Senin, 30 Maret 2026
ANTIFON PEMBUKA — Mazmur 35:1-2; 140:8
Ya Tuhan, adililah mereka yang merugikan daku, perangilah mereka yang memerangi aku. Angkatlah senjata dan perisai dan bangkitlah membantu aku, ya Tuhan, sumber selamatku.
PENGANTAR:
Pekan Suci telah dimulai. Dalam madah “Hamba Yahwe” kita lihat foto Yesus. Sebagai Hamba pilihan, penuh dengan Roh, dengan rendah hati dan lemah lembut, la akan menjadi nabi kebaikan dan keagungan Allah …. Enam hari sebelum Paskah, la diurapi minyak wangi oleh Maria, mendahului pemakaman Nya. Derita dan maut adalah jalan menuju kejayaan ke bangkitan.
DOA KOLEKTA:
Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami sering gagal karena lemah. Kami mohon semoga kami selalu dapat menimba kekutan baru dari sengsara Putra-Mu yang tunggal. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan ….
ATAU:
Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, panggillah kami ke Yerusalem untuk melihat Hamba-Mu yang telah Kaucurahi Roh-Mu sepenuhnya, agar kami dapat memahami dan meyakini, bahwa Dialah butir gandum yang jatuh ke tanah dan mati, supaya dapat menghasilkan buah berlimpah. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 42:1-7
“Ia tidak berteriak atau memperdengarkan suaranya di jalan.”
Beginilah firman Tuhan, “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suaranya, atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.” Beginilah firman Allah, Tuhan, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang menghuninya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya, “Aku, Tuhan, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan. Aku telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan membuat engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 27:1.2.3.13-14
Ref. Aku percaya kepada-Mu, Tuhanlah pengharapanku. Tuhan, pada-Mu kuberserah, dan mengharap kerahiman-Mu.
- Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?
- Ketika penjahat-penjahat menyerang untuk memangsa aku, maka lawan dan musuh itu sendirilah yang tergelincir dan jatuh.
- Sekali pun tentara berkemah mengepung aku, tidak takutlah hatiku; sekali pun pecah perang melawan aku, dalam hal ini pun aku tetap percaya.
- Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Salam, ya Raja kami. Hanya Engkaulah yang mengasihani kesesatan-kesesatan kami.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 12:1-11
“Biarkanlah Dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.”
Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang Ia bangkitkan dari antara orang mati. Di situ diadakan perjamuan untuk Dia. Marta melayani, dan salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak itu semerbak memenuhi seluruh rumah. Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata, “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar, dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. Maka kata Yesus, “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.” Banyak orang Yahudi mendengar bahwa Yesus ada di Betania. Maka mereka datang, bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati. Lalu imam-imam kepala bermufakat untuk membunuh Lazarus juga, sebab karena dialah banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Paulus Jose Pratama SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih.. Salam jumpa bersama Saya, Rm. Yosse SCJ dari Paroki St. Yohanes Penginjil, Bengkulu, dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Senin, 30 Maret 2026. Tema Resi kita kali ini adalah “Mengasihi Yesus Yang Mengasihi Kita.” Mari kita mempersiapakan hati dan kita awali permenungan ini dengan tanda kemenangan Kristus. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus..
Sahabat pecinta Hati Kudus, Yesus mengunjungi keluarga Maria, Marta dan Lazarus di Betania sebelum ia memasuki Yerusalem. Maria mengambil bagian untuk berada dekat Yesus dan memberikan minyak wangi yang mahal untuk mengurapi-Nya. Maria menyatakan kasih dan perhatiannya yang mendalam pada Yesus. Namun, Yudas Iskariot, salah seorang murid Yesus bereaksi secara berbeda. Yudas memprotes tindakan Maria sebagai suatu pemborosan, bahkan berpendapat bahwa minyak itu seharusnya dijual dan hasilnya diberikan kepada orang miskin.
Menanggapi hal itu, Yesus justru melihat isi hati Maria. Ia menerima tindakan itu sebagai ungkapan kasih yang tulus, sekaligus merasa sedih karena muridnya tidak mampu menangkap motivasi belaskasih di balik peristiwa ini. Bagi Yesus, harga minyak itu tidak sebanding dengan kasih yang sedang diungkapkan oleh Maria. Harga minyak itu pun tidak sebanding dengan apa yang akan dikenangkan oleh Maria. Tindakan tersebut menjadi tanda persiapan bagi penguburan-Nya, bagi karya penebusan-Nya. Karena itu Yesus berkata, “Orang miskin selalu ada padamu,” bukan untuk mengabaikan mereka yang miskin, tetapi untuk menegaskan bahwa momen kasih ini memiliki makna yang khusus dan tidak tergantikan.
Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, Maria yang menyeka kaki Yesus memperlihatkan pada kita bahwa mencintai itu juga ada prioritasnya, ada pilihan waktu dan tempat yang tepat. Cinta ini menjadi simbol penghormatan dan rasa syukur atas kasih Yesus yang akan menyerahkan diri-Nya. Ketika kita mencintai dan melayani orang miskin, itu pun harus berakar dari kasih kepada Yesus sendiri. Dia yang terlebih dahulu mengasihi manusia yang “miskin,” agar berbahagia bersama Allah melalui penebusan-Nya.
Semoga, hidup kita senantiasa menjadi saluran kasih Allah, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan perhatian kita, di waktu, dan di saat yang tepat. Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu. Amin. Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa maharahim, perhatikanlah misteri suci yang kami rayakan. Semoga penebusan yang Kaurencanakan untuk membatalkan hukuman kami, menghasilkan hidup kekal. Demi Kristus, ..
ATAU :
Allah Bapa mahamulia, berilah kiranya kami semangat Yesus Hamba-Mu, dan ajarilah kami berani berkurban sampai mati demi kebahagiaan sesama. Demi Kristus, …
ANTIFON KOMUNI — Mazmur 102:3
Janganlah Kaupalingkan wajah-Mu daripadaku. Bila aku sedih, dengarkanlah keluhanku, bila aku memohon, kabulkanlah doaku.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa maharahim, kunjungilah kiranya umat-Mu dan lindungilah kami, yang telah Kausucikan dalam perayaan ini. Semoga dengan bantuan-Mu kami menjunjung tinggi jaminan keselamatan ini. Demi Kristus, ..
ATAU:
Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, kekuasaan dan keluhuran-Mu tampak dengan merendahkan Yesus Hamba-Mu sampai wafat. Karena Dia, kami bersyukur dan mohon, semoga sengsara-Nya menjadi berkat bagi kami. Sebab Dialah…
Sumber https://resi.dehonian.or.id/2026/03/28/senin-30-maret-2026-hari-senin-dalam-pekan-suci/
Podcast: Play in new window | Download