Selasa, 21 Oktober 2025
Sabda Kehidupan
Selasa 21 Oktober 2025
Lukas 12:35 (Luk 12:35-38)
”Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.”
Memiliki Hati Sebagai Hamba
Pinggang yang tetap berikat dan pelita yang tetap menyala adalah tanda kewaspadaan, berjaga-jaga dan selalu siap sedia. Inilah keutamaan kristiani yang Yesus harapkan ada dalam diri setiap putra putri Allah, yakni sikap sebagai hamba yang selalu siap sedia melayani dengan roh yang menyala-nyala dan penuh semangat.
Kita melayani tentu saja dengan motivasi yang benar. Bukan dengan terpaksa karena disuruh, bukan juga karena mengharapkan pujian, atau karena ingin dilihat orang. Karakter adalah kebiasaan baik yang dilakukan justru ketika tak ada orang yang melihat.
Dunia selalu menggoda kita untuk santai dan menikmati hidup dengan bermalas-malasan. Orang tergoda untuk mengerjakan hanya apa yang disukai, menghindari kerja keras, tak peduli untuk terlibat apalagi memberi diri.
Sebagaimana Yesus berkarya sebagai Hamba Allah, demikian juga Ia menghendaki kitapun memiliki hati sebagai hamba yang selalu siap sedia melayani Tuhan.
Bunda Maria juga demikian. Sekalipun ia adalah ibu Tuhan, dengan penuh kerendahan hati ia berkata, “Aku ini hamba Tuhan. Terjadilah padaku menurut perkataanMu.”
”Ya Yesus, berikanlah aku hati sebagai hamba yang selalu siap sedia melayaniMu. Bantulah aku untuk waspada akan kehadiranMu dan dengan penuh gairah merindukanMu. Semoga aku Kaudapati setia melakukan perintahMu, rajin berdoa dan bekerja. Amin.”
Mari tetap semangat melayani Tuhan di hari baru yang penuh berkat ini.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 21 Okt 2025
Selasa Pekan Biasa XXIX
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Luk 21:36
Bacaan Injil: Luk 12:35-38
************
Bait Pengantar Injil
Luk 21:36
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa,
agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.
Bacaan Injil
Luk 12:35-38
Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang berjaga.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
Hendaklah kalian seperti orang yang menanti-nantikan tuannya
pulang dari pesta nikah,
supaya jika tuannya datang dan mengetuk pintu,
segera dapat dibukakan pintu.
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya sedang berjaga ketika ia datang.
Aku berkata kepadamu,
Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya
dan mempersilahkan mereka duduk makan,
dan ia akan datang melayani mereka.
Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari,
dan mendapati mereka berlaku demikian,
maka berbahagialah para hamba itu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
BERJAGA-JAGA DAN WASPADALAH SELALU dengan BERDOA DAN BEKERJA (ORA ET LABORA)!!!
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Kewaspadaan
“Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Hendaklah KAMU seperti ORANG2 yang menanti2kan TUANNYA yang pulang dari perkawinan, sehingga IA datang dan mengetuk pintu, SEGERA dibuka pintu BAGINYA. Berbahagialah hamba-hamba (saya, anda) yg didapati tuannya BERJAGA2 ketika ia datang”, kata Yesus dalam Injil hari ini (Luk 12:35-37).
Hidup ini adalah anugerah. TUHANLAH yang menganugerahkannya utk saya, anda, kendati saya, anda tidak memintanya. Tuhan menganugerahkannya karena Dia mencintai saya, anda. Ini perlu saya, anda sadari.
Sebagai tanda syukur atas anugerah hidup itu, maka saya, anda HARUS MENJALANI HARI-HARI HIDUP INI DENGAN BAIK DAN BENAR SERTA BERTANGGUNGJAWAB.
Bertanggungjawab atas hidup berarti saya, anda tidak mengabaikan anugerah Tuhan itu. Berarti juga saya, anda SELALU MEMILIH dan MELAKUKAN YG BAIK DAN BENAR serta selalu DEKAT DENGAN TUHAN yg menjadi sumber hidup saya, anda.
Seringkali saya, anda lupa bahwa TANPA TUHAN tidak mungkin saya, anda ADA dan BERBUAT APA2. Saat saya, anda lupa atau tidak sadar akan hal itu, maka saya, anda menjalani hidup ini berdasarkan keinginan saya, anda saja. Dosa, kejahatan dan KEINGINAN TIDAK TERATUR, ketidakadilan akan muncul ketika manusia melepaskan dirinya dari Tuhan Sang Penciptanya. Karena saat itu yang memimpin manusia adalah ambisinya sendiri, bukan Tuhan sendiri.
Pada saatnya nanti Tuhan akan datang dan mengambil hidup saya, anda dan kapan saatnya itu, saya, anda tidak ketahui. Maka sikap yg PAS/TEPAT dan BIJAKSANA dalam menantikan kedatangan Tuhan itu adalah BERJAGA-JAGA DAN BERWASPADA: BERTANGGUNGJAWAB ATAS HIDUP SAYA, ANDA; menjalani hidup ini dg SADAR, baik dan benar dan bertanggungjawab; hidup penuh cintakasih kp Tuhan dan sesama dan diri sendiri. Singkatnya, saya, anda jalani/mengisi HARI-HARI hidup ini dengan selalui berjaga-jaga dengan BERDOA dan BEKERJA. Berdoalah dan bekerjalah! Ora et labora! Menjaga dan melaksanan keseimbangan antara hidup DOA dan KERJA itu! Ada waktu utk berdoa, ada waktu utk bekerja. Ada hari Minggu/Hari2 Raya dan Hari yang disamakan dengan hari Minggu) utk wajib berdoa (bukan sesuai selera saya, anda, bukan fakultatip), ada unsur kebersamaannya di sana (bukan urus masing2) dan dilaksanakan bersama di tempat ibadat bersama, bukan di rumah masing2. Ada hari Senin-Sabtu untuk bekerja apa saja yang baik dan benar sesuai dgn kemampuan, bakat, tugas dan tanggungjawab hidup yang telah diberikan Tuhan kepada saya, anda (bukan menganggur). Hanya mereka inilah yang berbahagia! Dan saya, anda???? “Berbahagialah hamba2 yg didapati tuannya berjaga2 ketika ia datang”. Bunda Maria selalu berjaga2 dg selalu menjaga keseimbangan antara kehidupan doa dan kerja. Selamat berjaga-jaga dan berwaspada: dengan ora et labora!!
Semoga berkat doa Bunda Maria dan St. Yosef, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu berjaga-jaga dan berwaspada, ora et labora dalam menjalani dan mengisi hari- hari hidup ini. Amin.