Sabtu, 02 Mei 2026
Sabda Kehidupan
Sabtu 02 Mei 2026
Peringatan St Atanasius
Yohanes 14:13-14 (Yoh 14:7-14)
”Apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
Apa Yang Sebaiknya Kita Minta Dalam Doa?
Berdoa dalam nama Yesus berarti menyelaraskan semua kehendak dan kerinduan hati kita dengan kehendak Yesus dan tentu saja kehendak Allah.
”Jadilah kehendakMu” itulah inti doa kita, sebagaimana yang diajarkan Yesus dalam doa Bapa Kami.
Di taman Getsemani, Yesus memohon, “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Mat 26:39).
Allah Bapa kita yang paling tahu apa yang terbaik bagi kita, sebagaimana yang Ia kehendaki ketika kita diciptakan.
Maka apabila ada doa kita yang tidak terkabul, itu bukan karena Allah tidak mencintai kita, tapi agar kita lebih percaya dan lebih berserah pada apa yang terbaik yang Ia rancang untuk kehidupan kita.
Sesungguhnya Allah Bapa di surga memberikan kepada kita jauh melebihi dari yang kita minta.
Seperti Yesus telah bersabda, “Bapanu yang di surga akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Luk 11:13).
Jadi anugerah yang sesungguhnya dari doa kita adalah Roh Kudus Allah sendiri. Roh Kudus yang ikut bekerja dalam hati dan budi kita, dalam seluruh hidup dan karya kita. Olehnya kita selalu punya alasan untuk bersyukur atas kasih karunia Allah yang tak henti Ia anugerahkan bagi kita. Teristimewa karena kita selalu dipersatukan dengan Allah melalui doa-doa kita.
Ingatlah, ketika Yesus berjanji, “Jika kamu meminta sesuatu kepadaKu dalam namaKu, Aku akan melakukannya,” sesungguhnya apa yang dilakukan Yesus adalah menyatukan kasih Allah dengan hidup kita untuk menjawab apa yang menjadi kerinduan kita yang paling dalam yakni bersatu selalu dengan Allah Bapa dan menikmati kasihNya selamanya.
Mintalah apa saja yang terbaik dari Allah bagi kita.
Selamat berakhir pekan. Kasih setia Allah melingkupi kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 02 Mei 2026
Sabtu Paskah IV
PW S. Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:31b-32
Bacaan Injil: Yoh 14:7-14
************
Bait Pengantar Injil
Yoh 8:31b-32
Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku,
kamu benar-benar murid-Ku,
dan kamu akan mengetahui kebenaran, sabda Tuhan.
Bacaan Injil
Yoh 14:7-14
Barangsiapa melihat Aku, melihat Bapa.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Sekiranya kamu mengenal Aku,
pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku.
Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
Kata Filipus kepada-Nya,
“Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami,
dan itu sudah cukup bagi kami.”
Kata Yesus kepadanya,
“Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus,
namun engkau tidak mengenal Aku?
Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa;
bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Tidak percayakah engkau,
bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?
Apa yang Aku katakan kepadamu,
tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri,
tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku,
Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
Percayalah kepada-Ku,
bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku;
atau setidak-tidaknya,
percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Aku berkata kepadamu;
Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan,
bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.
Sebab Aku pergi kepada Bapa;
dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku,
Aku akan melakukannya,
supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku,
Aku akan melakukannya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
Dalam Injil hari ini Yesus berkata, “Jika kamu mengenal Aku, kamu juga akan mengenal Bapa-Ku; dan sekarang kamu mengenal Dia dan telah melihat Dia.” Filipus, yang tentu saja bingung, menjawab, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami.” Yesus dengan lembut menegurnya: “Siapa yang telah melihat Aku, telah melihat Bapa.” Di sini Yesus menegaskan kesatuan yang tak terpisahkan antara Diri-Nya dan Bapa. Mengenal Dia berarti mengenal Allah. Mengenal berarti bukan hanya mengetahui tentang Dia, tetapi mengalami karakter, kasih, dan kuasa-Nya.
Dan hal ini menjadi dasar bagi doa-doa kita.
Kita sering menganggap doa sebagai alat untuk mengubah keadaan kita. Tetapi dalam bagian ini, Yesus mendefinisikan kembali doa sebagai ekspresi yg lahir dari kepercayaan, ditopang oleh iman, dan dipandu oleh bimbingan ilahi. Ketika Yesus berkata, “Apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, itu akan Kuberikan,” Dia mengajak kita untuk berdoa dengan mengingat hati-Nya, misi-Nya, dan kemuliaan-Nya.
Berdoa dalam nama Yesus berarti berdoa dengan kesadaran akan siapa Dia sbg perwujudan kehendak Bapa, kepenuhan kasih, dan belas kasihan Bapa. Karena itu Yesus meminta kita untuk percaya dengan sepenuh hati, dan untuk berharap dengan setia.
Doa bukanlah tentang membuat Tuhan melakukan kehendak kita; tetapi tentang membuat kita menjadi begitu dekat dengan-Nya sehingga kehendak-Nya menjadi kehendak kita.
Karena itu, kita berdoa bukan seperti pengemis, melainkan seperti orang yang dikasihi. Berdoa bukan karena takut, melainkan karena iman. Dan berdoa bukan hanya agar kita didengar, melainkan agar kita diubah oleh Dia.
RP. PAUL KERANS, SVD