Sabtu, 25 April 2026
Sabda Kehidupan
Sabtu 25 April 2026
Pesta St Markus Pengarang Injil
Markus 16:20 (Mrk 16:15-20)
Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Jadilah Markus Jaman Now
Hari ini kita merayakan Pesta St Markus pengarang Injil.
St Markus adalah sahabat dekat dua pewarta Injil besar yakni Petrus dan Paulus.
Petrus pernah berkata: “Tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.” (Kis 4:20).
Sementara Paulus juga menyampaikan hal yang sama. Katanya, “Jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.” (1 Kor 9:16).
Petrus telah mengalami sendiri hidup bersama Yesus. Semula ia punya harapan duniawi yang keliru mengenai perutusan Kristus. Ia berharap bila Yesus menjadi Raja di Yerusalem, ia akan jadi petinggi kerajaan.
Kecewa melihat kenyataan bahwa Yesus malah ditangkap dan diadili, Petrus tega menyangkal Yesus waktu Yesus mengalami sengsara. Petrus pasti dihantui rasa bersalah. Namun sesudah Yesus bangkit, Petrus mengalami hidup baru oleh cinta Yesus yang tak berkesudahan. Yesus mengampuni Petrus sekalipun ia telah menyangkalNya.
Demikian juga Paulus yang semula menjadi penganiaya pengikut Yesus, diubah oleh Yesus menjadi rasulNya.
Pengalaman mereka berdua bersama Yesus, mereka ceritakan kepada Markus, yang oleh dorongan Roh Kudus, lalu menulis semuanya dalam Injil-nya.
Oleh pewartaan mereka, kitapun mengenal Yesus sebagai Tuhan kita dan percaya kepadaNya.
Kita pun ikut mengalami kasih Yesus yang tak berkesudahan. Yesus tak henti mengampuni dan mencintai kita, terus membaharui dan membangkitkan semangat hidup kita melalui Roh KudusNya. Dalam Yesus kita mengalami hidup yang penuh makna dan berkelimpahan rahmat.
Mari ceritakan pada dunia, “Tuhan Yesus hidup! Tuhan Yesus baik. Ia hidup di dalam aku dan di dalam kamu.” Biarlah semua lidah mengaku bahwa “Yesus adalah Tuhan.” Dan percaya bahwa “Yesus adalah Juruselamat umat manusia.”
Teruskanlah pesan Injil ini kepada siapapun, dan jadilah Markus jaman now, melalui kesaksian hidup kita sehari-hari.
Selamat berakhir pekan. Mari mengisi hari baru ini dengan kisah kasih kita bersama Yesus.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 25 Apr 2026
Sabtu Paskah III
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: 1Kor 1:23-24
Bacaan Injil: Mrk 16:15-20
*************
Bait Pengantar Injil
1Kor 1:23-24
Kami memberitakan Kristus yang tersalib;
Dialah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
Bacaan Injil
Mrk 16:15-20
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari
Yesus yang bangkit dari antara orang mati
menampakkan diri kepada kesebelas murid,
dan berkata kepada mereka,
“Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:
Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular,
dan sekalipun minum racun maut,
mereka tidak akan mendapat celaka;
mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit,
dan orang itu akan sembuh.”
Sesudah berbicara demikian kepada mereka,
terangkatlah Tuhan Yesus ke surga,
lalu duduk di sebelah kanan Allah.
Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru,
dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu
dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
ℍ
Dalam bacaan Injil hari ini, St. Markus yang kita rayakan pestanya, menulis sabda Tuhan: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk,” (Mrk 16: 15) sesaat sebelum Ia naik ke surga. Maka patutlah kita renungkan hal ini.
Pertama, Tuhan berkata “pergilah”. Pertama-tama Tuhan memanggil kita, kemudian Ia menyatakan diri-Nya dan mengajar kita, dan kemudian mengutus kita. Dengan kata lain, kita tak boleh puas hanya sekadar menjadi pengaku iman pada Kristus tetapi kita harus mewartakannya kepada sesama. Kristus sendiri memberi teladan: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” (Mrk 1: 38).
Kedua, Ia sendiri akan menyertai kita. Bahkan Ia berkata: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh, (Mrk 16: 17 – 18).
Ada empat hal yang Tuhan janjikan. Ia berjani bahwa mereka yang percaya akan: 1) mengusir setan-setan, 2) berbicara dalam bahasa-bahasa baru, 3) menghadapi bahaya dunia tetapi akan dilindungi, dan 4) menjadi sumber penyembuhan bagi sesama. Setan, si jahat itu riil dan selalu berusaha untuk menakuti dan mengalahkan kita. Tetapi kita tidak boleh menyerah pada kejahatan.
Kemudian, kita dipanggil untuk “berbicara bahasa-bahasa baru” untuk mewartakan Sabda dan Kebenarannya. Kita dipanggil untuk mengkomunikasikan Sabda-Nya bagi dunia atas cara-cara baru. Cara-cara baru apa yang dapat kita pergunakan untuk mewartakan Sabda dan kebenarannya di masa kini?
Dan yang terakhir, kita dipanggil untuk menjadi sumber “kesembuhan” bagi sesama di mana saja kita berada. Apakah kehadiran saya menjadi sumber kesembuhan? Atau justru menjadi “penyakit”?
Sebuah tulisan dari Tony Castle berbunyi:
“Anda sedang menulis Injil,
satu bab setiap hari
dengan apa yang anda lakukan,
dan kata-kata yang anda ucapkan.
Orang membaca apa yang anda tulis,
jika itu salah atau benar.
Sekarang, seperti apakah Injil
menurut anda?
Selamat Pesta St. Markus. Berkat Tuhan menyertai anda hari ini, dalam segala usaha untuk “menulis Injil”. ! ❤️
❤︎.
RP Joni Astanto MSC