Sabtu, 06 Januari 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 06 Januari 2024
Markus 1:9-11 (Mrk 1:7-11)
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
Yesus akan memulai karyaNya sebagai Juruselamat manusia. Ia sudah berumur 30 tahun, usia yang ditetapkan untuk dapat disebut guru (rabi) dan dapat melayani atau mengajar di depan umum (Lihat Bilangan 4).
Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis menjadi awal karyaNya, serentak juga proklamasi Allah Bapa bahwa Yesus adalah Anak Allah yang terkasih.
Kita melihat di sini kesatuan Allah Tritunggal Mahakudus, Allah Bapa-Allah Putra – Allah Roh Kudus, menandai karya penebusan Kristus. Kesatuan ini adalah kesatuan yang abadi menyatu oleh kasih yang abadi karena Allah pada hakekatnya adalah Kasih.
Bahagianya kita karena Yesus datang ke dunia sebagai tanda kasih Allah yang begitu besar, dan oleh kasihNya memasukkan kita dalam kasih yang abadi itu melalui pembaptisan kita.
Sebagaimana Yesus menjadi anak terkasih Allah, demikian juga kita menjadi putra putri kesayangan Allah. Inilah keyakinan diri kita untuk selalu percaya diri sebagai anak kesayangan Allah.
Tak perlu membandingkan diri satu dengan yang lain, tak perlu merasa lebih atau merasa kurang. Roh Kudus berkarya dalam diri kita untuk selalu menyapa Allah sebagai Bapa dan Yesus sebagai Tuhan dan saudara kita. Yesus tinggal di hati kita, tak terpisahkan, Ia adalah Pokok Anggur dan kita ranting-rantingNya.
Mari terus bersatu dengan Yesus agar dapat menghasilkan buah-buah kebaikan untuk kemuliaan Allah, Bapa kita di surga.
Selamat berakhir pekan. Allah Tritunggal Mahakudus menyertai kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 06 Jan 2024
Sabtu Masa Natal
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mrk 9:7
Bacaan Injil: Mrk 1:7-11
***********
Bait Pengantar Injil
Mrk 9:7
Langit terbuka, dan terdengarlah suara Bapa:
“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.”
Bacaan Injil
Mrk 1:7-11
Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Tatkala banyak orang datang minta dibaptis,
Yohanes memberitakan,
“Sesudah aku akan datang Dia yang lebih berkuasa daripadaku;
membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.
Aku membaptis kamu dengan air,
tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea,
dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Pada saat keluar dari air, Yesus melihat langit terkoyak,
dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
Lalu terdengarlah suara dari surga,
“Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
Demikianlah sabda Tuhan.
#############################
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Sabtu, 06 Januari 2024
Hari Biasa Masa Natal
Injil : Mrk. 1 : 7 – 11
BANGGA MEMILIKI YESUS
Saya tidak bisa memahami sampai sekarang bahkan sampai selamanya jika ada orang yang sudah mengimani Yesus, namun karena beragam alasan sehingga berani meninggalkan Yesus. Kelompok orang seperti ini disebut sebagai “mereka melepaskan sesuatu yang sudah pasti dan mencari yang kurang bahkan tidak pasti.”
Mengapa orang yang melepaskan atau meninggalkan Yesus sangat rugi? Karena Yesus ini adalah Anak Allah. Firman pagi ini adalah buktinya. Pada waktu Yesus dibaptis ada suara yang berseru dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” ( ayat 11 )
Karena itu, inilah yang harus Anda perbuat yakni:
1) Tetap yakin dan bangga bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat;
2) Jangan tergoda dengan bujukan, rayuan dan janji apa pun untuk meninggalkan Yesus;
3) Tetap kuat dan teguh mempertahankan imanmu akan Yesus.
Ingatlah akan peringatan Yesus: “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )