Minggu, 01 Juni 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 01 Juni 2025
Hari Minggu Komunikasi Sedunia
Novena Roh Kudus Hari Ke 3
Yohanes 17:22-23 (Yoh 17:20-26)
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”
Doa Yesus Untuk Persatuan Semua Putra Putri Allah
Dalam perjamuan malam terakhir, sebelum Yesus memasuki sengsaraNya, Ia berdoa kepada Bapa bagi para muridNya supaya mereka semua menjadi satu.
Yesus menyadari bahwa dalam diri murid-muridNya ada berbagai perbedaan yang dapat menimbulkan potensi konflik di antara mereka. Ia sendiri telah mengalami bagaimana mereka berdebat mengenai siapa yang terbesar di antara mereka. Siapa yang paling pantas duduk di sampingNya bila Ia menjadi raja.
Masing-masing punya ambisi dan keinginan serta kepentingannya sendiri. Oleh karena itu mereka melihat kelompok yang lain sebagai saingan bahkan ancaman.
Yesus menghendaki kita semua murid-muridNya bersatu dalam cinta kasih. Terpecah belah, tercerai berai, adalah perbuatan si Jahat yang senang melihat runtuhnya kesatuan umat kristiani bahkan kejatuhan semua putra-putri Allah.
Semoga semua perbedaan dan rupa-rupa karunia dalam diri kaum beriman kristiani tidak membawa pemisahan, perselisihan dan perpecahan.
Ingatlah pesan Paulus kepada umat di Korintus yang mulai berselisih satu sama lain, “Tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: Yesus adalah Tuhan, selain oleh Roh Kudus. Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.” (1 Kor 12:4-6).
Semoga doa Yesus dan kerinduanNya untuk persatuan murid-muridNya menjadi doa dan perjuangan kita semua. Kiranya Roh Kudus selalu mempersatukan kita. Amin.
Selamat Hari Minggu, selamat memasuki bulan Juni. Mari berdoa untuk kesatuan seluruh umat manusia.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 01 Jun 2025
Minggu Paskah VII
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:18
Bacaan Injil: Yoh 17:20-26
************
Bait Pengantar Injil
Yoh 14:18
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.
Aku datang kembali kepadamu, dan hatimu akan bersukacita.
Bacaan Injil
Yoh 17:20-26
Supaya mereka sempurna menjadi satu.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam perjamuan malam terakhir,
Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,
“Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,
tetapi juga untuk orang-orang,
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
supaya mereka semua menjadi satu,
sama seperti Engkau, ya Bapa, ada di dalam Aku,
dan Aku di dalam Engkau,
agar mereka juga di dalam Kita,
supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Aku telah memberikan kepada mereka
kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,
supaya mereka sempurna menjadi satu,
agar dunia tahu bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku,
dan bahwa Engkau mengasihi mereka,
sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Ya Bapa,
Aku mau supaya di mana pun Aku berada,
mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,
yakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
agar mereka memandang kemuliaan-Ku
yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
Ya Bapa yang adil,
memang dunia tidak mengenal Engkau,
tetapi Aku mengenal Engkau,
dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka,
dan Aku akan memberitahukannya,
supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka
dan Aku di dalam mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************
CINTA YESUS YANG MENDALAM MEMBUATNYA TIDAK MAU TERPISAH (selalu mau bersatu dengan) DARI SAYA, ANDA dan SELURUH ALAM CIPTAAN LAINNYA
(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Doa Yesus untuk murid-murid-Nya
HARI KOMUNIKASI SEDUNIA
Novena Pentekosta hari ke-3
Menjadi manusia Kristiani sesungguhnya merupakan suatu hal yang sangat BERHARGA/MEMBANGGAKAN. Allah yang semula tampaknya “misteri”/tak terselami bagi manusia, kini menjadi jelas dan nyata. Perhatian dan KASIH SAYANG YESUS menyentuh seluruh manusia lintas generasi, menyentuh seluruh alam ciptaan lainnya. Hal inilah yang tampak dalam DOA YESUS dalam Injil hari ini. CINTANYA YANG MENDALAM MEMBUATNYA TIDAK MAU TERPISAHKAN DARI PARA MURIDNYA (saya, anda), dan seluruh alam ciptaan lainnya. Yesus mendoakan agar SEMUA ORANG (saya, anda) yang percaya kepadaNya karena pewartaan para rasul boleh mengalami dan menikmati RELASI, KOMUNIKASI, HUBUNGAN YANG MESRA/INTIM SATU SAMA LAIN sebagaimana hubungan dalam kesatuan yang intim Allah Tritunggal (Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus). Hal ini menyiratkan SEBUAH HARAPAN agar saya, anda sekalian TIDAK MENYIA-NYIAKAN iman yang bertumbuh dan berkembang di dalam Dia.
Yesus mengharapkan agar hubungan antara Dia dan para murid-Nya (saya, anda) TIDAK PERNAH TERLEPAS atau TERPUTUS oleh siapa dan apapun. “Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, MEREKA juga ada bersama2 dengan Aku, MEREKA (saya, anda, dan seluruh alam ciptaan lainnya) yang telah ENGKAU (Allah Bapa) berikan kepada Ku, agar MEREKA (saya, anda) memandang kemuliaanKu yang telah Engkau berikan kepadKu, sebab Engkau telah MENGASIHI Aku sebelum dunia dijadikan” (Yoh.17:24).
Semangat dan spiritualitas (cara/sikap hidup) saya, anda sebagai para muridNya HARUS BERTUMBUH DAN BERKEMBANG dalam kesadaran bahwa APA YANG SAYA, ANDA BANGUN DALAM HIDUP APA SAJA dalam dunia saya, anda saat ini di sini (now and here) HARUS SEARAH/SEJALAN dengan apa yang dibangun oleh Tuhan Yesus, harus mengikuti “protokol” hidup Tuhan Yesus. Artinya SEGALA PRINSIP KEHIDUPAN saya, anda saat ini di sini harus sejalan dengan prinsip/protokol kehidupan Tuhan Yesus sendiri: CINTAKASIH, MENCINTAI, MENGASIHI secara total. “Tak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang MENYERAHKAN NYAWA bagi sahabat2nya” (Yoh.15:13); Omnia in caritate, Lakukan segalanya dalam KASIH (motto Bapa Uskup Ruteng); MENDENGARKAN DENGAN TELINGA HATI (Nasihat Paus Fransiskus). Hanya dengan cara/jalan itulah SAYA, ANDA BISA MENGALAMI, MERASAKAN, MENIKMATI KEMULIAAN seperti yang dialami oleh Tuhan Yesus sendiri.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus menguatkan dan mengobarkan serta (+) memberkati saya, anda sekalian yang mencintai Tuhan Yesus dan sesama dan seluruh alam ciptaan lainnya secara total. Amin.