Rabu, 14 Mei 2025
Sabda Kehidupan
Rabu 14 Mei 2025
Pesta St Matias Rasul
Yohanes 15:15 (Yoh 15:9-17)
”Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.”
Menjadi Sahabat Yesus
Setiap tanggal 14 Mei, Gereja merayakan Pesta St Matias, Rasul yang menggantikan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Yudas telah mati bunuh diri karena menyesali diri telah menjual Tuannya.
Bangsa Israel terdiri dari 12 suku, mengikuti keturunan dari anak-anak Yakub. Yesus memilih Rasul-rasulNya mengikuti jumlah suku Israel dengan maksud agar Gereja yang dibentukNya menjadi Israel yang baru, umat Perjanjian Baru.
Oleh karena itu sesudah Yudas Iskariot mati, dikisahkan dalam Kisah Para Rasul (Kis 1:15-26), atas saran Petrus yang merujuk pada nubuat Daud dalam Mazmur 69:26, para Rasul berdoa dan oleh petunjuk Tuhan, ditunjuklah Matias menjadi Rasul.
Dalam Injil, Yesus menyebut rasul-rasulNya sebagai sahabat. Padahal seharusnya mereka menjadi hamba atau pelayanNya. Yesus mengangkat martabat para rasul sejajar denganNya agar dalam mewartakan Injil mereka terlebih dahulu menjalin persahabatan dengan Yesus. Menjadikan Yesus sahabat sejati, yang rela berkorban bahkan rela mati untuk semua sahabatNya.
Sesudah era para Rasul berakhir kini kita semua dipanggil Yesus untuk menjadi saksi kebangkitanNya, dan melanjutkan kisah para rasul Kristus sampai akhir zaman.
Kalau kita baca Kitab Kisah Para Rasul, babnya yang terakhir adalah bab 28. Tapi menurut Mgr Ignatius Suharyo, Kardinal kita yang ahli Kitab Suci, Kisah Para Rasul tidaklah berakhir pada bab 28, tapi tetap terbuka dan terus ditulis hingga saat ini dan sampai akhir jaman.
Kisah para rasul menjadi kisah semua pengikut Yesus yang adalah rasul-rasulNya, kita semua. Mari sekarang kita menjadi rasul Yesus, sahabat Yesus. Ceritakanlah pada dunia kisah persahabatan kita dengan Yesus. Bagaimana Ia setia menemani kita dalam suka duka. Mengangkat kita saat kita jatuh. Menghibur kita saat susah. Membantu kita saat kita tak berdaya. Memegang tangan kita untuk terus dekat di hatiNya.
Yesus mencintai kita, maka teruskanlah cinta Yesus dalam persahabatan kita dengan saudara-saudari kita yang lain. Biarlah kisah persahabatan kita dengan Yesus menjadi kisah para rasul masa kini.
Selamat hari baru. Terimalah berkat Tuhan dan jadilah saksi kebaikan Tuhan.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 14 Mei 2025
Rabu Paskah IV
Warna Liturgi: Merah
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Yoh 15:9-17
**************
Bait Pengantar Injil
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan buah,
dan buahmu itu tetap.
Bacaan Injil
Yoh 15:9-17
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Pada perjamuan malam terakhir
Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,
“Seperti Bapa telah mengasihi Aku,
demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu;
tinggallah di dalam kasih-Ku itu!
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,
kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku,
seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku
dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu,
supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu
dan sukacitamu menjadi penuh.
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang
yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Kamu adalah sahabat-Ku,
jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba,
sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya.
Tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
karena Aku telah memberitahukan kepadamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan buah,
dan buahmu itu tetap,
supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku,
diberikan-Nya kepadamu.
Inilah perintah-Ku kepadamu:
Kasihilah seorang akan yang lain.”
Demikianlah sabda Tuhan.
***************
MENJADI SAHABAT TUHAN YANG TIDAK PERNAH BERHENTI MENGASIHI SAYA, ANDA, apapun keadaan
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
“Seperti Bapa telah MENGASIHI Aku, demikianlah juga Aku TELAH MENGASIHI KAMU; Tinggallah DI DALAM (jgn di luar) KASIHKU itu.” (Yoh. 15:9). “Tidak ada KASIH yg LEBIH BESAR drpd KASIH seorang yg MEMBERIKAN NYAWANYA utk sahabat2nya. Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu BERBUAT apa yg Kuperintahkan kepadamu” (Yoh. 15:13-14).
Yesus meminta dan mengundang para muridNya (saya, anda) utk MEMILIKI, MENGHAYATI dan MENGAMALKAN SIKAP dan SEMANGAT CINTAKASIH (mengasihi, mencintai). Saya, anda diajak utk TINGGAL DALAM KASIHNYA (sama seperti DIA, tinggal dalam Kasih BapaNya); Yesus pasti mencintai saya, anda sama seperti DIA dikasihi oleh BapaNya. DIA pun mengajak saya, anda utk MENGASIHI DIA dan SESAMA dan Lingkungan alam ciptaan lainnya. Mencintai/mengasihi mengandung arti ” memberi dan memberi dan memberi, dan TERUS memberi yg terbaik dan terindah” utk Tuhan dan orang lain dan lingkungan alam ciptaan lainnya, apapun keadaan! Di sana saya, anda sdh, sedang dan akan menemukan SUKACITA, KEGEMBIRAAN, KEDAMAIAN, KEBAHAGIAAN HIDUP. Itulah perintah baru dari Tuhan untuk saya, anda. Itu baru namanya saya, anda adalah SAHABAT Tuhan! “Kamu (saya,anda) adalah sahabatKu, jikalau kamu BERBUAT apa yang Kuperintahkan kepadamu” (Yoh.15:14).
Selamat menjadi sahabat Tuhan. Selamat melaksanakan perintah baru dari Tuhan Yesus: mencintai dan saling mencintai/mengasihi. Jgn pernah berhenti utk mengasihi: mengasihi Tuhan dan orang lain dan lingkungan alam ciptaan lainnya seperti yang telah Tuhan buat untuk saya, anda! Ingat, ingat, ingat: Tuhan tidak pernah berhenti mencintai saya, anda dan lingkungan alam ciptaan lainnya, apapun keadaan.
Semoga DENGAN BANTUAN DOA BUNDA MARIA DAN ST.YOSEF dan ST. MATIAS, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda yang tidak berhenti mencintai Tuhan, sesama dan alam ciptaan lainnya. Amin.