Rabu, 18 Maret 2026
Sabda Kehidupan
Rabu 18 Maret 2026
Yohanes 5:17 (Yoh 5:17-30)
Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”
Mari Turut Bekerja Bersama Allah Tritunggal Mahakudus
Karya Allah yang agung dan mulia adalah penciptaan alam semesta. Dengan memandang semua ciptaan Allah, kita dapat memandang Allah yang Maha Agung dan Maha Mulia yang sedang bekerja.
Setiap pagi saat mentari terbit, Allah begitu setia menjumpai dan menemani kita, memberi hidup baru.
Allah memahkotai ciptaanNya dengan menciptakan manusia yang adalah gambaran Allah sendiri dan menghembuskan RohNya untuk hidup manusia. Olehnya manusia memancarkan terang ilahi dalam seluruh hidup dan karyanya.
Sayangnya dosa masuk ke dalam dunia oleh pekerjaan Iblis yang ingin menghancurkan ciptaan Allah. Terpujilah Allah yang tidak tinggal diam menyaksikan putra-putriNya binasa oleh dosa.
Allah kemudian merancang dan memulai karya yang lebih agung dan mulia, yakni karya keselamatan. Ia memanggil Abraham dan menciptakan umat pilihan. Namun dosa telah merasuk begitu dalam hingga umat pilihan Tuhan terus membangkang.
Tak berhenti bekerja, Allah mengutus Yesus PutraNya untuk menyempurnakan karya penebusanNya.
”Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 3:16).
Yesus terus mengerjakan keselamatan kita oleh hidup dan karyaNya yang berpuncak pada misteri Paskah, yakni sengsara, wafat dan kebangkitanNya.
Kitapun diajak ambil bagian dalam karya cintakasih Allah dengan mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akalbudi dan segenap kekuatan; dan mencintai sesama kita.
Bukan dengan tidur dan bermalas-malasan, tapi dengan bekerja dan berdoa, beriman dan bertindak.
Mari mencipta bersama Allah, mengerjakan keselamatan bersama Yesus. “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (Roma 12:11).
Biarlah melalui hidup dan karya kita semua orang tahu bahwa, “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.” (Rom 8.28)
Selamat hari Rabu. Mari terus berkarya bersama Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 18 Mar 2026
Rabu Prapaskah IV
PF S. Sirilus dari Yerusalem, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Ungu
Bait Pengantar Injil: Yoh 11:25a.26
Bacaan Injil: Yoh 5:17-30
**********
Bait Pengantar Injil
Yoh 11:25a.26
Akulah kebangkitan dan hidup, sabda Tuhan.
Setiap orang yang percaya kepada-Ku, akan hidup,
sekalipun ia sudah mati.
Bacaan Injil
Yoh 5:17-30
Seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati,
dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi,
“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”
Karena perkataan itu,
orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh Yesus,
bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat,
tetapi juga karena Ia mengatakan
bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri,
dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
Maka Yesus menjawab mereka, “Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu
dari diri-Nya sendiri,
jikalau Ia tidak melihat Bapa mengerjakannya;
sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
Sebab Bapa mengasihi Anak,
dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu
yang dikerjakan-Nya sendiri,
bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya
pekerjaan yang lebih besar lagi daripada pekerjaan-pekerjaan itu,
sehingga kamu menjadi heran.
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati
dan menghidupkannya,
demikian juga Anak menghidupkan siapa saja
yang dikehendaki-Nya.
Bapa tidak menghakimi siapa pun,
melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya
kepada Anak,
supaya semua orang menghormati Anak
sama seperti mereka menghormati Bapa.
Barangsiapa tidak menghormati Anak,
ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Aku berkata kepadamu:
Sungguh, barangsiapa mendengar perkataan-Ku
dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku,
ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum,
sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
Aku berkata kepadamu:
Sungguh, saatnya akan tiba dan sudah tiba,
bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah,
dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
Sebab sama seperti Bapak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri,
demikian juga diberikan-Nya
Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
Dan Bapa telah memberikan kuasa kepada Anak untuk menghakimi,
karena Ia adalah Anak Manusia.
Janganlah kamu heran akan hal itu,
sebab saatnya akan tiba,
bahwa semua orang yang di dalam kubur
akan mendengar suara Anak,
dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar
dan bangkit untuk hidup yang kekal,
tetapi mereka yang telah berbuat jahat
akan bangkit untuk dihukum.
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri.
Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar,
dan penghakiman-Ku adil,
sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri,
melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
ℍ
Yesus menanggapi kritik atas penyembuhan yang Ia lakukan pada hari Sabat dengan berkata, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja.” Perkataan-Nya mengungkapkan kesatuan yang mendalam antara diri-Nya dan Bapa. Hidup Yesus bukanlah tentang mempromosikan diri atau mengejar popularitas, melainkan tentang ketaatan dan kasih kepada Bapa.
Ini adalah ajakan bagi kita untuk merenungkan bagaimana kita menjalani hidup kita sendiri. Di dunia yang terobsesi dengan pengakuan dan pencapaian pribadi, Yesus mengingatkan kita bahwa martabat terbesar tidak datang dari pengakuan yang kita terima, melainkan dari melakukan kehendak Allah. Seperti Yesus, kita dipanggil untuk hidup demi kemuliaan Bapa, bukan demi diri kita sendiri. Seperti yang diingatkan Santo Paulus: “Apa pun yang kamu lakukan, baik dalam perkataan maupun perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus” (Kolose 3:17).
Yesus juga memberitahu kita hari ini bahwa Bapa telah mempercayakan-Nya untuk memberikan hidup dan menghakimi. Ia memberikan hidup kepada mereka yang mendengarkan suara-Nya dan percaya kepada-Nya. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menjadi orang-orang yang memberikan hidup. Melalui pekerjaan kita, panggilan kita, dan tindakan sehari-hari kita, kita memiliki misi untuk membawa harapan dan penghiburan kepada orang lain. Kesucian tidak hanya terjadi di gereja; namun terjadi dalam tugas-tugas biasa setiap hari, ketika kita bekerja dengan cinta dan integritas.
Akhirnya, Yesus mengingatkan kita bahwa akan ada penghakiman. Pilihan kita penting. Apakah kita hidup untuk diri sendiri, atau hidup untuk Allah? Hari ini adalah kesempatan untuk memperbarui fokus kita: bekerja bukan untuk kemasyhuran diri sendiri, melainkan untuk kemuliaan Allah; menjadi orang-orang yang memberi hidup, bukan mengambilnya.
Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk bekerja demi kemuliaan-Mu saja. Semoga hidup kami mencerminkan kasih-Mu dan memberi hidup kepada orang-orang di sekitar kami. Amin.
Selamat berkarya. Arahkan semua demi kemuliaan Allah yang lebih besar. ⒿⓁⓊ! ❤️
❤︎.
RP Joni Astanto MSC