Kamis, 05 Juni 2025
Sabda Kehidupn
Kamis 05 Juni 2025
Peringatan St Bonifacius
Novena Roh Kudus Hari Ke 7
Yohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26)
Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
Selalu Ada Bersama Yesus
Setelah perjamuan malam terakhir selesai, Yesus tahu Ia akan memasuki puncak sengsaraNya. Ia akan ditangkap, disiksa dan disalibkan. Tapi sebelum semua itu terjadi, Yesus berdoa kepada Bapa untuk murid-muridNya. Agar mereka selalu ada di manapun Yesus berada, dan di manapun mereka berada Yesus tetap menyertai. Agar mereka tetap bersatu dan tak tercerai berai, dan kasih Yesus tetap ada bersama mereka.
Dalam Kisah Para Rasul sesudah Yesus bangkit dari mati, Roh Kudus turun atas para rasul dan semua orang yang percaya, dan untuk selamanya Yesus menyertai mereka dalam Roh KudusNya. Ia tinggal di hati, Ia memimpin gereja, Ia menuntun langkah kita selalu.
Tanamkanlah dalam hati doa Yesus untuk kita ini. Bukankah kerinduan hati kita yang paling dalam adalah tinggal bersama Yesus, hidup dan berkarya bersamaNya, menghadirkan Yesus dalam setiap langkah hidup kita?
Dunia akan berlalu, tapi Firman Allah akan tinggal tetap di hati kita, sampai akhirnya kita dipersatukan dengan Yesus dalam cahaya hidup abadi.
Mari melanjutkan perjalanan, doa Yesus melingkupi hidup kita, Ia ada bersama kita, sadari kehadiranNya dalam setiap langkah kita. RohNya selalu menuntun kita.
Selamat hari Kamis. Kita selalu dikuatkan oleh doa dan kehadiran Yesus.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 05 Jun 2025
Kamis Paskah VII
PW S. Bonifasius, Uskup dan Martir
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: Yoh 17:21
Bacaan Injil: Yoh 17:20-26
*************
Bait Pengantar Injil
Yoh 17:21
Semoga mereka semua menjadi satu,
sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku
dan Aku di dalam Engkau,
supaya dunia percaya
bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Bacaan Injil
Yoh 17:20-26
Supaya mereka sempurna menjadi satu.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam perjamuan malam terakhir,
Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,
“Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,
tetapi juga untuk orang-orang,
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
supaya mereka semua menjadi satu,
sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku
dan Aku di dalam Engkau,
agar mereka juga di dalam Kita,
supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Aku telah memberikan kepada mereka
kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,
supaya mereka sempurna menjadi satu,
agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku,
dan bahwa Engkau mengasihi mereka,
sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada,
mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,
yakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
agar mereka memandang kemuliaan-Ku
yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau,
tetapi Aku mengenal Engkau,
dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka
dan Aku akan memberitahukannya,
supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka
dan Aku di dalam mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
ℍ
“Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku,” (Yoh 17: 20 – 21).
Yesus berdoa kepada Bapa, “Agar dunia percaya…” Dan Ia memilih untuk menjangkau semua orang melalui kita — ya, melalui anda, melalui saya. Bukan dengan hingar bingar, bukan dengan tindakan-tindakan besar, tetapi melalui hidup yang memancarkan kebaikan, kejujuran, dan harapan. Kita memberitakan Injil melalui hal-hal kecil: jujur, membantu orang yang lelah, dan memaafkan mereka yang menyakiti kita. Anda tidak perlu selalu membawa Kitab Suci di bawah lenganmu—kamu perlu selalu membawa Kristus di hatimu. Itulah cara Injil diberitakan hari ini: melalui hidup yang mencerminkan kasih.
Yesus juga berdoa untuk persatuan. Persatuan dalam keluarga, dalam komunitas, dalam Gereja. Perpecahan melukai Tubuh Kristus. Berapa banyak hati yang hancur karena gosip, berapa banyak komunitas yang melemah karena bisikan desas-desus tersembunyi. Jika seseorang menyakiti anda, bicaralah kepada mereka dengan keberanian dan kasih. Jangan sebarkan kata-kata yang dapat menghancurkan. Yesus tidak menyerah pada para rasul-Nya—Dia berjalan dengan sabar bersama masing-masing dari mereka. Mari kita lakukan hal yang sama. Di dunia yang penuh dengan teriakan, jadilah orang yang mendengarkan. Di Gereja yang penuh dengan kelemahan, jadilah orang yang mempersatukan.
Dan akhirnya, “agar Aku ada di dalam mereka,” kata Yesus. Dia ingin hidup di dalam kita. Kembalilah kepada-Nya. Jangan abaikan kehidupan doa Anda, saat-saat hening, waktu untuk bersama Allah. Mungkin hari ini terasa seperti kegagalan. Mungkin rencana anda belum berhasil. Tetapi ingatlah: Allah selalu berjalan bersama anda. Keberadaan Anda bukan sebuah kesalahan. Anda memiliki banyak hal untuk dibagikan. Bersabarlah dengan diri anda sendiri.
Dan jangan pernah lupa: dunia akan percaya bukan karena kita sempurna, tetapi karena Kristus hidup di dalam diri kita. Jadi, berjalanlah, bergerak maju dengan sukacita, dengan keberanian, dan dengan kasih.
Tuhan dan Bapa umat manusia,
yang menciptakan semua manusia dengan martabat yang sama,
tanamkanlah dalam hati kami semangat persaudaraan.
Ilhami kami dengan persatuan, dialog, keadilan, dan perdamaian.
Doronglah kami untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat
dan dunia yang lebih bermartabat,
tanpa kelaparan, tanpa kemiskinan, tanpa kekerasan, tanpa perang.
Semoga hati kami terbuka
bagi semua bangsa dan negara di bumi,
untuk mengenali kebaikan dan keindahan
yang Engkau tanamkan dalam setiap jiwa,
untuk memperkuat ikatan persatuan, proyek bersama,
dan harapan yang dibagikan.
Amin.
(Paus Fransiskus, Fratelli Tutti)
Selamat beraktivitas. Hadirkan Kristus bagi dunia! ⒿⓁⓊ! ❤️
https://heypasjon.com/agar-dunia-percaya/
RP Joni Astanto MSC