Rabu, 02 Juli 2025
Sabda Kehidupan
Rabu 02 Juli 2025
Matius 8:34 (Mat 8:28-34)
Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Janganlah Berhitung Untung Rugi Dengan Tuhan
Dikisahkan oleh penginjil Matius bahwa Yesus baru saja menyembuhkan 2 orang yang kerasukan setan di daerah Gadara. Tidak main-main, ada ribuan roh jahat yang diam dalam diri mereka. Mereka ini tinggal di pekuburan dan menjadi ancaman serta gangguan bagi penduduk sekitar.
Yesus mengusir ribuan setan yang merasuk diri mereka dan memulihkan hidup mereka yang dianggap sudah mati dan sama sekali tak berguna. Mereka dapat memulai hidup baru sebagai manusia, dan kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Akan tetapi bukannya bersyukur atas perbuatan besar Allah di tengah mereka, penduduk Gadara malah menolak dan mengusir Yesus. Mereka merasa dirugikan oleh kehadiran Yesus yang mengancam mata pencaharian mereka yang sesungguhnya tidak halal. Mereka sebenarnya adalah orang Israel yang memelihara babi untuk dijual pada orang bukan Israel.
Jangan sampai perhitungan ekonomis untung-rugi mewarnai relasi kita dengan Tuhan. Orang merasa tidak ada untungnya bekerja buat Tuhan. Membuang-buang waktu saja.
Sering orang baru menyadari, ketika ternyata uang tak lagi berguna untuk membeli kesehatan atau saat rumah yang megah tak menjamin orang bisa tidur nyenyak atau menikmati kerukunan dan kedamaian hati para penghuninya, barulah orang berteriak, Tuhan…Tuhan tolong kami, tinggallah bersama kami!
Biarlah seperti Paulus, dengan penuh iman kita berkata, “segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.” (Fil 3:8a).
Selamat hari Rabu. Tuhan Yesus memberi kita hidup baru.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 02 Jul 2025
Rabu Pekan Biasa XIII
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Yak 1:18
Bacaan Injil: Mat 8:28-34
*************
Bait Pengantar Injil
Yak 1:18
Atas kehendak-Nya sendiri
Allah telah menciptakan kita dengan kebenaran,
agar kita menjadi yang pertama dari ciptaan-Nya.
Bacaan Injil
Mat 8:28-34
Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada suatu hari Yesus menyeberang danau Genesaret
dan tiba di daerah orang Gadara.
Maka datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan,
menemui Dia.
Mereka itu sangat berbahaya,
sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu.
Dan mereka itu pun berteriak, katanya,
“Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah?
Adakah Engkau ke mari
untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi
sedang mencari makan.
Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya,
“Jika Engkau mengusir kami,
suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”
Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah!”
Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu.
Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang
ke dalam danau,
dan mati di dalam air.
Para penjaga babi lari,
dan setibanya di kota, mereka menceritakan segala sesuatu,
juga tentang dua orang yang kerasukan itu.
Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus
dan setelah mereka berjumpa dengan Dia,
mereka mendesak supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Demikianlah sabda Tuhan.
**************
ℍ
“Keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka,” (Mat 8: 34).
Bacaan Injil hari ini menarik. Yesus masuk di wilayah Gadara, sebelah timur danau Galilea. Dua orang kerasukan roh-roh jahat keluar dari pekuburan menemui Yesus. Roh-roh jahat itu mengenali siapa Yesus. Mereka tahu kuasa-Nya. Roh-roh jahat itu meminta agar mereka tidak diusir dari wilayah itu, tetapi pindah kepada kawanan babi yang ada di situ. Menjawab permintaan mereka itu, Yesus berkata, “Pergilah!” Maka pergilah roh-roh jahat itu masuk ke dalam babi-babi dan menyebabkan babi-babi itu terjun dari tepi jurang dan mati di dalam danau. Kuasa Yesus sungguh luar biasa! Hanya dengan sepatah kata, Ia membungkam setan, menenangkan badai, dan membangkitkan orang mati.
Namun amat mengherankan bahwa penduduk kota yang mendengar tentang mujizat itu tidak menerima kehadiran Yesus. Mereka menemui-Nya dan meminta-Nya pergi. Mengapa? Mungkin mereka takut. Atau merasa rugi kehilangan babi-babi itu yang bagi mereka lebih berharga bagi daripada kebebasan dua orang yang menderita itu dari cengkeraman roh jahat.
Sebaliknya, kita ingat sebuah peristiwa yang lain, ketika Yesus berjumpa seorang perempuan di sumur Yakub (Yoh 4: 4 – 26). Perjumpaanya dengan Yesus membuatnya membawa seluruh penduduk desanya kepada-Nya. Kesaksian kita penting. Kesaksian seperti apa yang kita berikan ketika kita berbicara tentang Yesus?
Ini adalah kenyataan yang kita jumpai dalam hidup kita. Tidak semua orang yang melihat, mengetahui, berjumpa dengan Yesus mengikuti-Nya. Dan hal ini masih berlaku hingga saat ini. Melihat dan mengetahui tidak sama dengan percaya. Keinginan kita untuk mengikuti Kristus, seberapa pun tidak sempurnanya, sudah merupakan anugerah dari Allah. Seperti yang diingatkan oleh St. Paulus, “Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” (Fil 2:13).
Mari kita bersyukur kepada Tuhan atas anugerah untuk menginginkan-Nya. Mari kita mohon Roh Kudus untuk memperbarui cinta kita kepada Yesus, dan jangan pernah menganggap remeh anugerah iman.
Tuhan, syukur kepada-Mu atas anugerah iman kami. Semoga cinta kami kepada-Mu semakin bertambah. Semoga kami semakin berakar dan di bangun dalam Dikau dan semakin teguh dalam iman.
Selamat beraktivitas hari ini. Semakin berakar dalam Kristus! ⒿⓁⓊ! ❤️
https://heypasjon.com/anugerah-untuk-mengenal-dan-mengikuti-yesus/
RP Joni Astanto MSC