Senin, 11 Mei 2026
Sabda Kehidupan
Senin 11 Mei 2026
Yohanes 15:26-27 (Yoh 15:26 – 16:4a)
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.”
Roh Kudus Bersaksi Tentang Yesus, Juga Tentang Siapakah Kita
Dalam Injil hari ini Yesus menjanjikan datangnya Roh Kudus, Roh Kebenaran, Roh Yesus sendiri. Roh Kudus adalah anugerah Allah yang paling mulia untuk kita yang dipilih Allah menjadi putra putriNya. Oleh anugerah Roh Kudus melalui pembaptisan, kita mendapatkan hidup ilahi, yakni hidup Allah sendiri yang berkenan menyatu dengan diri kita, manusia biasa.
Sebagai manusia biasa, sejak kecil kita punya gambaran diri biasa-biasa saja. Malah kita merasa kecil, lemah dan tidak paham begitu banyak hal. Kita berhadapan dengan dunia sekitar yang suka mencari kekurangan dan kelemahan kita. Sayangnya, karena tak berdaya, kita mengaminkan pandangan orang lain tentang diri kita. Karena itu dikatakan bahwa secara psikologis kita terlahir inferior, rendah diri, kecil dibandingkan yang lain.
Kita perlu keluar dari kungkungan psikis ini yang membuat orang merasa rendah diri dan tidak layak, tidak percaya diri, sulit bertumbuh dan maju, apalagi dalam hal-hal rohani.
Yesus ingin kita menjadi seperti Dia. Ia terlahir di kandang hina, tapi Dia adalah Anak Allah. Kandang tidak merubah martabat Yesus. Ia mati di salib hina, tapi Ia adalah Tuhan dan penguasa kehidupan dan maut. Hina di mata manusia tapi mulia di mata Allah.
Yesus mengutus Roh Penghibur yaitu Roh Kebenaran agar kita menyadari siapakah kita ini sebenarnya di mata Allah Bapa kita. Kita adalah anak Allah yang diciptakan Allah sesuai gambar wajah Allah.
Dalam 1 Kor 3:16, Rasul Paulus meyakinkan kita akan martabat kita yang luhur oleh kesatuan kita dengan Roh Kudus, katanya, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”
”Ya Yesus, terimakasih Engkau menganugerahkan Roh KudusMu untuk tinggal dalam hati kami, agar kami dapat mengenali kebenaran tentang diri kami yang Engkau cinta dengan sepenuh hati. Penuhilah kami dengan Roh KebenaranMu, agar kami hidup sesuai martabat kami sebagai putra putri Allah yang luhur dan mulia. Bersama Roh Kudus kami mau bersaksi betapa mulia namaMu dan betapa baik hatiMu.
Ya Roh Kudus, nyalakanlah api cintaMu dalam hati kami. Amin.”
Semangat Senin! Roh Kebenaran selalu menerangi dan menuntun langkah hidup kita.🙏😇🙏
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 11 Mei 2026
Senin Paskah VI
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:26b.27b
Bacaan Injil: Yoh 15:26-16:4a
*************
Bait Pengantar Injil
Yoh 15:26b.27b
Roh Kebenaran akan bersaksi tentang Aku, sabda Tuhan;
tetapi kamu juga harus bersaksi.
Bacaan Injil
Yoh 15:26-16:4a
Roh kebenaran bersaksi tentang Yesus.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku.
Tetapi kamu juga harus bersaksi,
karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.
Semuanya ini Kukatakan kepadamu,
supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
Kamu akan dikucilkan;
bahkan akan datang saatnya
bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka
bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Mereka akan berbuat demikian,
karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu,
supaya apabila datang saatnya kamu ingat,
bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
Dalam Injil hari ini, pada saat mempersiapkan murid-murid-Nya untuk cobaan yang akan datang, Yesus tidak menawarkan hiburan yang dangkal atau harapan yang samar. Sebaliknya Yesus memberi mereka jaminan akan Sang Penolong, Roh Kudus, yang akan menyertai mereka, berdiri di dalam mereka, dan berbicara melalui mereka.
Yesus tahu jalan ke depan tidak akan mudah. Bahwa para murid akan menghadapi penolakan, permusuhan, penganiayaan, bahkan kematian. Tetapi di tengah rasa takut mereka, Yesus menanamkan keberanian. Di tengah kebingungan, Dia memberikan kejelasan. Dia berjanji akan mengutus Roh Kudus, Roh kebenaran.
Roh Kudus adalah Pembela, penghibur dan saksi kita. Ketika kebenaran dipertanyakan, Dia memberi kita kata-kata. Ketika keberanian goyah, Dia menguatkan hati kita. Ketika dunia menutup pintunya, Dia membuka jalan baru bagi pewartaan Injil.
Dalam perikop ini, Yesus tidak hanya katakan bahwa Roh Kudus akan bersaksi tentang Dia; Dia juga katakan kita pun harus bersaksi. Ini bukan hanya opsi dari seorang murid, tetapi Ini adalah panggilan kita. kita tidak bersaksi sendirian. Roh Kudus dan Gereja bersaksi bersama-sama.
Kita tdk sendirian dalam bersaksi. Kita tidak dilupakan dalam perjuangan kita. Roh kebenaran masih bergerak, masih berbicara, masih bersaksi. Dan melalui kita, Dia akan menjangkau dunia.
Karena itu sebagai muridNya, kita tetap teguh dan berani bersaksi dengan kasih karunia dan kebenaran. Dan ingatlah: ketika Sang Penolong datang, Ia akan bersaksi dan kita juga akan bersaksi tentang Dia.
RP. PAUL KERANS, SVD