Selasa, 04 November 2025
Sabda Kehidupan
Selasa 04 November 2025
Peringatan St Carolus Borromeus_
Lukas 14:16-18 (Luk 14:15-24)
Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.”
Temukanlah Jalan Bukan Alasan
Yesus menggambarkan hidup dalam surga sebagai sebuah perjamuan pesta. Allah mengundang semua orang untuk menikmati jamuan kasih di surga.
Sama halnya dengan undangan Tuhan untuk ikut perjamuan di gereja.
Sayang ada yang tidak menanggapi undangan tersebut dengan mencari berbagai alasan untuk tidak datang.
Alasan paling lasim adalah sibuk, tidak punya waktu. Untuk undangan ikut misa atau ibadah di gereja atau di wilayah, ada lebih banyak alasan lagi: membosankan, bikin mengantuk, tidak menarik dan sebagainya.
Pepatah mengatakan, “bila engkau sungguh-sungguh ingin melakukan sesuatu yang baik, engkau akan menemukan jalan. Bila tidak, engkau akan menemukan alasan.” Ada juga pepatah lain yang berkata, “pemenang selalu mencari jalan, pecundang selalu mencari alasan.”
Mark Zuckerberg, pendiri Facebook berkata, “Orang sukses selalu kelebihan cara, orang gagal selalu kelebihan alasan.”
Yesus adalah jalan hidup kita. Temukanlah selalu jalan dalam Yesus, itulah jalan cintakasih. Sesungguhnya semuanya datang dari cinta. Cinta akan menemukan jalan (love will find the way), dan bukan alasan.
Maka bila ada dorongan mencari alasan untuk menolak undangan Tuhan, enggan untuk hadir atau tidak mau terlibat, mari perdalam rasa cinta kepada Tuhan dan gerejaNya.
Ulurkan tangan kepada Yesus, dan berdoalah, “Ya Yesus biarlah Engkau selalu menjadi alasanku untuk datang, hadir dan terlibat. Bila ada halangan, bukakanlah jalan agar aku semakin terdorong untuk datang memenuhi undanganMu dan terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Amin.”
”St Carolus Borromeus, doakanlah kami.”
Selamat hari baru. Kita diundang Tuhan untuk terlibat dalam pekerjaan Tuhan ❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 04 Nov 2025
Selasa Pekan Biasa XXXI
PW S. Karolus Borromues, Uskup
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mat 11:28
Bacaan Injil: Luk 14:15-24
************
Bait Pengantar Injil
Mat 11:28
Datanglah kepada-Ku semua yang letih lesu dan bebeban berat.
Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian.
Bacaan Injil
Luk 14:15-24
Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk,
karena rumahku harus penuh.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi.
Sementara perjamuan berlangsung,
seorang dari tamu-tamu berkata kepada Yesus,
“Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”
Tetapi Yesus berkata kepadanya,
“Ada seorang mengadakan perjamuan besar.
Ia mengundang banyak orang.
Menjelang perjamuan dimulai,
ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan,
‘Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.’
Tetapi mereka semua minta dimaafkan.
Yang pertama berkata,
‘Aku baru membeli ladang dan harus pergi melihatnya;
aku minta dimaafkan.’
Yang lain berkata,
‘Aku baru membeli lima pasang lembu kebiri
dan aku harus pergi mencobanya;
aku minta dimaafkan.’
Yang lain lagi berkata,
‘Aku baru saja menikah,
dan karena itu aku tidak dapat datang.’
Maka kembalilah hamba itu
dan menyampaikan semua itu kepada tuannya.
Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya,
‘Pergilah segera ke segala jalan dan lorong kota
dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan cacat,
orang-orang buta dan lumpuh.’
Kemudian hamba itu melaporkan,
‘Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan.
Sekalipun demikian, masih ada tempat.’
Maka tuan itu berkata,
‘Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ, masuk,
karena rumahku harus penuh.’
Sebab Aku berkata kepadamu,
Tidak ada seorang pun dari para undangan itu
akan menikmati jamuan-Ku.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
ℍ
“Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf….. (Luk 14: 15 – 18).
Hidup kita dipenuhi dengan pelbagai macam agenda dan kesibukan. Tak jarang kita terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk istirahat, apalagi untuk berdoa. Seakan-akan hidup hanya untuk kerja, untuk mencapai ini dan itu. Kita mengejar keberhasilan ini dan itu sementara hubungan kita dengan Tuhan dan orang-orang yang kita cintai semakin memburuk dari hari ke hari. Kita kehilangan fokus. Ketika kita menjalani kehidupan yang begitu sibuk dan menegangkan, peringatan dari tuan perjamuan dalam Injil hari ini juga berlaku untuk kita, “Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”
Untuk alasan ini, kita dipanggil untuk menyediakan waktu bersahabat dengan Tuhan. Tidak cukup hanya bekerja dan disibukkan dengan kepentingan pribadi kita atau bahkan memberikan diri kita sepenuhnya kepada karier dengan mengorbankan hubungan yang dalam dengan Tuhan dan sesama. Inilah yang terjadi pada mereka yang diundang untuk pesta itu. Mereka tidak punya waktu untuk Tuhan atau untuk persekutuan.
Pertanyaan yang diajukan oleh Injil adalah soal prioritas. Apa prioritas kita dalam hidup? Excuses mereka yang diundang ke perjamuan itu adalah alasan yang sah-sah saja. Orang yang membeli tanah perlu untuk pergi dan memeriksa untuk memastikan semuanya beres. Orang yang membeli lima lembu perlu untuk memastikan bahwa lembu-lembu itu sehat dan bugar untuk bekerja di ladang. Tidak salah juga bahwa lelaki yang baru menikah menghabiskan waktu berbulanmadu bersama istrinya. Akan tetapi, undangan itu sudah dikirim sejak lama dan mereka sudah menerima undangan. Jadi seharusnya ada komitmen untuk menghadiri perjamuan itu. Alih-alih memprioritaskan komitmen yang dibuat, mereka lebih disibukkan dengan kepentingan mereka sendiri.
Jadi, Apa prioritas kita dalam hidup? Apa yang benar-benar penting? Apakah kita memberi tempat bagi Allah dan kerajaan-Nya dalam hidup kita? Jika kita tidak menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan kita, kita akan dengan mudah menggantikan Dia dengan semua hal lain yang kita lakukan dan miliki. Tanpa Tuhan, semua yang kita lakukan akan menjadi berhala yang kita sembah.
Tuhan, bantulah aku untuk melihat berbagai cara Engkau memanggilku untuk ambil bagian lebih banyak lagi dalam kehidupan-Mu yang penuh kasih karunia dan belas kasih. Tolonglah aku untuk menjadikan Engkau sebagai prioritas dalam hidupku. Amin.
Selamat beraktivitas hari ini. Jangan lewatkan undangan-Nya. ⒿⓁⓊ! ❤️
❤︎.
https://sacerdos2000.com/diundang-ke-perjamuan/
RP Joni Astanto MSC