Minggu, 15 Juni 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 15 Juni 2025
Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Yohanes 16:13a, 14-15 (Yoh 16:12-15)
”Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”
Agungnya Misteri Allah Tritunggal Mahakudus
Seminggu sesudah Hari Raya Pentakosta, Gereja mengajak kita untuk merayakan hari yang sungguh agung dan mulia, Hari Raya Tritunggal Mahakudus.
Misteri Allah Tritunggal Mahakudus adalah pewahyuan diri Allah yang Esa dalam Tiga Pribadi Ilahi, yang menyatu erat dalam ikatan cinta yang tak terperikan keagungan dan kemuliaannya.
Betapa istimewanya kita makhluk ciptaan, ketika Yesus mewahyukan kepada kita hakekat Allah Bapa – Allah Putra – Allah Roh Kudus, Pencipta langit dan bumi, Penguasa alam semesta, Penguasa segala waktu, Allah yang dahsyat dan perkasa, adalah Bapa kita, adalah Saudara kita, adalah Roh yang menyatu dalam cinta yang mesra dengan jiwa dan raga kita, hidup dan karya kita.
Semua yang ada pada Bapa, diberikan pada Yesus, dan oleh Roh KudusNya dianugerahkan Yesus pada kita. Itulah hidup ilahi yang kita terima saat pembaptisan, pada waktu kita diangkat menjadi anak-anak Allah.
Kita erat menyatu dalam cinta Allah, yang menghendaki kita mengalami semua kekayaan rahmat Allah yang tampak nyata dalam diri Yesus yang menjadi sama dengan kita sebagai manusia. Hidup Yesus menjadi hidup kita, kuasa Roh Kudus tinggal dalam diri kita, dan kita menjadi begitu berharga di mata Allah.
Sebagai ciptaan yang hina dan papa, kita tak pantas berdiri di hadirat Allah. Namun oleh kasihNya, Ia mengangkat kita menjadi anakNya, dan menyatukan kita dalam ikatan cinta Allah Tritunggal Mahakudus.
”Bapa surgawi, sungguh agung dan mulia kasihMu untuk kami ciptaanMu, putra-putriMu. Engkau yang begitu tinggi dan jauh, mau datang tinggal bersama kami, berjalan bersama kami di dalam Yesus yang setia menemani kami. Rangkul kami selalu dalam pelukan kasihMu agar jiwa dan roh kami, hidup dan karya kami selalu menjadi tanda kehadiranMu. Tuntun kami dalam terang Roh KudusMu, hingga kami tiba di rumah Bapa di surga.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.”
Apapun yang kita lakukan marilah selalu kita lakukan di dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
Selamat berbahagia merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 14 Jun 2025
Sabtu Pekan Biasa X
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: MZM 119:36a.29b
Bacaan Injil: Mat 5:33-37
**************
Bait Pengantar Injil
MZM 119:36a.29b
Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu,
dan karuniakanlah hukum-Mu kepadaku.
Bacaan Injil
Mat 5:33-37
Aku berkata kepadamu, jangan sekali-kali bersumpah.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata,
“Kalian telah mendengar
apa yang disabdakan kepada nenek moyang kita,
‘Jangan bersumpah palsu,
melainkan peganglah sumpahmu di hadapan Tuhan.’
Tetapi Aku berkata kepadamu,
‘Jangan sekali-kali bersumpah,
baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya,
ataupun demi Yerusalem,
karena Yerusalem adalah kota Raja Agung.
Jangan pula bersumpah demi kepalamu,
karena engkau tidak berkuasa
memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.
Jika ya, hendaklah kalian katakan: ya,
jika tidak, hendaklah kalian katakan: tidak.
Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.
Demikianlah sabda Tuhan.
**************
BERANI MENJADI PRIBADI YANG JUJUR DAN TERBUKA DALAM HIDUP INI
(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Yesus dan Hukum Taurat
Hidup jujur dan terbuka merupakan hal yang harus diperjuangkan. Sebab hal tersebut bukanlah sesuatu yg mudah dilaksanakan. Pergumulan yang “keras” dengan hidup ini sering membuat/memaksa saya, anda untuk berpura-pura. Hidup yang terjepit/terdesak dan rumit sering memaksa saya, anda untuk menghalalkan segala macam cara, bahkan yang palsu dan tidak jujur sekalipun (tipu). Saya, anda mudah berpindah dari kebohongan/kepalsuan/ke tipuan yang satu kp kebohongan, kepalsuan, ke tipuan yang berikutnya. Saya, anda mengorbankan kebenaran untuk mendapatkan apa yg saya, anda dambakan, mengabaikan kejujuran untuk memenangkan keinginan dan ambisi pribadi.
Manusia (saya, anda) kerap menyembunyikan kepalsuannya dengan membawa Nama Allah dan bersumpah atas nama Allah. Karena itu, Yesus menghendaki para pengikutNya (saya, anda) membebaskan diri dari kecenderungan/kebiasaan bersumpah, apalagi bersumpah palsu. Manusia (saya, anda) mudah sekali memanfaatkan Nama Allah untuk menyembunyikan ketidakjujuran/kebohongannya. Yesus justeru menekankan pentingnya NILAI KEJUJURAN. “Jika ya, hendaklah kamu katakan ” ya”, jika tidak, hendaklah kamu katakan “tidak”. Apa yang lebih dari itu, berasal dari si jahat” (Mat.5:37).
Penegasan Yesus ini memaksa saya, anda BERCERMIN DIRI. Sebagai pengikut Kristus yang sejati, saya anda seharusnya memiliki HATI YANG MURNI, JUJUR; jauh dari keinginan untuk memperjuangkan sesuatu yang semu dan palsu. Berdoalah pada Allah untuk memohon RAHMAT KEBERANIAN untuk MENJADI PRIBADI YANG JUJUR DAN TERBUKA DALAM HIDUP INI.
Semoga Allah yang Mahakuasa (+) memberkati saya, anda sekalian yang berpribadi jujur dan terbuka dalam hidup ini. Amin.