Kamis, 21 Mei 2026
Sabda Kehidupn
Kamis 21 Mei 2026
Novena Pentakosta hari ke 7
Yohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26)
”Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”_
Supaya Mereka Semua Menjadi Satu
Yesus memilih 12 muridNya dengan masing-masing kepribadiannya yang unik, berbeda satu sama lain.
Keunikan dan perbedaan ini tentu saja menjadi kekayaan Gereja Kristus. Dengan indah Rasul Paulus menggambarkan kekayaan anugerah Allah dalam Gereja Umat Allah, “Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.” (1 Kor 12:4-6).
Sebelum Yesus menderita sengsara, wafat dan bangkit, serta kembali ke surga, di saat perjamuan malam terakhir, Yesus mendoakan mereka agar mereka semua menjadi satu, sama seperti Yesus dan Bapa adalah satu.
Yesus menyadari bahwa dalam diri murid-muridNya ada berbagai perbedaan yang dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan di antara mereka.
Ia sendiri telah mengalami bagaimana mereka berdebat mengenai siapa yang terbesar di antara mereka. Siapa yang paling pantas duduk di sampingNya bila Ia menjadi raja.
Masing-masing muridNya punya ambisi dan keinginan serta kepentingannya sendiri. Sebagai satu kelompok, mereka melihat kelompok yang lain sebagai saingan bahkan ancaman.
Betapa Yesus mengharapkan semua pengikutNya hidup dalam persatuan.
Yesus tak pernah berhenti berdoa untuk persatuan semua umat kristiani, bahkan seluruh umat manusia, putra putri Allah.
Terpecah belah, tercerai berai, adalah perbuatan si Jahat yang senang melihat runtuhnya kesatuan umat kristiani bahkan kejatuhan semua putra-putri Allah.
Kiranya doa Yesus menjadi doa kita, kerinduan dan perjuangan kita: untuk selalu bersatu, apapun perbedaan yang ada di antara kita. “Torang semua basudara.”
Mari terus mendoakan kesatuan umat kristiani, kesatuan umat manusia, kita semua yang hidup dalam satu rumah bumi yang sama. Itulah oikumene yang sejati. Kita saling mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita tanpa batas.
Kiranya Roh Kudus Allah, Roh Pemersatu, mempersatukan kita semua dalam satu kasih.
”Datanglah ya Roh Kudus, penuhilah hati umatMu dan nyalakanlah di dalamnya api cintamu.”
Selamat hari baru. Semoga kita selalu bersatu. Torang semua anak-anak Allah.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 21 Mei 2026
Kamis Paskah VII
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 17:21
Bacaan Injil: Yoh 17:20-26
************
Bait Pengantar Injil
Yoh 17:21
Semoga mereka semua menjadi satu,
sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku
dan Aku di dalam Engkau,
supaya dunia percaya
bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Bacaan Injil
Yoh 17:20-26
Supaya mereka sempurna menjadi satu.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam perjamuan malam terakhir,
Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,
“Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,
tetapi juga untuk orang-orang,
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
supaya mereka semua menjadi satu,
sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku
dan Aku di dalam Engkau,
agar mereka juga di dalam Kita,
supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Aku telah memberikan kepada mereka
kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,
supaya mereka sempurna menjadi satu,
agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku,
dan bahwa Engkau mengasihi mereka,
sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada,
mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,
yakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
agar mereka memandang kemuliaan-Ku
yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau,
tetapi Aku mengenal Engkau,
dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka
dan Aku akan memberitahukannya,
supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka
dan Aku di dalam mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
ℍ
Bacaan Injil hari ini menampilkan bagian penutup dari Doa Imam Agung Yesus. Isinya adalah doa agar para murid-Nya bersatu. Di masa sekarang ini kita sudah sering menyaksikan perpecahan dalam keluarga, antar anggota komunitas umat beriman, pertentangan antar negara, dst. Bahkan di dalam tubuh Gereja sendiri sering terjadi perpecahan. Karena pemilihan ketua dewan paroki misalnya, atau pemilihan ketua wilayah atau dewan stasi, terjadi kubu ini dan kubu itu. Bahkan tidak jarang perpecahan itu bisa menjadi berlarut-larut.
Kesatuan yang diinginkan Yesus adalah seperti kesatuan-Nya dengan Bapa. “Seperti Engkau ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka di dalam Kita.”
Kesatuan itu penting sebab itu menjadi akar kesempurnaan (Yoh 17: 23) dan dengan demikian menjadi:
* Kesaksian yang otentik. Lebih dari kata-kata dan tanda-tanda mujizat yang akan mereka lakukan dalam mewartakan Injil, kehidupan dan pribadi para murid akan menjadi kesaksian otentik mereka. Mereka harus menjadi tanda nyata dari pesan yang mereka bawa: bahwa Tuhan adalah Satu dan satu dalam karya keselamatan.
* Kekuatan. Kendati mengalami penganiayaan yang kejam di tangan kekaisaran Romawi selama 100 tahun pertama kesaksian Kristen, para pengikut Kristus saling mendukung, mendorong, dan solider satu sama lain, (Kis 2: 41 – 47).
* Pertumbuhan dan pembangunan. Kesatuan dalam pikiran, hati dan tindakan membawa kedamaian dan kemajuan dalam setiap upaya membangun Kerajaan Allah.
Bagaimanakah dengan saya? Kehadiran saya membawa kesatuan atau perpecahan?
Yesus, Engkau menghendaki agar semua orang yang mengikut Engkau sehati dan sepikir. Ajarlah kami untuk bekerja sama satu sama lain sehingga Injil dapat diberitakan dengan jelas dan penuh kuasa. Amin.
Selamat pagi. Selamat menjaga persatuan. ⒿⓁⓊ! ❤️
❤️︎.
RP Joni Astanto MSC