Jumat, 24 April 2026
Sabda Kehidupan
Jumat 24 April 2026
Yohanes 6:56 (Yoh 6:52-59)
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Menjadi Satu Dengan Tubuh Dan Darah Kristus
Saudara-saudari terkasih, harus kita akui betapa berat dan sulit memahami ajakan Yesus untuk “makan dagingKu dan minum darahKu” karena kita tidak pernah dibolehkan untuk makan daging dan minum darah manusia.
Akan tetapi Yesus tidak main-main ketika Ia berkata dengan sungguh-sungguh bahwa “daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.” (Yoh 6:55)
Oleh karena itu pengajaran Yesus mengenai “Makan dagingKu dan minum darahKu” dalam Injil Yohanes bab 6, harus kita kaitkan dengan Perjamuan Malam terakhir dalam Injil Matius 26:26-28.
”Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: ”Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: ”Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
Memang pada saat Perjamuan Malam terakhir para murid belum juga memahaminya.
Nanti dalam terang Paskah Kristus, barulah mereka melihat kaitan antara peristiwa Perjamuan terakhir di hari Kamis malam itu, dengan Jumat Agung kematian Yesus secara berdarah di atas kayu salib, dan Paskah Kebangkitan Kristus.
Dalam terang Paskah, para Rasul kemudian memahami apa arti permintaan Yesus saat Perjamuan terakhir, “lakukanlah ini untuk mengenangkan daku.”
Mereka diminta merayakan Ekaristi untuk makan dan minum tubuh dan darah Kristus, agar Yesus selalu tinggal di dalam kita dan kita tinggal selalu di dalam Dia, bersatu selamanya dengan tubuh dan darahNya.
Kini seperti Paulus kita dapat berkata, “Bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Gal 2:20).
”Terimakasih ya Yesus, Engkau mau menyatukan hidupMu dengan hidup kami, sekalipun kami sama sekali tak layak menyambutMu. Inilah kami berserah padaMu, seluruh jiwa dan raga kami. Pakailah seluruh tubuh dan darah kami, jiwa raga kami, menjadi saksi cintaMu bagi dunia.”
*Selamat Hari Jumat, hari Yesus wafat untuk memberikan tubuh dan darahNya menjadi santapan jiwa kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 24 Apr 2026
Jumat Paskah III
PF S. Fidelis dari Sigmaringen, Imam dan Martir
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:56
Bacaan Injil: Yoh 6:52-59
************
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:56
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku,
ia tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, sabda Tuhan.
Bacaan Injil
Yoh 6:52-59
Daging-Ku adalah benar-benar makanan,
dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Di rumah ibadat di Kapernaum
orang-orang Yahudi bertengkar antar mereka sendiri dan berkata,
“Bagaimana Yesus ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.”
Maka kata Yesus kepada mereka,
“Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia
dan minum darah-Nya,
kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku,
ia mempunyai hidup yang kekal,
dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan,
dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku,
ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku
dan Aku hidup oleh Bapa,
demikian juga barangsiapa yang memakan Aku,
akan hidup oleh Aku.
Akulah roti yang telah turun dari surga,
bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu
dan mereka telah mati.
Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”
Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum
ketika Ia mengajar di rumah ibadat.
Demikianlah sabda Tuhan.
************
Dalam Injil hari ini, Yesus bicara tentang “daging dan darahNya”. Kata “daging & darah” adalah idiom Ibrani yang merujuk pada keseluruhan pribadi. Ketika Yesus berbicara tentang “daging dan darah-Nya,” Ia tidak berbicara secara harfiah, tetapi sebaliknya Ia berbicara secara metaforis. Yesus ingin kita memahami dan percaya bahwa ketika kita menerima tubuh dan darah Kristus, kita benar-benar bertemu dengan Yesus secara pribadi. Ketika kita menerima tubuh dan darah Kristus, kita benar-benar bersekutu dengan Dia.
Apakah kita yakin bahwa ketika kita makan tubuh Kristus dan minum darahNya, kita benar-benar menerima Yesus? Atau apakah kita hanya makan roti dan minum anggur tetapi tidak mau memilih untuk berjumpa dengan Yesus Tuhan kita? Menerima tubuh dan darah Kristus bukanlah tindakan ajaib/tanda heran. Setiap kali kita menerima tubuh dan darah Kristus dalam Ekaristi, Yesus ada di sana. Kita perlu percaya dan menyadari siapa yang kita terima. Jika kita menerima tubuh dan darah Kristus namun tdk sadar dan percaya maka kita akan kehilangan persekutuan penuh dengan Yesus.
Semoga Hari ini kita yakin dan menyadari sepenuh hati akan pemberitaan Yesus bahwa siapa pun yang makan daging-Nya dan meminum darah-Nya memiliki hidup kekal. Ini adalah jaminan dari Yesus ketika kita hadir dalam perjamuan Ekaristi.
RP. PAUL KERANS, SVD