepadanya?
Kesalahan yang kita lakukan dalam doa kita adalah bahwa doa kita adalah upaya untuk membujuk Tuhan untuk mengubah rencana-Nya. Kita ingin agar Dia menuruti ide-ide kita, rencana-rencana kita! Doa tidak mengubah Allah; sebaliknya, doa membuka pikiran kita dan mengubah hati kita. Jalan Tuhan tidak selalu mudah dan menyenangkan; jalan Tuhan membutuhkan pertobatan, usaha, penyangkalan diri dan pengorbanan.
Masa Prapaskah mengingatkan kita bahwa Bapa kita peduli kepada kita dan ingin kita kembali kepada-Nya dalam doa. Dia mengasihi kita tanpa batas; selalu berada di sisi kita. Yesus mengundang kita untuk berdoa – dengan keyakinan dan desakan seperti anak kecil di hadapan ayahnya.
Paus Fransiskus mengingatkan kita: “Kita semua memiliki penyakit rohani, kita tidak dapat menyembuhkannya sendirian; kita semua memiliki sifat buruk dalam diri kita, kita tidak dapat membasminya sendirian; kita semua memiliki ketakutan yang melumpuhkan kita, kita tidak dapat mengatasinya sendirian. Kembalilah kepada-Nya, mintalah, carilah dan ketuklah kehendak Tuhan dalam hidup kita.”
Penyakit yang kita derita mungkin tidak serta merta sembuh secara ajaib, kesulitan-kesulitan dalam hidup akan tetap ada, dan luka-luka dalam relasi dengan sesama akan tetap terasa menyakitkan, tetapi ketika kita berdoa, Tuhan yang penuh kasih akan menemani kita dalam menghadapinya. Tuhan akan selalu menjawab doa-doa kita sesuai dengan cara, hikmat dan kasih-Nya. Mungkin Ia akan menguji kebenaran dari apa yang kita doakan dan menguji ketulusan kita dalam memintanya. Namun yakinlah, Tuhan memberi karena Dia baik. Dia senang memberi. Dia memberi dengan sukacita. Dan Dia selalu memberi lebih dari yang kita minta.
Tuhan, semoga kami berdoa tidak hanya saat kami berada dalam kesulitan dan kebutuhan, tetapi juga untuk memuji, mengagumi dan mengagungkan-Mu. Amin.
Selamat beraktivitas hari ini, dalam kepercayaan akan kasih-Nya. ⒿⓁⓊ! ❤️
RP Joni Astanto MSC