Senin, 30 Januari 2023
Sabda Kehidupan
Senin 30 Januari 2023
Markus 5:16-17 (Mrk 5:1-20)
Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu. Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Dalam Injil hari ini dikisahkan bagaimana Yesus mengusir roh jahat yang kurang lebih 2000 jumlahnya dari dalam diri seorang Gerasa. Demi menyelamatkan jiwa orang itu, Yesus membiarkan roh-roh jahat itu pindah ke babi-babi hingga matilah semua babi itu tercebur ke dalam danau. Bagi Yesus jiwa manusia lebih penting dari babi-babi itu. Apalagi babi adalah binatang najis bagi orang Israel. Seharusnya orang Gerasa tidak boleh memelihara babi karena mereka juga orang Yahudi. Tapi demi uang, mereka memeliharanya untuk dijual kepada orang non Yahudi. Oleh tindakan Yesus mengusir roh-roh jahat, diketahuilah kemunafikan orang-orang di situ. Orang-orang Gerasa menjadi tidak senang dengan Yesus dan meminta Yesus pergi dari sana.
Demikianlah yang terjadi dengan orang yang suka berhitung untung rugi dengan Tuhan. Yesus telah menggangu zona nyaman mereka dan membuka kemunafikan mereka. Mereka tidak peduli dengan kebaikan yang dibuat Yesus bagi orang sekampungnya, karena bagi mereka, orang yang kerasukan itu tidak ada artinya dibanding harta milik mereka.
Nampaknya hingga kini perhitungan ekonomis masih mewarnai relasi manusia dengan Tuhan. Orang merasa tidak ada untungnya bekerja buat Tuhan. Membuang-buang waktu saja. Sering orang baru menyadari, ketika ternyata uang tak lagi berguna untuk membeli kesehatan. Atau saat rumah yang megah dan indah tak menjamin orang bisa tidur nyenyak atau menikmati kerukunan dan kedamaian hati para penghuninya. Saat itu, barulah orang berteriak, Tuhan…Tuhan tolong kami, tinggallah bersama kami!
Sesungguhnya kasih Yesus tidak tergantung seberapa kuat seruan kita, tapi seberapa terbuka pintu hati kita untuk menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. “Ya Yesus janganlah memperhitungkan dosa kami. Engkau tahu bahwa kami tak dapat hidup tanpa Engkau. Tinggallah selalu beserta kami.”
Semangat Senin. Mari berjalan bersama Tuhan.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr