Sabtu, 31 Mei 2025
Sabda Kehidupan
Sabtu 31 Mei 2025
Pesta St Maria Mengunjungi Elisabet
Novena Roh Kudus Hari Ke 2
Lukas 1:41-43 (Luk 1:39-45)
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Friend In Need Is A Friend Indeed
Penginjil Lukas secara khusus dan istimewa mengisahkan dalam Injilnya, dua orang ibu yang sederhana namun berhati mulia, yang dipilih Allah untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan Allah bagi umat manusia yakni Maria dan Elisabet.
Sesudah mendengar kabar dari malaikat Gabriel bahwa Elisabet sepupunya sedang mengandung di masa tuanya, Maria tahu bahwa Elisabet butuh bantuannya. Maka ia langsung bergegas berjalan menuju ke pegunungan Yudea, tepatnya desa Ein Karem tempat Elisabet dan suaminya Zakharia tinggal.
Sepintas terkesan jarak antara Nazaret dan Ein Karem hanya bersebelahan. Tahukah kita bahwa jaraknya kurang lebih 140 km? Itulah jarak antara Jakarta dan Bandung! Jarak yang sangat jauh bila ditempuh dengan berjalan kaki. Padahal Bunda Maria juga sedang mengandung Yesus.
Kehadiran Maria bagi Elisabet menjadi tanda betapa indahnya persaudaran dan persahabatan yang sejati di saat teman sangat membutuhkannya. “Friend in need is a friend indeed.” Sahabat sejati, itulah sahabat di saat kita sangat membutuhkan.
Semasa hidupnya di dunia, Maria hidup demi pekerjaan Tuhan, menjadi teman yang setia dan rela membantu bagi siapa saja. Yesus telah menganugerahkan bundaNya yang berhati mulia ini untuk menjadi bunda kita juga. Ia ibu yang setia menemani kita, tak tega membiarkan kita susah payah berjalan sendirian. Ia selalu mendoakan kita pada Yesus Putranya agar dianugerahkan rahmat yang kita perlu untuk kuat menjalani perjuangan hidup ini. Mari terus kuat melangkah, di doa Ibu kita Maria, nama kita selalu disebut.
Di pihak kita, marilah menjadi sahabat sejati bagi teman-teman kita, terutama ketika kehadiran kita sangat dibutuhkan.
Selamat berakhir pekan, kita tidak sendirian, Tuhan menyertai kita selalu.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 31 Mei 2025
Sabtu Paskah VI
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Luk 1:45
Bacaan Injil: Luk 1:39-56
************
Bait Pengantar Injil
Luk 1:45
Berbahagialah dia yang telah percaya,
sebab firman Tuhan yang telah dikatakan kepadanya
akan terlaksana.
Bacaan Injil
Luk 1:39-56
Siapakah aku ini
sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel,
bergegaslah Maria ke pegunungan
menuju sebuah kota di wilayah Yehuda.
Ia masuk ke rumah Zakharia
dan memberi salam kepada Elisabet.
Ketika Elisabet mendengar salam Maria,
melonjaklah anak yang di dalam rahimnya
dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus,
lalu berseru dengan suara nyaring,
“Diberkatilah engkau di antara semua wanita,
dan diberkatilah buah rahimmu.
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Sebab sesungguhnya,
ketika salammu sampai kepada telingaku,
anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya,
sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”
Lalu kata Maria,
“Jiwaku memuliakan Tuhan,
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Sesungguhnya,
mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
karena Yang Mahakuasa
telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku,
dan nama-Nya adalah kudus.
Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya
dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya,
dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar,
dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
Ia menolong Israel, hamba-Nya,
karena Ia mengingat rahmat-Nya,
seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita,
kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.”
Kira-kira tiga bulan lamanya
Maria tinggal bersama dengan Elisabet,
lalu pulang kembali ke rumahnya.
Demikianlah sabda Tuhan.
*************
EMBUN ROHANI PAGI DARI PASIR PANJANG DESA NGILNGOF, KEI KECIL
SALAM DAN SAPAAN DAMAI
“Marilah kita perbiasakan mulut kita mengucapkan kata dan salam damai yang menentramkan hati, meneguhkan hidup dan mengobarkan semangat orang lain di sekitar kita.”
Pagi ini kita belajar dari dua wanita kudus di dalam Injil hari ini:“Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.” ( ayat 44 )
Karena itu,
– Pertimbangkanlah dengan bijak semua yang Anda hendak ucapkan atau katakan kepada sesamamu;
– Perbiasakanlah agar semua kata yang keluar dari mulutmu hanyalah kata-kata yang memberkati, menghibur dan menguatkan;
– Usahakan agar tidak seorang pun tersakiti dengan setiap kata dan kalimat yang terucap dari mulutmu.
Akhirnya semoga setiap orang yang mendengarkan kata-katamu hari ini merasakan damai dan sukacita.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )