Senin, 26 Juni 2023
Sabda Kehidupan
Senin 26 Juni 2023
Matius 7:1-2 (Mat 7:1-5)
”Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Alkisah ada seorang bernama Nasrudin Hoya dari hikayat cerita rakyat Turki. Pada suatu ketika ia keluar dari rumahnya dengan mengendarai keledainya sambil ia terus membaca buku. Tanpa disadarinya si keledai berjalan memutar dan kembali lagi ke rumahnya sendiri dan berhenti tepat di depan pekarangan rumahnya. Pikir bahwa ia sudah sampai, Nasrudin lalu mengangkat muka dan saat memandang sekitar ia melihat halaman yang kotor serta rumah yang sudah usang tak terawat. Dengan kesal ia lalu berkata, “Sungguh pemilik rumah ini adalah seorang pemalas. Hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli lingkungan sekitarnya. Bahkan rumahnya-pun dibiarkan tak terawat. Sampah berserakkan di mana-mana, rumput tak pernah dipotong.” Ia terus mengumpat melihat semua yang tidak beres dan menurutnya kurang dan keliru. Tiba-tiba keledainya menghentakkan kaki dan membuatnya tersadar bahwa ia berada di depan rumahnya sendiri. Apa yang dikatakannya tadi tidak lain adalah tentang rumahnya sendiri dan tentu saja tentang dirinya sendiri.
Dalam Injil hari ini, Yesus meminta kita untuk berkaca dan melihat diri sendiri dengan jujur dan tulus, sebelum melihat kekurangan dan kesalahan orang lain. Jangan sampai kita menghakimi orang lain tanpa sendiri berkaca pada kekurangan dan kesalahan diri sendiri yang lebih besar dari orang lain.
Ingatlah bahwa ketika sebuah jari menunjuk orang lain dan semua kekurangannya, ada tiga jari menunjuk diri sendiri dan ada jari ibu yang menunjuk ke langit.
”Ya Bapa, ampunilah kami bila sering menghakimi orang lain dan merasa diri paling benar. Bantulah kami untuk dapat memeriksa batin kami, menyadari keterbatasan, dosa dan salah kami. Berilah kami mata hati yang tulus dan murni untuk dapat melihat kebaikan sesama, berpikir positif dan jauh dari prasangka. Amin.”
Semangat Senin! Semangat baru untuk optimis dan penuh harapan.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr