Jumat, 27 Februari 2026
Sabda Kehidupan
Jumat 27 Februari 2026
Matius 5:23-24 (Mat 5:20-26)
”Jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.”
Berdamailah Selalu
Dalam kutipan Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa relasi kita dengan Bapa di surga tak terlepas dari relasi kita dengan orang lain. Untuk apa datang beribadah dan membawa persembahan kepada Tuhan bila hati masih penuh dengan rasa marah, dendam dan benci serta pelbagai pikiran negatif terhadap orang lain.
Menganggap semua beres padahal ada ganjalan di hati, berarti orang itu berpura-pura. Tuhan yang tahu isi hati manusia tentu saja kecewa.
Rasul Yohanes berkata, “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.” (1 Yoh 4:20).
Rekonsiliasi atau berdamai kembali dengan saudara itulah persembahan terindah untuk Tuhan. Ingatlah ketika berdoa Bapa Kami, kita telah berjanji, “ampunilah kami seperti kami-pun mengampuni yang bersalah pada kami.”
Beranilah meminta maaf dari orang yang telah kita lukai agar ada damai di hati. Jadilah pemberi pengampunan bila hati terluka dan sakit.
Cara terbaik untuk mengampuni adalah mengambil sikap seperti Yesus. Di atas kayu salib Yesus mengampuni orang-orang yang telah menganiayaNya. Ia juga meminta Bapa mengampuni mereka katanya, “Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang dilakukannya.”
Begitulah caranya kita mengerti dan mengampuni seorang anak kecil karena kita tahu dia tidak mengerti apa yang dia lakukan. Mengampuni selalu membawa damai. Allah Bapa pasti senang menerima persembahan hati kita telah berdamai lagi.
Selamat hari Jumat. Damai selalu di hati.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 27 Feb 2026
Jumat Prapaskah I
Warna Liturgi: Ungu
Bait Pengantar Injil: Yeh 18:31
Bacaan Injil: Mat 5:20-26
***********
Bait Pengantar Injil
Yeh 18:31
Buangkanlah daripadamu,
segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku, sabda Tuhan,
dan perbaharuilah hati serta rohmu.
Bacaan Injil
Mat 5:20-26
Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya,
“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar
daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi,
kalian tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.
Kalian telah mendengar
apa yang difirmankan kepada nenek moyang kita:
Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Tetapi Aku berkata kepadamu:
Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum;
barangsiapa berkata kepada saudaranya: Kafir!
harus dihadapkan ke Mahkamah Agama
dan siapa yang berkata: Jahil!
harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Sebab itu,
jika engkau mempersembahkan persembahan di atas mezbah
dan engkau teringat akan sesuatu
yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
tinggalkanlah persembahan di depan mezbah itu,
dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu,
lalu kembali untuk mempersembahkan persembahan itu.
Segeralah berdamai dengan lawanmu
selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan,
supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim,
dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya,
dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana,
sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
MURNIKAN PIKIRAN SUCIKAN HATI SEBELUM MEMOHON
Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: “Tuhan selalu suka mengambulkan doa dan permohonan kita asalkan hati dan pikiran kita disucikan dan didamaikan dengan Tuhan dan sesama.”
Firman Tuhan pagi ini menegaskan bahwa: *
“Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.” ( ayat 23 – 24 )
Pesan Ilahi untukmu pagi ini:
– Damaikan hati dan pikiranmu dengan Tuhan dan sesama;
– Naikanlah doa dan permohonan dengan hati yang penuh syukur;
– Yakinlah bahwa Tuhan pasti suka menolongmu. Inilah yang disebut iman yang kokoh.
Akhirnya berdamai dengan sesama tidak hanya menyenangkan Tuhan, melainkan membuat dirimu dapat hidup dengan tenang, aman dan damai.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )