Senin, 07 Juli 2025
Sabda Kehidupan
Senin 07 Juli 2025
_*Matius 9:21 (Mat 9:18-26)
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Menjamah Yesus Dengan Iman Dan Doa
Kisah Injil hari ini adalah tentang 2 mujizat yang dilakukan Yesus secara berurutan. Pertama penyembuhan seorang wanita yang sudah 12 tahun menderita sakit pendarahan, dan yang ke dua, Yesus membangkitkan anak perempuan kepala rumah ibadat yang telah meninggal.
Dua mujizat ini kiranya menguatkan iman kita bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa atas hidup dan mati kita. Ia sanggup menyembuhkan orang yang sakit dan membangkitkan orang mati. Kuasa kasih Yesus ini memberi kita harapan dan keberanian untuk datang memohon kepadaNya karena kita percaya Yesus sanggup memulihkan hidup kita.
Jangan biarkan keraguan di hati, menghentikan doa-doa kita dan harapan kita akan kesembuhan ilahi. Iman dan doa kita pasti memyentuh hati Yesus untuk mengalirkan rahmat ilahi yang menjadi sumber hidup dan kesembuhan kita.
Di segala waktu, baik dalam suka maupun duka kita datang dengan hati bersyukur. Kalaupun Tuhan menghendaki bahwa sakit dan derita kita masih menjadi bagian dari hidup kita, ingatlah derita Yesus, sengsara bahkan kematianNya, adalah tanda solidaritasNya dengan derita kita. Mengambil bagian dalam sengsara Yesus kiranya menjadi kekuatan dan penghiburan bagi kita untuk bertahan.
Bukannya Tuhan tidak mencintai kita, tapi Ia juga turut mengalami dan merasakan susah dan derita kita. Bertahanlah dengan tabah. KepadaNya kita berserah dan percaya, “Tak ada sesuatupun yang dapat memisahkan kita dari cinta Kristus.” (Rom 8:39).
Selamat Hari Senin. Sentuhlah selalu hati Yesus dengan iman dan doa kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 07 Jul 2025
Senin Pekan Biasa XIV
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Tim 1:10b
Bacaan Injil: Mat 9:18-26
************
Bait Pengantar Injil
2Tim 1:10b
Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut
dan menerangi hidup dengan Injil.
Bacaan Injil
Mat 9:18-26
Anakku baru saja meninggal; tetapi datanglah, maka ia akan hidup
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa
datanglah kepada Yesus seorang kepala rumah ibadat.
Ia menyembah Dia dan berkata, ”
Anakku perempuan baru saja meninggal,
tetapi datanglah, letakkanlah tangan-Mu atasnya,
maka ia akan hidup.”
Lalu Yesus pun bangun,
dan bersama murid-murid-Nya mengikuti orang itu.
Pada waktu itu
seorang wanita yang sudah dua belas tahun lamanya
menderita pendarahan
maju mendekati Yesus dari belakang
dan menjamah jumbai jubah-Nya.
Karena katanya dalam hati,
“Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata,
“Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku,
imanmu telah menyelamatkan dikau.”
Maka sejak saat itu juga sembuhlah wanita itu.
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu,
dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak yang ribut,
berkatalah Ia, “Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.”
Tetapi mereka menertawakan Dia.
Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk.
Dipegangnya tangan si anak, lalu bangkitlah anak itu.
Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah.
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
DOAMU MAMPU MENGGERAKKAN HATI YESUS UNTUK MELAKUKAN MUJIZAT
“Jangan pernah bosan atau berhenti berdoa karena setiap kali lututmu bertekuk, mulutmu mengucapkan dan jiwamu berbisik kepada Tuhan Yesus tentang keperluanmu maka hati-Nya pasti tergerak oleh belas kasihan untuk menolongmu sesuai waktu dan kehendak-Nya.”
1) Ucapkanlah kebutuhanmu kepada Tuhan dalam doamu. Inilah yang dilakukan oleh kepala rumah ibadat seperti dalam Injil hari ini: “Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.” ( ayat 18 )
2) Doamu mampu menggerakkan hati Yesus sehingga melangkah mendekatimu. Buktinya dalam Injil: “Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.”( ayat 19 )
3) Yesus menolongmu sesuai waktu dan kehendak-Nya. Terbukti dalam Injil hari ini: “Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.” ( ayat 25 )
Kesimpulannya: Jika dulu Yesus telah melakukan mujizat penyembuhan bagi si wanita yang sakit pendarahan; Jika dulu Ia telah membangkitkan anak dari kepala rumah ibadat, maka Ia juga sangat mampu melakukan mujizat apa pun sesuai kebutuhanmu asalkan engkau tak bosan memintanya dalam doa-doamu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )