Senin, 06 April 2026
Sabda Kehidupan
Senin 06 April 2026
Senin Dalam Oktaf Paskah
Matius 28:9-10 (Mat 28:8-15)
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”
Yesus Hadir Lagi Dalam Keseharian Kita
Para murid Yesus adalah nelayan dari Galilea. Mereka telah mengikuti Yesus sampai ke Yerusalem, di mana Yesus mengalami sengsara, wafat dan dimakamkan. Kini Yesus telah bangkit dan meminta murid-muridNya kembali ke Galilea untuk berjumpa denganNya dalam keseharian mereka sebagai nelayan.
Yesus hadir lagi dalam keseharian mereka, menemani mereka menangkap ikan, namun dengan kesadaran baru karena Yesus kini hadir sebagai Yesus mulia, Yesus yang bangkit dan tetap berada bersama mereka.
Kini mereka mengerti apa maksud Yesus memanggil mereka untuk menjadi penjala manusia. Pesan yang sebelumnya mereka tidak mengerti. Mereka akan pergi ke segala penjuru dunia untuk mewartakan Kristus yang bangkit, Dia-lah Tuhan kita yang Mahatinggi namun tetap Imanuel, menyertai kita dalam keseharian kita.
Di danau Galilea mereka mengenang kembali saat di mana Yesus menghardik angin dan badai dan menenangkannya sambil berkata, “Jangan takut Aku ada bersamamu.”
Kini ungkapan ‘jangan takut’ menjadi berita Paskah, agar kita yakin dan percaya, Yesus bangkit untuk menemani kita berjalan bersama Yesus menyusuri lorong kehidupan dalam keseharian hidup dan karya kita.
Semoga Paskah Kristus yang kita rayakan ini memberi semangat baru untuk menjalani tugas dan pelayanan kita dalam terang Paskah Kristus: yakni kesempatan baru untuk hidup melayani Tuhan, hidup untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus, hidup untuk menjadi berkat Tuhan bagi sesama.
Tugas dan karya kita tetap sama, namun semangatnya harus selalu baru, seperti sinar mentari pagi, sinar cahaya Paskah, selalu baru setiap hari.
Selamat merayakan Paskah hari ke dua. Sukacita baru dalam terang Paskah Kristus.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 06 Apr 2026
Senin Oktaf Paskah
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Mat 28:8-15
***********
Bait Pengantar Injil
Mzm 118:24
Inilah hari yang dijadikan Tuhan,
marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.
Bacaan Injil
Mat 28:8-15
Katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea,
dan di sanalah mereka akan melihat Aku.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada waktu itu
perempuan-perempuan pergi dari kubur,
diliputi rasa takut dan sukacita yang besar.
Mereka berlari cepat-cepat
untuk memberitahukan kepada para murid
bahwa Yesus telah bangkit.
Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata,
“Salam bagimu.”
Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Maka kata Yesus kepada mereka, “Jangan takut!
Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,
supaya mereka pergi ke Galilea,
dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”
Ketika mereka masih di tengah jalan,
datanglah beberapa orang dari penjaga makam Yesus ke kota
dan memberitahukan segala yang terjadi itu
kepada imam-imam kepala.
Dan sesudah berunding dengan tua-tua,
mereka mengambil keputusan,
lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
dan berkata,
“Kamu harus mengatakan,
bahwa murid-murid Yesus datang malam-malam
dan mencuri jenazah-Nya ketika kamu sedang tidur.
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri,
kami akan berbicara dengan dia,
sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.”
Mereka menerima uang itu
dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka.
Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi
sampai sekarang ini.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
ℍ
Sesudah Guru mereka wafat, para rasul tercerai berai, iman mereka terguncang, segalanya seakan telah berakhir, kepastian mereka tumbang, dan harapan mereka telah mati. Dalam situasi itu Yesus mengatakan agar mereka kembali ke Galilea. Dua kali dikatakan “pergi ke Galilea”. Yang pertama dikatakan oleh malaikat yang menampakkan diri kepada para perempuan yang pergi ke kubur, dan yang kedua dikatakan oleh Yesus sendiri. Ada apa dengan Galilea?
Galiea adalah tempat pertama para murid dipanggil, ketika segalanya dimulai. Kembali ke Galilea berarti kembali kepada “cinta pertama” mereka. Di sana Yesus berjalan di pantai Danau Genersaret ketika para nelayan sedang menebarkan jala dan memanggil mereka meninggalkan segalanya dan mengikuti Dia (Mat 4: 18 – 22).
Kembali ke Galilea berarti tanpa takut membaca kembali segalanya atas dasar salib dan kemenangan-Nya. Membaca kembali – kotbah-kotbah Yesus, mukjizat-mukjizat-Nya, komunitas baru, kegembiraan dan kekecewaan, bahkan pengkhianatan – membaca kembali dari akhir, yang adalah awal yang baru, dari kasih Kristus yang paling agung.
Kita masing-masing juga memiliki “Galilea” kita, awal perjalanan kita bersama Yesus. Kembali ke Galilea berarti menemukan kembali baptisan kita sebagai sumber air hidup, menimba kembali kekuatan baru dari sumber iman dan hidup Kristiani. Kembali ke Galilea berarti kembali pada api sentuhan pertama Tuhan di awal perjalanan iman saya. Dari api itu kita dapat mengobarkan semangat kita hari ini dan setiap hari, membawa kehangatan dan terangnya kepada saudara-saudari kita. Api yang menyalakan sukacita sejati.
Selain itu ada juga “Galilea” yang lain: pengalaman perjumpaan pribadi dengan Yesus Kristus yang memanggil saya untuk mengikuti-Nya dan berbagi misi-Nya. Dalam arti itu, kembali ke Galilea adalah menghidupkan kembali saat Ia memandang saya, memanggil saya mengikuti-Nya, saat saya menyadari bahwa Ia sangat mengasihi saya.
Hari ini mari kita masing-masing bertanya: Apakah Galilea saya? Di manakah Galilea saya? Masih ingatkah saya? Temukan Galilea. Di sana Tuhan menanti untuk menjumpai saya. Kembali ke Galilea bukanlah sekadar bernostalgia, tetapi kembali kepada cinta pertama kita, utuk mengobarkan kembali api yang telah dinyalakan oleh Yesus dan membawa nyala api itu kepada semua orang.
Tuhan Yesus, kiranya kami selalu hidup dalam sukacita dan pengharapan akan kebangkitan dan tidak pernah melupakan kebenarannya bagi kehidupan kami. Amin.
Selamat beraktivitas di pekan yang baru. Jumpai Yesus yang bangkit dalam keseharian anda! ⒿⓁⓊ! ❤️
❤︎.
RP Joni Astanto MSC