Rabu, 21 Januari 2026
Sabda Kehidupan
Rabu 21 Januari 2026
Peringatan St Agnes
Markus 3:3-4 (Mrk 3:1-6)
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: “Mari, berdirilah di tengah!” Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja.
Lebih Baik Bertindak Daripada Diam Dan Membiarkan
Diceritakan oleh Penginjil Markus bahwa saat Yesus masuk ke rumah ibadat pada hari Sabat, ada seorang yang lumpuh sebelah tangannya ikut beribadat di situ. Yesus tentu bisa mengetahui hal itu, karena bagi orang Yahudi, ibadah mereka disertai dengan gerakan-gerakan tubuh, antara lain mengangkat tangan.
Orang lumpuh ini tentu tak bisa mengangkat tangannya karena lumpuh. Yesus yang selalu peduli dan tergerak hati oleh belas kasihan pasti tidak tinggal diam. Tapi sayang hari itu hari Sabat. Ada larangan untuk mengadakan aktivitas lain selain ibadah, termasuk menyembuhkan orang sakit. Tapi bagi Yesus menolong orang itulah pilihanNya, apapun resikonya.
Yesus-pun meminta si lumpuh berdiri di tengah, agar semua orang tahu bahwa ia butuh pertolongan. Namun toh tidak semua orang setuju ketika Yesus memberi pilihan antara berbuat baik atau tidak. Bagi Yesus, biarlah orang Farisi melawan Dia, tapi jangan sampai si sakit terus menderita.
Yesus rela menanggung kemarahan dan kebencian mereka, asal si lumpuh disembuhkan dan dipulihkan harga dirinya, supaya ia dapat beribadah dengan gembira.
Demikian juga halnya perhatian Yesus bagi siapa saja yang butuh pertolongan. Ulurkanlah tangan padaNya. Janganlah jemu memohon pertolonganNya. Yesus pasti bertindak.
Di pihak lain, pesan Injil hari ini yang dapat dipetik ialah: beranilah selalu memilih untuk berbuat baik dan menolong orang sekalipun berada pada situasi dan pilihan yang sulit.
Lebih baik bertindak, daripada diam dan tidak berbuat apa-apa. Berani mengambil resiko demi kebaikan, lebih baik daripada diam dan membiarkan.
Dalam doa “Saya mengaku” saat misa, kita berkata “saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian…”
Banyak kali kita berdosa bukan karena perbuatan jahat, tapi karena lalai berbuat baik. Tidak peduli dan hanya membiarkan.
Selamat berbuat baik di hari baru ini. Yesus turut bekerja bersama kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 21 Jan 2026
Rabu Pekan Biasa II
PW S. Agnes, Perawan dan Martir
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: Mat 4:23
Bacaan Injil: Mrk 3:1-6
************
Bait Pengantar Injil
Mat 4:23
Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah,
dan menyembuhkan semua orang sakit.
Bacaan Injil
Mrk 3:1-6
Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,
menyelamatkan nyawa orang atau membunuhnya?
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari Sabat Yesus masuk ke rumah ibadat.
Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
Orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus,
kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat,
supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu,
“Mari, berdirilah di tengah!”
Kemudian kata-Nya kepada mereka,
“Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,
berbuat baik atau berbuat jahat,
menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?”
Tetapi mereka itu diam saja.
Yesus jengkel karena kedegilan mereka!
Dengan marah Ia memandang sekeliling,
lalu berkata kepada orang tadi,
“Ulurkanlah tanganmu!”
Ia pun mengulurkan tangannya, maka sembuhlah seketika.
Lalu keluarlah orang-orang Farisi
dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian
untuk membunuh Dia.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
JANGAN PERNAH BERHENTI BERBUAT BAIK
Kabar Baik dari Tuhan untukmu pagi ini: “Tuhan menciptakan semua orang bukan hanya sebagai orang baik tapi juga dengan kemampuan untuk berbuat baik. Maka jangan pernah berhenti berbuat baik sekalipun Anda dikelilingi bahkan diancam oleh orang-orang jahat.”
Dalam injil hari ini, :”Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja.” ( ayat 4 ) Reaksi orang-orang yang iri hati ditemukan dalam ayat 6: “Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.”
Pesan Tuhan bagimu hari ini:
– Ingat dan sadarlah bahwa Anda adalah orang baik dan banyak orang sedang menantikan untuk melihat dan merasakan kebaikanmu;
– Jangan pernah berhenti berbuat baik sekali pun iri hati bahkan ancaman diberikan kepadamu karena perbuatan baikmu;
– Teruslah berbuat baik sampai orang jahat malu dengan niat jahat mereka terhadapmu;
– Gerakanlah orang-orang di sekitarmu untuk menjadi orang baik dan terus berbuat baik.
Jika saja setiap orang memilih untuk berbuat baik maka percayalah bahwa kejahatan akan membunuh dirinya sendiri karena ia tidak menemukan lagi teman bahkan korban di sekitarnya.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )