Minggu, 28 Januari 2024
Sabda Kehidupan
Minggu 28 Januari 2024
Markus 1:22 (Mrk 1:21-28)
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Merasa takjub, kagum dan heran, sesungguhnya adalah karunia Tuhan. Dengan merasa takjub orang mengalami karya agung Tuhan dan kebesaranNya, lalu memuji dan memuliakan Allah.
Marilah kita bertanya dalam hati masihkah ada rasa takjub/kagum/heran mendengar Sabda Yesus ketika kita membaca dan merenungkan Injil? Berbahagialah kita bila dapat menjawab ya. Rasa takjub dan heran akan pengajaran dan perkataan Yesus yang penuh kuasa membuat kita penuh gairah dan semangat mengikuti Yesus. Tetaplah takjub dan heran. Yesusku luar biasa!
Yesus sanggup membuat mujizat, menjadikan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Yesus sanggup mengangkat kita dari dosa dan kejatuhan serta memulihkan hidup kita.
Hati-hatilah bila dalam hidup ini kita tidak lagi punya rasa takjub, heran dan kagum. Seakan tidak ada lagi hal yang istimewa, baru dan luar biasa. Hidup kita akan terasa hambar, tanpa kejutan, biasa-biasa saja. Seakan semua hal sudah selesai, dapat dijelaskan dan dimengerti, tak ada tanda-tanda heran atau mujizat.
Berimanlah seperti anak kecil yang dipuji Yesus karena ia selalu merasakan ada hal yang baru dalam hidup, dan selalu merasa takjub. Jangan seperti orang dewasa yang sudah merasa tahu segalanya, dan tidak terbuka lagi pada hal-hal yang baru dan menakjubkan.
Tumbuhkanlah selalu rasa takjub, kagum dan heran sebagai bagian dari sikap iman, agar ada gairah dan pujian serta syukur karena menyadari kasih dan karunia Tuhan yang selalu baru setiap hari.
Demikian juga dalam relasi kita dengan orang lain, terutama yang biasa kita temui setiap hari. Temukanlah selalu hal yang mengagumkan, yang waw, yang luar biasa, dalam diri suami atau istri, orangtua, anak, teman kita, agar kita mampu menghargai, memuji dan membesarkan hati mereka, serentak itu pula, kita bersyukur kepada Tuhan telah menghadirlan mereka dalam hidup kita.
Selamat hari Minggu, teruslah merasa takjub akan kuasa Tuhan❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 28 Jan 2024
Minggu Pekan Biasa IV
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ul 18:15-20
Bait Pengantar Injil: Mat 4:16
Bacaan Injil: Mrk 1:21-28
*********
Bait Pengantar Injil
Mat 4:16
Bangsa yang diam dalam kegelapan
telah melihat Terang yang besar,
dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut
telah terbit Terang.
Bacaan Injil
Mrk 1:21-28
Yesus mengajar sebagai orang yang berkuasa.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada awal karya-Nya
Yesus beserta murid-murid-Nya tiba di Kapernaum.
Setelah hari Sabat mulai,
Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya,
sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa,
tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Pada waktu itu,
di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat.
Orang itu berteriak,
“Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret?
Engkau datang hendak membinasakan kami?
Aku tahu siapa Engkau, yakni Yang Kudus dari Allah!”
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya,
“Diam, keluarlah dari padanya!”
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu,
dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mereka semua takjub,
sehingga mereka memperbincangkannya, katanya,
“Apa ini? Suatu ajaran baru?
Guru ini berkata-kata dengan kuasa.
Roh-roh jahat pun Ia perintah, dan mereka taat kepada-Nya.”
Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Yesus
ke segala penjuru di seluruh Galilea.
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
TIDAK CUKUP HANYA MENGENAL YESUS, AJARAN DAN PERBUATANNYA
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Minggu, 28 Januari 2024
Minggu Biasa IV/B/II
Mrk. 1:21-28: Yesus dalam rumah ibadat di Kaparnaum.
Dlm Injil diceritakan bahwa orang2 yang mendengar pengajaran Yesus dan menyaksikan karyaNya SANGAT TAKJUB/HERAN. Yesus mengajar dengan penuh kuasa. Dia menghardik dan mengusir roh jahat. “Mereka semua takjub dan memperbincangkannya, katanya: Suatu ajaran baru. Ia berkata2 dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintahNya dan mereka taat kepadaNya” (Mrk. 1:27).
Roh2 jahat itu MENGENAL DAN MENGETAHUI SIAPA YESUS itu. “Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku TAHU (kenal) siapa Engkau: YANG KUDUS DARI ALLAH”. (Mrk. 1:23-24).
Orang itu hanya TAHU/KENAL bahwa YESUS, TUHAN, YANG KUDUS DARI ALLAH, tetapi sayang TIDAK MENGIMANINYA. Pengetahuannya akan Yesus itu HANYA SEBATAS “mengenal” saja, tetapi BUKAN/TIDAK SAMPAI MENGIMANINYA (tidak BERIMAN kepada Yesus). Karena itu ‘roh jahat’ atau orang yang dikuasai iblis atau roh jahat BISA dikalahkan secara telak oleh kuat kuasa Yesus. Orang yang kerasukan setan, roh jahat adalah orang yang KURANG KUAT IMANNYA kepada Tuhan; orang yang dikuasai oleh setan, roh jahat hanya bisa dikalahkan dengan menguatkan imannya kepada kuat kuasa Tuhan. “Yesus menghardiknya, katanya: Diam, keluarlah daripadanya! Roh jahat itu menggoncang2 orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar daripadanya” (Mrk. 1:26).
Mengenal/mengetahui Tuhan saja TIDAKLAH CUKUP!! Harus disertai dengan IMAN, PERCAYA kepada kuat kuasaNya. PERCAYA SUNGGUH BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN SELALU SIAP MENOLONG SAYA, ANDA! Selalu siap memberi pertolongan dengan KUAT KUASANYA. Pengetahuan atau pengenalan saya, anda akan Tuhan (bukan hanya di otak atau bibir saja) harus MENGANTAR SAYA, ANDA untuk BERIMAN atau PERCAYA KEPADANYA; menghantar atau membawa saya,anda utk semakin beriman, percaya kepadaNya. Saya, anda diajak untuk tidak henti2nya berusaha untuk mengenal dan mengetahui Tuhan DENGAN SEMAKIN BERIMAN KEPADANYA, SEMAKIN PERCAYA KEPADANYA, SEMAKIN MENDEKATKAN DIRI KEPADANYA, SEMAKIN MENGANDALKAN KUAT KUASANYA, SEMAKIN BERSATU DENGAN TUHAN dengan meningkatkan Perbuatan Amal kasih dan beribadat/Menerima Sakramen Ekaristi/Misa Harian (fakultatif) dan WAJIB Misa Hari Minggu dan Hari2 Raya yang disamakan dengan Hari Minggu serta Hari2 yang diwajibkan menurut Ajaran Gereja Katolik.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya, anda semua yang semakin mengenal dan beriman penuh kepada Tuhan dan kuat kuasaNya. Amin.