TODAY, 7 Januari 2020: Mengendalikan Hawa Nafsu
*TODAY, 7 Januari 2020: *
*Mengendalikan Hawa Nafsu*
*Manchester – WNI Reynhard Sinaga
<https://www.detik.com/tag/reynhard-sinaga> (36) divonis hukuman penjara
seumur hidup terkait kasus pemerkosaan
<https://www.detik.com/tag/pemerkosaan?_ga=2.144645169.56543791.1578360611-447556658.1571412977>
pria
di Inggris. Pihak berwenang menduga ada 195 orang korban pelecehan seksual
Reynhard. Dilansir Associated Press, Selasa (7/1/2020), dugaan ada 195
korban didasarkan pada film porno yang didapatkan pihak berwenang dari
ponsel Reynhard. Pria asal Jambi ini digambarkan sebagai “pemerkosa paling
produktif dalam sejarah hukum Inggris”. “Reynhard Sinaga
<https://www.detik.com/tag/reynhard-sinaga> adalah pemerkosa yang paling
produktif dalam sejarah hukum Inggris,” kata Jaksa penuntut Ian Rushton
seperti dilansir AFP. (Sumber: Detik.com)*
Reynhard tengah menjadi sorotan di dunia dan juga di Indonesia atas
perbuatannya.
Dia sedang kuliah S3 di Inggris.
Ini membuktikan, selain mengingatkan kita bersama…
Pendidikan boleh tinggi, tetapi tidak menjadi jaminan bahwa akhlak,
akal-budi, kelakuan, akan berjalan seiring.
Betapa mengerikan ketika hawa nafsu menjadi tak terkendali.
Bukankah seharusnya kita yang mengendalikannya?
Dan bukan sebaliknya?
Semoga Tuhan membimbing kita melalui tuntunan Roh Kudus-Nya…
Agar kita terhindar dari rupa-rupa percabulan.. .
Dan agar kita dimampukan untuk mengendalikan hawa nafsu…
Termasuk di dalamnya: menghindari perselisihan dan iri hati.
Mari hidup bijaksana, selaras dengan firman Allah.
Dan betapa pun hebatnya sebuah kebohongan disembunyikan seperti kasus
Reynhard…
Satu saat akan terkuak dan terbongkar juga…
Maka untuk itu, hidup jujur dan hidup dalam kebenaran Tuhan hendaknya
menjadi prioritas kita yang terutama.
Semoga.
(-fon-)/ Fonny Jodikin
*Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam
pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan
dalam perselisihan dan iri hati.*
*— Roma 13:13*
Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)