Jumat, 23 Januari 2026
Sabda Kehidupan
Jumat 23 Januari 2026
Markus 3:14-15 (Mrk 3:13-19)
Yesus menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
Yesus Tidak Salah Pilih
Yesus memilih ke 12 rasulNya untuk menyertai Dia. Kita tahu dalam kisah Injil bagaimana sikap dan karakter mereka ketika mengikuti Yesus. Ternyata kebanyakan mereka salah mengerti tugas perutusan Yesus. Mereka bertengkar satu sama lain untuk berebut siapakah yang terbesar di antara mereka.
Pandangan mereka sempit dan cenderung salah tingkah. Berkali-kali harus ditegur karena tidak paham. Lebih parah lagi mereka lari kocar-kacir ketika Yesus ditangkap dan disalibkan. Yang paling menyedihkan, salah satu di antara mereka, Yudas Iskariot menjadi pengkhianat dan menjual Yesus. Petrus yang dianggap pemimpin para rasul begitu pengecut karena takut menderita bersama Yesus dan tega menyangkal Yesus sebagai sahabatnya.
Apakah dengan begitu Yesus telah salah memilih murid-muridNya? Mungkin di mata manusia gagal, tapi tidak di mata Tuhan.
Yesus bangkit dan mengutus Roh KudusNya menemani murid-muridNya. Hidup mereka diperbaharui dan semua yang terjadi di masa lalu mendapatkan cakrawala dan pemaknaan baru dalam terang Paskah Kristus.
Itulah sebabnya mengapa Injil ditulis dan diwartakan. Agar seluruh peristiwa hidup manusia, dilihat dalam perspektif baru yakni perspektif Allah, yang mengutus Yesus PuteraNya untuk menebus dan menyelamatkan manusia, dengan menjadi Imanuel, Allah beserta kita.
Keterbatasan manusia tidak menjadi penghalang bagi Allah untuk menyatakan kuasa kasihNya, yang melampaui segala akal. Pengkhianatan Yudas, penyangkalan Petrus, akan menjadi kisah sepanjang masa mengenai jahatnya dosa. Namun kasih dan pengampunan Allah serta penebusan dan pemulihan hidup oleh kebangkitan Yesus, telah mengalahkan dosa dan kuasa kegelapan, dan diganti terang hidup baru, hidup di dalam Yesus.
Kita semua yang mengikuti Yesus adalah orang-orang pilihan Allah. Kita dipilih Yesus dan di mata Yesus kita semua adalah mutiara yang sangat berharga.
KasihNya untuk kita mengatasi semua kelemahan dan keterbatasan kita. Hidup kita ada dalam tangan Tuhan dan oleh kuasa Allah segalanya mungkin bagi orang yang percaya pada Yesus dan berserah padaNya. Karena itu “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1 Kor 1:31).
Selamat hari Jumat. Mari selalu mengandalkan Tuhan❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 23 Jan 2026
Jumat Pekan Biasa II
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Kor 5:19
Bacaan Injil: Mrk 3:13-19
************
Bait Pengantar Injil
2Kor 5:19
Dalam diri Kristus Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya
dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.
Bacaan Injil
Mrk 3:13-19
Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
untuk menyertai Dia.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit.
Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
dan mereka pun datang kepada-Nya.
Ia menetapkan dua belas rasul untuk menyertai Dia,
untuk diutus-Nya memberitakan Injil,
dan untuk menerima dari Dia kuasa mengusir setan.
Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah:
Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,
yang keduanya Ia diberi nama Boanerges,
yang berarti anak-anak guruh;
selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas,
Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
ℍ
“Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.” (Mrk 3: 13 – 15)
Ada yang bilang kalau Nuh itu pemabuk; Yakub adalah seorang penipu; Lea istri Yakub tidak cantik; Abraham terlalu tua; Isak adalah seorang pemimpi siang hari; Yusuf adalah orang yang selalu di-bully; Gideon adalah seorang penakut; Elia ingin bunuh diri; Yunus melarikan diri; Ayub adalah seorang yang bangkrut; Yeremia adalah seorang yang cengeng; Petrus menyangkal gurunya; para murid tertidur saat Guru mereka berdoa dalam sakrat maut…. Mereka semua tidak sempurna! Jika kita merasa bahwa kita ini tidak berguna di hadapan Tuhan, ingat saja mereka.
Sabda Tuhan dalam Injil hari ini mengingatkan kita bahwa panggilan melayani Tuhan adalah sebuah anugerah. Penetapan Keduabelas Rasul, menurut Markus, seutuhnya berdasarkan pilihan atau kehendak Yesus. “Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya,” (Mrk 3: 13). Penetapan itu adalah hak prerogatif Yesus, dan Ia memilih orang-orang biasa.
Hal ini menyadarkan kita bahwa melayani Allah adalah kisah belas kasih Allah, bukan pemberian suatu privelese tertentu. Panggilan adalah inisiatif dan karunia Allah. Yesus sendiri pernah bersabda: “Bukan kamu yang memilih Aku, melainkan Aku yang memilih kamu,” (Yoh 15: 6).
Oleh sebab itu:
* Melayani Tuhan dan Gereja harus menghantar kita pada kerendahan hati.
* Melayani Tuhan dan Gereja harus dihayati dengan penuh syukur.
* Melayani Tuhan dan Gereja bukan sekadar inisiatif kita, tetapi adalah tanggapan dan tanggungjawab kita – sesuatu yang harus kita laksanakan dan hayati dengan serius.
* Melayani Tuhan dan Gereja kita laksanakan dengan keyakinan karena Tuhanlah yang ada di belakang kita.
Panggilan kita untuk menjadi pengikut Kristus adalah anugerah. Apakah kita mensyukurinya dan menghargainya dengan mejalankan tugas kita dengan baik?
Aku adalah hamba-Mu yang hina dina, ya Tuhan. Pakailah aku sesuai kehendak-Mu. Amin.
Selamat beraktivitas. Selamat merasul! ⒿⓁⓊ! ❤
❤︎.
RP Joni Astanto MSC