Jumat, 18 Oktober 2024
Sabda Kehidupan
Jumat 18 Oktober 2024
Pesta St. Lukas Pengarang Injil
Lukas 10:9 (Luk 1:1-9)
Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Katanya kepada mereka, “sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.”
Saling Menyembuhkan
Setiap tanggal 18 Oktober Gereja memperingati St Lukas pengarang Injil. Ia adalah seorang tabib atau dokter. Karena itu Lukas menyebutkan bahwa penyembuhan adalah bagian yang tak terpisahkan dari maksud kedatangan Yesus.
Demikian juga ketika Yesus memanggil dan mengutus murid-muridNya, Lukas menuliskan perintah Yesus untuk menyembuhkan yang sakit. Memang sakit dan luka tak akan terhindarkan dari hidup ini. Ada dokter dan perawat, tenaga medis yang profesional di bidang ini. Akan tetapi saling menyembuhkan adalah panggilan anggota keluarga Kerajaan Allah untuk menghadirkan Allah yang menyembuhkan. Baik jasmani maupun rohani.
Namun seperti dikatakan almarhum Pastor Henry Nouwen, kita adalah “the wounded healer”, atau penyembuh yang sendiri terluka. Oleh karena itu kita saling menyembuhkan bukan sebagai pribadi yang sempurna tapi sebagai pribadi yang juga perlu disembuhkan. Maka dengan kerendahan hati serta kerelaan hati kita membasuh sesama yang terluka, dan menaruh kasih dan doa sebagai obat yang paling utama.
Mari kita saling menyembuhkan. Baik luka-luka batin dengan cara saling mengampuni, maupun sakit penyakit lainnya dengan saling mendoakan. Kita bawa selalu dalam doa: “Dalam nama Yesus, jadilah engkau sembuh!”
”Tuhan Yesus sembuhkanlah kami. Ampunilah kami dari dosa yang membuat kami terluka dan melukai orang lain. Amin.”
Selamat hari Jumat. Salam sehat. Mari saling menyembuhkan. ❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 18 Okt 2024
Jumat Pekan Biasa XXVIII
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Luk 10:1-9
***********************************
Bait Pengantar Injil
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Aku telah menetapkan kamu
supaya pergi dan menghasilkan buah,
dan buahmu itu tetap.
Bacaan Injil
Luk 10:1-9
Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya.
*_Inilah Injil Suci menurut Lukas: _*
Pada suatu hari
Tuhan menunjuk tujuh puluh murid,
lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya
ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
Kata-Nya kepada mereka, “Tuaian memang banyak,
tetapi sedikitlah pekerjanya.
Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian,
supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Pergilah!
Camkanlah, Aku mengutus kamu seperti anak domba
ke tengah-tengah serigala.
Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut,
dan janganlah memberi salam kepada siapa pun
selama dalam perjalanan.
Kalau kamu memasuki suatu rumah,
katakanlah lebih dahulu,
‘Damai sejahtera bagi rumah ini.’
Dan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera,
maka salammu itu akan tinggal padanya.
Tetapi jika tidak, salammu itu akan kembali kepadamu.
Tinggallah dalam rumah itu,
makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu,
sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Janganlah berpindah-pindah rumah.
Jika kamu masuk ke dalam sebuah kota
dan kamu diterima di situ,
makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ,
dan katakanlah kepada mereka,
‘Kerajaan Allah sudah dekat padamu.'”
Demikianlah sabda Tuhan.
***************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA BANDA NEIRA, MALUKU TENGAH
Pesta St Lukas.
JADILAH SHALOM BAGI SESAMAMU
“Tidak cukup bagi kita untuk mengucapkan “shalom”, belum lengkap rasanya bila kita hanya mewartakan “shalom”, tapi hendaklah damaikan dirimu dengan Tuhan sehingga dirimu menjadi “shalom” bagi sesamamu ke mana pun engkau pergi dan di mana pun engkau berada.”
Pada pesta St. Lukas, Penulis Injil ini, kita diingatkan untuk membawa damai Tuhan bagi semua orang yang kita jumpai seperti perintah Yesus dalam Injil hari ini: ”Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.” ( ayat 5 )
Karena itu apa yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Damaikanlah hati dan pikiranmu dengan Tuhan dan sesamamu;
2) Perbiasakanlah lidahmu mengucapkan kata-kata yang menyejukkan dan mendamaikan;
3) Ciptakanlah kedamaian dengan semua yang Anda jumpai di sepanjang kehidupanmu.
Akhirnya tidak ada kedamaian yang lebih sempurna selain hanya damai Kristus saja.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )