Kamis, 03 Juli 2025
Sabda Kehidupan
Kamis 03 Juli 2025
Pesta St Tomas Rasul
Yoh 20:28-29 (Yoh 20:24-29)
Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepada Tomas: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
Belajar dari Tomas
Hari ini kita merayakan pesta St Tomas, Rasul Yesus yang terkenal karena ragu. Tomas mewakili orang-orang yang ragu untuk percaya sebelum melihat bukti. Sekalipun kita sering menertawakan sikap orang yang sangsi dan tidak percaya seperti Tomas ini, namun kita harus mengakui bahwa bersikap kritis terhadap informasi yang kita terima sungguh perlu.
Apalagi di era yang disebut “post-truth” (pasca-kebenaran) sekarang ini, di mana orang cenderung menempatkan kebenaran sebagai nomor dua. Yang utama adalah sensasi, heboh, hebat. Oleh karena itu, begitu banyak kebohongan menyamar menjadi kebenaran. Hoax atau berita bohong menyebar ke mana-mana karena orang tidak peduli untuk mengecek apakah benar atau tidak informasi itu. Untuk itu sikap kritis dan keinginan untuk mencari kebenaran sangatlah perlu.
Akan tetapi kita tetap mesti membuka ruang yang selebar-lebarnya untuk percaya sebelum melihat. Itulah ruang hati kita untuk Tuhan, ruang iman. Dalam hal ini kita tidak mengandalkan penglihatan atau indra kita, tapi pada iman kita akan Tuhan yang selalu ada untuk kita, sekalipun tak kelihatan.
Sama seperti kita percaya bahwa bintang tetap ada di langit dan tetap bersinar di siang hari sekalipun tak kelihatan. Atau kita yakin matahari tetap bersinar sepanjang hari hanya saja pada malam hari ia berada di sisi lain bumi kita.
Yesus mengerti keterbatasan Tomas dan kita semua dalam hal percaya padaNya. Ia datang lagi dan menyapa Tomas. Yesus tidak menyalahkan Tomas, tapi memberi dia kesempatan untuk percaya. Dengan penuh kerendahan hati Tomas berserah diri dan percaya sepenuhnya pada Yesus seraya berseru, “Ya Tuhanku dan Allahku.” (Ayat 28).
Biarlah seruan Tomas menjadi seruan kita setiap saat kepada Yesus. “Ya Yesus, Engkaulah Tuhanku dan Allahku. Ampunilah aku yang kurang percaya ini. Tambahkanlah selalu iman kami. Amin.”
Selamat hari baru. Tetaplah kritis, tanpa pernah meragukan cinta Kristus pada kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 03 Jul 2025
Kamis Pekan Biasa XIII
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: Yoh 20:29
Bacaan Injil: Yoh 20:24-29
*************
Bait Pengantar Injil
Yoh 20:29
Yesus berkata,
“Hai Tomas, karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
Bacaan Injil
Yoh 20:24-29
Ya Tuhanku dan Allahku.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Pada hari Minggu Paskah,
ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya,
Tomas, seorang dari kedua belas murid,
yang juga disebut Didimus,
tidak ada bersama-sama mereka.
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya,
“Kami telah melihat Tuhan!”
Tetapi Tomas berkata kepada mereka,
“Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya,
dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu
dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya,
aku sama sekali tidak akan percaya.”
Delapan hari kemudian
murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu,
dan Tomas bersama-sama dengan mereka.
Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang.
Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,
“Damai sejahtera bagimu!”
Kemudian Ia berkata kepada Tomas,
“Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku,
ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku,
dan jangan engkau tidak percaya lagi,
melainkan percayalah.”
Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!”
Kata Yesus kepadanya,
“Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya.
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
ℍ
“Yesus berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Yoh 20: 27 – 28)
Setiap kali kita merayakan Pesta Santo Tomas kita diingatkan bahwa iman bukanlah dongeng. Iman lahir dari luka-luka yang nyata — luka-luka Kristus dan luka-luka kita sendiri. Thomas tidak berada di tengah komunitas ketika Yesus pertama kali menampakkan diri. Ia mengalami kekecewaan, keraguan, mungkin bahkan kemarahan. Namun ketika ia kembali, Yesus tidak menegurnya. Ia hanya berkata: “Taruhlah jarimu di sini… janganlah ragu, tetapi percayalah.”
Perhatikan di mana Yesus menempatkan Thomas: ia ditempatkan kembali di tengah komunitas, di Ruang Atas, tempat ketakutan dan doa bercampur. Seolah-olah Ia berkata kepada kita: “Jika kamu ingin bertemu Aku, tinggallah bersama saudara-saudaramu. Jangan mencari di tempat lain, jangan pergi. Jangan melarikan diri. Luka-luka-Ku ditemukan di dalam komunitas.” Hari ini, Tuhan berkata hal yang sama kepada kita: Tinggallah. Berdoalah bersama, berbagilah roti bersama, berbagilah ketakutan dan kecemasan bersama. Di situlah kamu akan menemukan kehadiran-Ku yang hidup.
Di mana kita menyentuh luka-luka ini sekarang? Paus Fransiskus mengingatkan kita: pada diri mereka yang menderita — yang lapar, yang dipenjara, yang kecanduan, yang terlupakan. Ketika kamu mendekati mereka dengan belas kasih, kamu meletakkan tanganmu di lambung Kristus. Dan seperti Thomas, kamu berpindah dari keraguan ke penyembahan: “Ya Tuhanku dan Allahku!”
Mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing: Ketika cobaan datang, apakah aku mengisolasi diri, atau apakah aku kembali ke komunitas? Ketika aku mencari Yang Bangkit, apakah aku mengejar tanda-tanda luar biasa, ataukah aku melihat ke hal-hal biasa: perayaan Ekaristi, orang miskin, orang yang menderita, saudara-saudari yang diberikan Allah kepadaku?
Luka-luka Kristus masih terbuka, saluran cinta dan belas kasih. Semoga kita menjadi Gereja dengan pintu terbuka, tangan terbuka, hati terbuka, sehingga semua yang terluka oleh hidup dapat menemukan dalam diri kita kelembutan Allah.
Ya Allah yang hidup, mata kami belum melihat Putra-Mu Yesus Kristus dan jari-jari kami belum menyentuh luka-luka-Nya, namun kami telah berkumpul dalam nama-Nya. Jadikan iman kami kepada-Nya semakin dalam dan teguh. Santo Tomas, doakan kami. Amin.
Selamat Pesta St. Tomas. Temukan luka-luka Yesus! ⒿⓁⓊ! ❤️
https://heypasjon.com/sentuhlah-luka-luka-itu-temukan-dia-yang-bangkit/
RP Joni Astanto MSC