Minggu, 13 Juli 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 13 Juli 2025
Hari Minggu Biasa XV
Lukas 10:36-37* (Luk 10:25-37)
”Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
Tergerak Hati Oleh Belaskasihan
Ketika Yesus ditanya oleh seorang ahli Taurat, “siapakah sesamaku” Yesus tidak menjawab dengan sebuah pernyataan atau definisi mengenai sesama melainkan menceritakan kisah mengenai seorang Samaria yang baik hati.
Padahal, bagi orang Yahudi, orang Samaria, tidak dianggap sebagai sesama. Maka kisah Yesus mengenai orang Samaria yang baik hati merupakan kritik Yesus bagi orang Yahudi yang pilih kasih dan diskriminatif.
Bagi Yesus, sesama bukan diukur dari iman yang sama. Bukan juga dari suku bangsa yang sama, atau orang yang derajatnya sama atau lebih tinggi.
Perikemanusiaan itulah dasarnya. Orang Samaria yang baik hati menjadi contoh dan teladan belaskasih. Ia tergerak hati oleh belaskasihan. Inilah Hati Yesus sendiri yang selalu tergerak hati oleh belaskasihan.
Kata “tergerak hati” yang dipakai oleh para penginjil, diterjemahkan dari bahasa Yunani: ”Splagchnizomai” yang artinya ‘kepekaan nurani untuk segera bertindak.’ Gerakan hati ini selalu disertai reaksi tubuh seperti sakit perut. Maksudnya, bila tidak segera dilaksanakan maka organ tubuh di bagian perut akan bereaksi dan menimbulkan rasa sakit. Seperti halnya orang yang terdesak untuk ‘ke belakang’ atau orang yang sangat lapar. Bila tidak diisi atau dikosongkan orang akan sakit perut.
Jadi bila orang didorong oleh cinta yang kuat, sama kuatnya dengan dorongan perut yang harus diisi atau harus dikosongkan, itulah tandanya bahwa ia sungguh mencintai. Ia tidak akan berlambat dan segera bertindak. Kalau tidak ia akan sakit perut.
Semoga hati kita selalu tergerak oleh belaskasihan, dan semoga kita selalu dapat melihat wajah Yesus dalam diri setiap orang dan mau peduli.
”Ya Yesus, jadikanlah hati kami seperti hatiMu.”
Selamat Hari Minggu. Mari menjadi sesama bagi siapa saja.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 13 Jul 2025
Minggu Pekan Biasa XV
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:63c.68c
Bacaan Injil: Luk 10:25-37
***********
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:63c.68c
Tuhan, sabda-Mu adalah roh dan kehidupan.
Sabda-Mu adalah sabda hidup yang kekal.
Bacaan Injil
Luk 10:25-37
Siapakah sesamaku?
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa
seorang ahli Taurat berdiri hendak mencobai Yesus,
katanya, “Guru, apakah yang harus kulakukan
untuk memperoleh hidup yang kekal?”
Jawab Yesus kepadanya,
“Apa yang tertulis dalam hukum Taurat?
Apa yang kaubaca di sana?”
Jawab orang itu,
“Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu;
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Kata Yesus kepadanya,
“Jawabmu itu benar!
Perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”
Tetapi untuk membenarkan dirinya,
orang itu berkata kepada Yesus,
“Dan siapakah sesamaku manusia?”
Jawab Yesus,
“Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho.
Ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun
yang bukan saja merampoknya habis-habisan,
tetapi juga memukulinya,
dan sesudah itu meninggalkannya setengah mati.
Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu.
Ia melihat orang itu,
tetapi melewatinya dari seberang jalan.
Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu.
Ketika melihat orang itu,
ia melewatinya dari seberang jalan.
Lalu datanglah ke tempat itu seorang Samaria
yang sedang dalam perjalanan.
Ketika ia melihat orang itu,
tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya,
sesudah menyiraminya dengan minyak dan anggur.
Kemudian
ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri,
lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Keesokan harinya
ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu,
katanya, ‘Rawatlah dia, dan jika kaubelanjakan lebih dari ini,
aku akan menggantinya waktu aku kembali.”
Menurut pendapatmu
siapakah di antara ketiga orang ini
adalah sesama manusia
dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
Jawab ahli Taurat itu,
“Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.”
Kata Yesus kepadanya,
“Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
INTISARI FIRMAN TUHAN DARI KOTA DOBO, BUMI JARGARIA KEPULAUAN ARU
DALAMI IMAN, KUATKAN RELASI, DAN PERBANYAK PERBUATAN BAIKMU
Firman Tuhan hari ini menawarkan beberapa butir permenungan dan penguatan iman, yakni: “
1) Perdalam dan kuatkan imanmu kepada Tuhan. Firman-Nya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu.” ( ayat 27a )
2) Kuatkan relasi dengan sesamamu. Firman-Nya:”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”( ayat 27b )
3) Perbanyak perbuatan baik. Firman-Nya. Firman-Nya: “Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.”( ayat 33 dan 34 )
4) Yang akan Anda terima dari Tuhan? Firman-Nya: “Perbuatlah ketiga hal di atas, maka engkau akan memperoleh hidup kekal.”( bdk. ayat 28 )
5) Kesimpulannya:
– Ajaran Agama memberikan kepada kita dasar dan kekuatan iman, tapi perbuatan baik dan relasi yang harmonis dengan sesamalah yang membuat kita menyala terus ( menjadi pelita ) menyinari dunia ini;
– Jika karena ajaran agamamu Anda semakin mencintai Tuhan dan sesama maka Anda sedang berada di jalan Tuhan. Sebaliknya jika karena ayat-ayat dan ajaran para tokoh agamamu, Anda semakin membenci sesama manusia, maka itu pasti berasal dari iblis;
– Anda punya hak untuk memilih berpihak dan tetap bersama dengan Tuhan atau membiarkan dirimu, otak dan perbuatanmu dikuasai oleh iblis;
– Pilihanmu menentukan kualitas iman dan agamamu
Selamat berhari minggu untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )