Minggu, 24 Mei 2026
Sabda Kehidupan
Minggu 24 Mei 2026
Hari Raya Pentakosta
Yohanes 20:21-22 (Yoh 20:19-23)
Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.”
Pentakosta Baru
Hari ini adalah hari ke 50 sesudah Paskah, kita rayakan sebagai Hari Raya Pentakosta: Turunnya Roh Kudus. Inilah pemenuhan janji Yesus untuk mengutus Roh KudusNya tinggal bersama kita, sebagai gereja dan sebagai pribadi anak-anak Allah. Dia-lah “Parakletos” Penghibur dan Penolong, Pemersatu dan Pembaharu seluruh muka bumi.
Roh Kudus selalu mengingatkan kita semua yang disabdakan Yesus. Ia selalu berbisik di hati, “Aku ini, jangan takut. Kamu adalah sahabatKu. Kuatkanlah hatimu. Aku menyertai kamu sampai akhir jaman. Janganlah khawatir akan hidupmu, percayalah kepada Allah dan juga kepadaKu. Tinggallah dalam Aku dan Aku di dalam kamu.”
Oh bahagianya hati mendapat curahan Roh Kudus Allah di hari yang agung dan mulia ini. Yesus yang telah naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, kini tinggal di hati kita, bukan hanya sementara, tapi untuk selamanya.
Kini adalah Pentakosta baru. Roh Kudus selalu menuntun kita, memberi hikmat yang menerangi pikiran dan hati kita, menolong dan menghibur, menguatkan dan membaharui semangat iman-harap-cinta kita kepada Allah dan Yesus Tuhan kita. Sesungguhnya, Roh Kudus adalah segalanya bagi kita.
Mari menjadi rasul-rasul jaman now, merasuk ke seluruh bahasa dunia untuk mewartakan bahasa cinta Allah bagi segala bangsa!
“Ya Roh Kudus Allah, baharuilah selalu roh, jiwa dan akal budi kami untuk jadi saksi cintaMu bagi dunia. Nyalakanlah selalu api cinta-Mu dalam hati kami, agar kami terus mencintaiMu dan mewartakan kasih setiaMu.
Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati kami dengan api cintaMu. Beri kami hikmat ilahi agar hidup kami membuahkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Terimakasih ya Roh Kudus, biarlah nyala api cintaMu terus berkobar dalam hati kami.”
Selamat Hari Raya Pentakosta. Roh Kudus Allah tercurah bagi kita semua, bagi Gereja dan bagi dunia. Haleluya!🙏❤️😇
_ Ps Revi Tanod Pr_
Kalender Liturgi 24 Mei 2026
Minggu Pentakosta
Warna Liturgi: Merah
Bacaan Injil: Yoh 20:19-23
***********
Bacaan Injil
Yoh 20:19-23
Seperti Bapa telah mengutus Aku,
kini Aku mengutus kamu.
Terimalah Roh Kudus.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Setelah Yesus disalibkan,
pada malam pertama sesudah hari Sabat,
berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat
dengan pintu-pintu yang terkunci
karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi.
Pada waktu itu datanglah Yesus,
berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,
“Damai sejahtera bagi kamu!”
Dan sesudah berkata demikian,
Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya kepada mereka.
Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Maka kata Yesus sekali lagi,
“Damai sejahtera bagi kamu!
Sama seperti Bapa mengutus Aku,
demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”
Dan sesudah berkata demikian,
Yesus mengembusi mereka dan berkata,
“Terimalah Roh Kudus.
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni,
dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada,
dosanya tetap ada.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
Injil hari ini menceritakan penampakan diri Yesus kepada para rasul dan mengutus mereka untuk melanjutkan misi yang diberikan-Nya oleh Bapa Surgawi. Kemudian Ia memberi mereka kuasa dengan menghembuskan napas kepada mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus.” Pada hari Pentakosta, Yesus memenuhi janji-Nya untuk mengutus Sang Penolong atau Penghibur. Karunia Roh Kudus juga akan memungkinkan mereka untuk memenuhi perintah Yesus untuk memberitakan Injil kepada semua bangsa.
Bagian Injil hari ini juga memberi tahu kita bagaimana Yesus memberi para Rasul kuasa dan wewenang untuk mengampuni dosa. “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni; dan jikalau kamu mengatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada” Kata-kata yang indah ini, yang mengikat kehadiran Roh Kudus dan karunia pengampunan secara tak terpisahkan. Tetapi kata-kata ini juga memiliki makna yang jauh lebih luas. Kata-kata itu mengingatkan kita akan panggilan Kristen yang kita semua miliki, untuk mengasihi dan memaafkan sebagaimana kita telah dikasihi dan diampuni, di dunia saat ini, yang seringkali sangat menghakimi dan penuh dendam.
Betapa indahnya jika Roh Kudus tinggal di dalam kita !
Santo Paulus mengingatkan jemaat Korintus ketika ia bertanya, “Tidakkah kamu tahu bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah tinggal di dalam kamu? ” (1 Korintus 3:16).
Roh Kuduslah yang mengembangkan keintiman kita dengan Allah . “Allah telah mengirimkan Roh Anak-Nya ke dalam hati kita yang berseru, ‘Abba! ’ ( Bapa !)” (Galatia 4:6 ). “Kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah diberikan kepada kita ” (Roma 5:5). “Tidak seorang pun dapat berkata, ‘Yesus adalah Tuhan,’ kecuali oleh Roh Kudus” (1 Korintus 12:3). Lebih jauh lagi, kita tahu bahwa Roh Kuduslah yang mengajari kita berdoa (Roma 8:26).
Kesadaran akan kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita adalah sesuatu yang pribadi yang diberikan Tuhan kepada kita. Sebenarnya itu adalah karunia yang Tuhan berikan kepada kita ketika kita dibaptis dan dikuatkan selama Sakramen Penguatan. Dan sejak saat itu Roh Kudus telah bersama kita, berjalan berdampingan dengan kita. Tetapi terkadang kita tidak merasakan kehadiran Roh Kudus yang tetap; alasannya adalah keberdosaan kita, kehidupan doa yang tidak konsisten, dan kurangnya iman.
Ketika kita berdosa, kita menghalangi kehadiran Roh Kudus di dalam diri kita; ketika kita tidak berdoa, kita menutup diri dari banyak karunia Roh Kudus. Dan ketika kita kurang iman, kita mencegah Roh Kudus untuk memberikan dampak positif dalam hidup kita. Jadi, sebenarnya kitalah yang menghalangi Roh Kudus untuk bergerak bebas di dalam diri kita dan memberikan dampak positif dalam hidup kita.
RP. PAUL KERANS, SVD