PELANGI DI BOLA MATAMU
Ada yang lain di senyummu
Yang membuat lidahku gugup
Tak bergerak
Ada pelangi di bola matamu…
Syair dan lagu dengan judul, “Pelangi di matamu” oleh Jamrud ini memang mengasyikkan. Yang mendengarnya pasti hanyut dalam lamunan.
Mungkin kita percaya adanya pandangan pertama dan kita pun percaya bahwa di antara kita yang jatuh cinta pada pandangan pertama (oculitus amare). Namun, sebenarnya ungkapan ini sudah dicetuskan oleh Plautus (254 184 seb. M) berabad-abad yang lalu, “Oculi sunt in amare duces” – cinta berawal dari mata. Peribahasa kita menulis, “Cinta berawal dari mata turun ke hati”.
Sering ada orang yang selalu memunyai negative thinking. Semua dipandang dari kaca mata hitamnya. Ini yang oleh Pemazmur dikatakan, “Oculos habentes sed non videntes” – mereka memunyai mata tetapi tidak melihat (Mzm 115: 5). Di lain pihak, patutlah kita merenungkan yang dikatakan Audrey Hepburn (1929 – 1993), bintang film Hollywood berkebangsaan Inggris, “For beautiful eyes, look for the good in others” – bola mata yang cantik, melihat kebaikan dari yang lain.
Senin 18 Desember 2017
Markus Marlon
Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Markus Marlon <markus_marlon@yahoo.com>