Kamis, 16 Oktober 2025
Sabda Kehidupan
Kamis 16 Oktober 2025
Hari Pangan Sedunia
Lukas 11:52 (Luk 11:47-54)
”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.”
Mari Menjadi Ahli Yang Penuh Tanggungjawab
Yesus menggunakan contoh atau perumpamaan yang sangat kena saat Ia menegur para ahli kitab Taurat. Coba bayangkan ada seorang yang diberi kepercayaan memegang kunci perpustakaan tapi ia sendiri tidak masuk ke dalamnya. Ia hanya tahu ada banyak buku di dalamnya. Ia mungkin tahu para penulis buku tersebut. Ia juga tahu cover buku tersebut. Tapi ia sendiri tidak pernah mendalami apa yang ditulis dalam buku-buku tersebut. Tapi ia merasa yang paling tahu dan ahli. Sementara orang lain yang ingin masuk untuk membaca dan mendalami isi buku-buku yang ada di dalam perpustakaan itu tidak diijinkan masuk!
Tapi ketika Yesus menegur para ahli Taurat, bukannya sadar akan kesalahan dan kemunafikannya, mereka malah merencanakan untuk menyingkirkan Yesus bahkan ingin membunuh Dia.
Teguran Yesus terus berlaku kapan saja dan di mana saja, kepada siapa saja. Bila itu berlaku untuk kita, jangan sampai ketika diberi kepercayaan untuk suatu tugas atau jabatan tertentu, bukannya mendalami tugas yang diberikan dan belajar lebih dalam agar dapat semakin kompeten dan ahli menjalankan pelayanan ini dengan maksimal dan bertanggung jawab, kita malah menjadi batu sandungan dan penghalang bagi orang lain yang harusnya kita layani.
Misalnya seorang guru atau siapa saja yang sejak tamat pendidikan tidak pernah mengembangkan ilmunya untuk meningkatkan pelayanannya.
Atau sebaliknya seorang menjadi sangat ahli dan kompeten tapi tidak mau berbagi atau membantu orang lain untuk mendapatkan manfaatnya. Hanya memanfaatkan keahliannya untuk diri sendiri atau menggunakannya untuk mengecilkan orang lain.
Jadilah diri kita yang terbaik untuk memberi pelayanan yang terbaik.
”Ya Yesus, sering kami menjadi seperti para ahli Taurat dan orang Farisi. Merasa diri paling benar dengan mempersalahkan orang lain, merasa diri paling tinggi dengan merendahkan orang lain, merasa diri lebih mulia dengan menghina orang lain, merasa diri lebih hebat dengan mengecilkan orang lain. Ampunilah kami ya Tuhan. Bawalah kami pada pertobatan, dan bantulah kami dengan Roh KudusMu untuk selalu terdorong mendalami bidang tugas dan perutusan kami, agar dapat melayani dengan maksimal. Amin.”
Selamat Hari Kamis, Tuhan Yesus menyemangati kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 16 Okt 2025
Kamis Pekan Biasa XXVIII
PF S. Margareta Maria Alacoque, Perawan
PF S. Hedwig, Biarawati
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6
Bacaan Injil: Luk 11:47-54
**********
Bait Pengantar Injil
Yoh 14:6
Akulah jalan, kebenaran dan hidup;
hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa.
Bacaan Injil
Luk 11:47-54
Darah para nabi, mulai dari Habel sampai kepada Zakharia, akan dituntut.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa,
tatkala duduk makan di rumah seorang Farisi, Yesus berkata,
“Celakalah kalian, sebab kalian membangun makam bagi para nabi,
padahal nenek moyangmulah yang telah membunuh mereka.
Dengan demikian kalian mengakui,
bahwa kalian membenarkan perbuatan nenek moyangmu,
sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu
dan kalian membangun makamnya.
Sebab itu hikmat Allah berkata,
‘Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul.
Tetapi separuh dari antara para nabi dan para rasul itu
akan mereka bunuh dan mereka aniaya.
Maka dari angkatan ini akan dituntut darah semua nabi
yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan,
mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia
yang telah dibunuh di antara mezbah dan rumah Allah.’
Bahkan Aku berkata kepadamu,
‘Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.’
Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat,
sebab kalian telah mengambil kunci pengetahuan.
Kalian sendiri tidak masuk ke dalamnya,
tetapi orang yang berusaha masuk kalian halang-halangi.”
Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu,
para ahli Taurat dan orang Farisi terus-menerus mengintai,
dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal.
Dengan itu mereka berusaha memancing-Nya,
supaya mereka dapat menangkap-Nya
berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI, TANIMBAR
JANGAN MENCELAKAKAN ORANG LAIN
Kabar Baik dari Tuhan pagi untukmu: “Tuhan memberimu karunia untuk mencintai dan mendukung sesama demi menggapai kebaikan bukan mencelakakan mereka.”
Dalam injil hari ini Yesus mengingatkan kita: “Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal. Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.” ( ayat 53 – 54 )
Pesan suci hari ini bagimu:
– Hargailah orang lain yang memiliki talenta dan kemampuan;
– Dukungan semua orang baik dengan perbuatan mereka demi kebaikan banyak orang
– Jangan iri hati lalu mencelakakan orang lain
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )