Senin, 07 November 2022
Sabda Kehidupan
Senin 07 November 2022
Lukas 17:5-6 (17:1-6)
Kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!” Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
Para Rasul Yesus sungguh menyadari betapa tidak mudah melakukan apa yang diperintahkan Tuhan, bila orang hanya mengandalkan kemampuan dirinya. Ketika Yesus meminta mereka untuk selalu bersedia mengampuni saudaranya berapapun banyaknya ia berbuat dosa dan mohon ampun, sebagai manusia biasa tentu sangat berat melakukannya. Karena itu mereka berseru, “Tuhan tambahkanlah iman kami.” Namun bukannya memperbesar iman mereka, Yesus mengingatkan mereka dan kita semua, betapa dahsyat kekuatan iman itu sekalipun hanya sebesar biji sesawi. Daya iman itu begitu luar biasa bila kita berdayakan. Allah Bapa telah menganugerahkan iman itu bagi kita agar kekuatan ilahi Allah menyatu dengan kodrat insani manusia. Pekerjaan Allah memang tak terselami akal budi manusia. Namun dengan iman kita bisa melihat realita ilahi, yakni kehadiran Allah yang dapat menembus ruang dan waktu. Allah ada di mana-mana di setiap saat untuk menemani dan membantu kita. Oleh iman kita dapat berkata, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filp 4:13). Jangan pernah berhenti pada keterbatasan manusiawi. Percayalah bahwa Allah kita yang mahakuasa dan mahabaik sanggup mengatasinya. “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya,” kata Yesus (Mrk 9:23). Senjata iman adalah doa. “Ya Yesus tambahkanlah iman kami, mampukan kami untuk mengatasi kelemahan kami dengan daya Roh KudusMu, dan semoga kami selalu melihat hadirMu di setiap pergumulan hidup kami. Amin.”
Semangat Senin, semangat iman!🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr