Minggu, 05 Juli 2026
ANTIFON PEMBUKA – (bdk. Mzm 48:10-11)
Kami mengenangkan kasih setia-Mu ya Allah, dalam rumah-Mu yang kudus. Seperti nama-Mu memenuhi seluruh bumi, demikian juga kemasyhuran-Mu, ya Allah; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.
PENGANTAR:
Seorang anak kecil yang sedang ditimang oleh orang tuanya terlihat sangat tenang dan menikmatinya. Sama sekali tidak terlihat ada rasa takut dan khawati dalam diri anak itu. Gambaran ini bisa menjadi cerminan untuk kehidupan kita. Dalam perayaan ini kita diajak untuk merenungkan kepasrahan kita kepada Allah dengan mengenangkan spiritualitas anak kecil. Kita diajak untuk bersikap seperti anak kecil yang pasrah total, tanpa rasa takut, kepada penyelenggaraan Allah. Sikap pasrah kepada kehendak Allah juga akan membawa kita kepada kedamaian.
SERUAN TOBAT:
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Raja damai, yang mau merebut dunia dengan dengan cinta kasih-Mu. Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.
I : Engkaulah Raja damai, yang mendirikan Kerajaan-Mu bukan dengan kekuatan senjata yang dahsyat, melainkan dengan sengsara, wafat, dan kebangkitan-Mu. Kristus, kasihanilah kami.
U : Kristus, kasihanilah kami.
I : Engkaulah Raja Damai, yang dengan lembut dan rendah hati mewartakan sukacita dan keselamatan sejati. Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.
DOA KOLEKTA:
Marilah bedoa: Ya Allah, dalam Putra-Mu yang merendahkan diri, Engkau mengangkat dunia yang telah jatuh. Semoga kami, umat-Mu bersukacita di dalam Dikau agar kami, yang sudah dibebaskan dari perbudakan dosa, dapat menikmati sukacita abadi. Dengan pengantaraan Yesus, Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Zakharia 9:9-10
“Lihat! rajamu datang kepadamu.”
Beginilah firman Tuhan, “Bersorak-sorailah dengan nyaring, hai Putri Sion, bersorak-sorailah, hai Putri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya! Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim; Ia akan memusnahkan kuda-kuda dari Yerusalem; busur perang akan ia lenyapkan, dan ia akan memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 145:1-2.8-9.10-11
Ref. Tuhan rajaku, agunglah nama-Mu. Alam raya dan makhlukmu kagum memandang-Mu.
- Aku hendak mengagungkan Dikau, ya Allah, ya Rajaku. Aku hendak memuji nama-Mu untuk selama-lamanya. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya.
- Tuhan itu pengasih dan penyayang panjang sabar dan besar kasih setianya. Tuhan itu baik kepada semua orang penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
- Segala yang Kaujadikan aku bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan dan orang-orang yang Kau kasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu dan akan membicarakan keperkasaan-Mu.
BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma 8:9.11-13
“Jika oleh Roh, kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, maka kamu akan hidup.”
Saudara-saudara, kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, kalau Roh Allah memang tinggal dalam dirimu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukanlah milik Kristus. Dan jika Roh Allah, yang membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, diam di dalam dirimu, maka Ia yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana oleh Roh-Nya yang diam dalam dirimu. Jadi, saudara-saudara, kita ini orang berhutang, tetapi bukan kepada daging supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati. Tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, maka kamu akan hidup.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya.
S : (Mat 11:25) Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi. Sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 11:25-30
“Aku lemah lembut dan rendah hati.”
Sekali peristiwa berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kausembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak serta orang-orang yang kepadanya Anak berkenan menyatakannya. Marilah kepada-Ku, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, kembali berjumpa dengan saya Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ dari Rumah Retret Laverna, Padang Bulan, Pajaresuk, Pringsewu, Lampung, Indonesia, dalam Resi, Renungan Singkat Dehonian, Edisi Hari Minggu, 5 Juli 2026, pada Hari Minggu Biasa Pekan XIV. Saya berharap Anda semua penuh dengan sukacita, ada dalam keadaan sehat dan melimpah berkat.
Sahabat Resi Dehonian yang dikashi dan mengasihi Tuhan,
Secara umum teks ini berisi mengenai doa syukur Yesus kepada Allah Bapa dan undangan-Nya bagi orang-orang yang lelah. Bagian ini mengajarkan bahwa kebenaran rohani mudah diterima oleh orang yang rendah hati, dan Yesus menawarkan kelegaan dari beban hidup serta beban aturan agama.
Kita bisa memahaminya demikian: pertama-tama Yesus bersyukur kepada BapaNya, Tuhan langit dan bumi yang menyembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi menyatakannya pada orang kecil. Yesus menegaskan itulah yang berkenan kepada BapaNya dan Yesus menyadari bahwa itu semua pun sudah diserahkan padaNya sebagai Putera, juga kepada mereka yang Putera berkenan menyatakannya. Lalu Yesus membuat undangan, “marilahkepadaKukamusemua yang letihlesu dan berbebanberat, Aku akanmemberikankelegaankepadamu, pikullahkuk yang kupasang dan belajarlahpadaKukarena Aku lemahlembut dan rendahhati, dan jiwamuakanmendapatketenangan…” menenangkan sekali Sabda ini. Ada tiga hal yang bisa kita renungkan:
- Kebenaran untuk Orang Kecil (Ayat 25-27)Mengenai orang kecil, Yesus memuji Bapa karena menyembunyikan kebenaran dari orang bijak dan pandai, tetapi menyatakannya kepada orang kecil. Orang kecil dan anak kecil adalah simbol orang yang berserah, rendah hati, polos, melakukan apa yang perlu, tidak neko-neko, dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, dan rupanya ini yang berkenan di Hati Tuhan. Dan yang kedua adalah soal Pengenalanakan Allah, di sini Yesus menegaskan kuasa-Nya. Hanya Dia yang benar-benar mengenal Allah Bapa, dan Dia memiliki wewenang penuh untuk menyatakan Bapa kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan yang paling mengenal Bapa adalah Yesus sendiri dan siapa saja yang Putera itu berkenan. Pertanyaannya, apakah kita ini masuk dalam golongan orang yang berkenan di Hati Yesus?
- Undangan Kelegaan (Ayat 28)Mengenailetihlesu dan berbebanberat: Pada masa itu, para pemimpin agama Yahudi memberikan aturan hukum Taurat yang sangat ketat dan berat kepada umat, dan ini sangat membebani mereka. Selain itu, orang-orang juga menanggung beban hidup dan dosa yang berat. Mereka ini butuh kelegaan. Maka Yesusmemberijanji, Yesus tahu penderitaan manusia dan mengundang mereka datang kepada-Nya secara pribadi. Dia berjanji memberikan kelegaan, mungkin semacam istirahat rohani dan ketenangan jiwa, yang tidak bisa diberikan oleh dunia, dan hanya Dia yang bisa memberikannya. Lalu bagaimana dengan kita? Apakah tertarik untuk memperoleh kelegaan itu?
- BelajardariYesus (Ayat 29-30)Apa arti memikul
kuk? Kuk adalah alat kayu yang dipasang di leher hewan (seperti sapi) agar mereka bisa menarik beban atau membajak bersama-sama. Saat Yesus meminta kita memikul kuk-Nya, artinya Yesus bekerjabersamakita. Dia ada di ujung kuk yang satu, memikul sebagian besar beban hidup kita. Jadi bukan kita memikul sendiri kuk kita, tetapi kita memikul kuk/beban itu bersama dengan Dia. Kelemahlembutan dan kerendahanhatiNya Yesus itu tidak memaksa atau menindas. Sifat-Nya yang lembut membuat beban-Nya menjadi enak dan ringan untuk dipikul. Belajar dari Yesus berarti mengikuti cara hidup-Nya yang taat kepada Bapa. Lantas bagaimana dengan kita? Sudahkan kita taat kepada Bapa?
Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan,
Manusia selama hidup dalam dunia yang fana ini akan selalu jatuh dalam dosa dan penderitaan yang disebut beban-beban berat kehidupan. Maka, kita tidaklah mungkin akan menjadi manusia yang akan bebas dari semua beban berat kehidupan. Sebagai orang Kristiani, saat kita mengalami pergumulan hidup yang seberat apapun, kita harus menyerahkannya kepada Tuhan Yesus, agar Ia memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kita sehigga bisa menanggung semuanya itu tanpa menjadi berat lagi, “karenakuk yang ditanggungkankepadakita oleh-Nya ituenak dan bebannyamenjadiringan”. Mungkin beban masih akan ada, tetapi kemudian akan menjadi ringan karena tanggapan dan sikap yang benar yang kita lakukan dengan berserah dan datang kepada Kristus. Demikianlah akhirnya, pergumulan kehidupan yang kita alami sebagai beban yang berat akan menjadi beban yang ringan. Karena Kristus telah memberikan kelegaan atas pergumulan beban berat kehidupan kita. Dan dalam setiap mengalami pergumulan kehidupan yang berat itulah, menjadi suatu kesempatan bagi kita untuk dapat bertumbuh dalam iman, pengharapan, dan kasih kepada Allah. Inilah suatu keutamaan Kristiani yang seharusnya menjadi sumber atau pokok jalan keluar bagi setiap orang Kristiani, ketika menghadapi setiap persoalan dan pergumulan kehidupan.
Berserah dan bertumbuh adalah tanggapan dan sikap iman yang benar dalam pergumulan bersama Tuhan. Mari kita memperjuangkannya. Tuhan memberkati Anda semua, dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
DOA UMAT:
I : Kita semua yang letih lesu dan berbeban berat diundang untuk datang kepada Yesus dan Ia akan memberi kelegaan kepada kita. Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa yang telah berkenan tinggal bersama kita di dalam diri Yesus Kristus Putra-Nya.
L : Bagi para pemimpin Gereja: Ya Bapa, semoga para pemimpin Gereja-Mu Kaulimpahi semangat rendah hati dan sederhana. Semoga dalam mewartakan Kabar Gembira Kristus, mereka tidak pernah mengandalkan diri sendiri tetapi bersandar penuh iman kepada-Mu sendiri. Marilah kita mohon,
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi para penanggung jawab dalam masyarakat: Ya Bapa, curahkanlah Roh cinta kasih-Mu bagi para penanggungjawab dalam masyarakat kami. Agar para pemimpin masyarakat selalu memandang tugas mereka sebagai pelayanan, bukan sebagai kesempatan menonjolkan diri. Marilah kita mohon, …
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi para penderita: Ya Bapa, pandanglah saudara-saudari kami yang sedang menderita karena apapun. Semoga mereka menemukan kekuatan dan penghiburan dari-Mu sendiri. Marilah kita mohon, …
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi kami yang berkumpul di sini: Ya Bapa, berikanlah semangat persaudaraan yang sejati bagi kami, umat-Mu. Semoga kami siap sedia dan tulus ikhlas dalam mengasihi sesama kami yang menderita. Marilah kita mohon, …
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I : Allah Bapa Yang Mahabaik, Putra-Mu telah mengajak semua yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya supaya mendapatkan kelegaan. Ajarilah kami meletakkan pikulan-Nya di bahu kami, serta menjadi rendah hati dan lemah lembut seperti Dia. Dialah Tuhan dan Pengantara kami. Amin
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Ya Allah, semoga kurban yang kami persembahkan untuk menghormati nama-Mu ini membersihkan kami dan dari hari ke hari mengantar kami kepada hidup surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
ANTIFON KOMUNI – Mazmur 34:9
Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berharap pada-Nya!
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Ya Allah, Engkau telah memenuhi kami dengan anugerah yang melimpah. Semoga kami menyambut karunia keselamatan ini dan tak kunjung henti memuji dan bersyukur kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.
Sumber https://resi.dehonian.or.id/2026/07/03/minggu-05-juli-2026-hari-minggu-biasa-xiv/
Podcast: Play in new window | Download