Sabtu, 26 April 2025
Sabda Kehidupan
Sabtu 26 April 2025
Markus 16:15 (Mrk 16:9-15)
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”
Menjadi Pewarta Injil Jaman Now
Yesus memberi perintah kepada para Rasul untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa. Mulanya, para Rasul mewartakan Injil sesuai langkah kaki membawa mereka. Sejauh mereka bisa berlayar ke pelosok yang terjangkau dan sebatas usia yang Tuhan berikan kepada mereka. Di akhir era para Rasul, tahun 80an Injil sudah diwartakan sampai ke Afrika, India (Asia) dan Eropa (Roma – Italia).
Di era penjelajahan dunia, yakni di era Christopher Columbus (1492), sampailah Injil ke Amerika, termasuk ke Indonesia oleh bangsa Portugis dan Spanyol.
Di era pesawat terbang, Injil sudah tersebar ke seluruh dunia. Memasuki era digital saat ini, internet telah membawa Injil sampai ke setiap pribadi manusia di manapun ia berada, dan bisa diakses di mana saja, kapan saja.
Sesungguhnya semua ini terjadi oleh kuasa Allah. Kata Paulus, “Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,” (Rom 1:16).
Mari kitapun menjadi pewarta Injil zaman ini melalui kesaksian hidup kita di era digital ini. Dimulai dari keluarga kita dan lingkungan sekitarnya, serta tempat di mana kita hidup dan berkarya. Seperti Rasul Paulus, katakanlah kepada diri sendiri, “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil” (1 Kor 9:16).
Zaman bisa berbeda namun semangat mewartakan kiranya tetap sama. Biarlah cinta Allah kepada manusia dalam diri Yesus dialami semua umat manusia. Oleh tuntunan Roh Kudus biarlah semua orang dapat bersatu dengan Yesus, mengalami cintaNya dan menjadi saksi kebaikan Tuhan. Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.
Selamat bersaksi, Yesus hidup! Ia hidup di hatiku dan hatimu.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 26 Apr 2025
Sabtu Oktaf Paskah
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Mrk 16:9-15
**************
Bait Pengantar Injil
Mzm 118:24
Inilah hari yang dijadikan Tuhan,
marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.
Bacaan Injil
Mrk 16:9-15
Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Setelah Yesus bangkit dari antara orang mati,
pagi-pagi pada hari pertama minggu itu,
Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena.
Daripadanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya
kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus,
dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Tetapi ketika mereka mendengar bahwa Yesus hidup
dan telah dilihat olehnya,
mereka tidak percaya.
Sesudah itu Yesus menampakkan diri dalam rupa yang lain
kepada dua orang dari para murid,
ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Ketika mereka kembali
dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain,
kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.
Akhirnya Yesus menampakkan diri kepada kesebelas orang itu
ketika mereka sedang makan.
Yesus mencela ketidak-percayaan dan kedegilan hati mereka,
oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang
yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Lalu Yesus berkata kepada mereka,
“Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk!”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MANOKWARI
WARTAKANLAH KABAR GEMBIRA KEPADA DUNIA
”Yesus adalah Kabar Gembira Surga untuk dunia. Jika kita percaya kepada-Nya maka sesungguhnya kita telah menerima kabar gembira itu, sehingga menjadi tugas kita untuk mewartakannya kepada semua makluk.”
Perintah untuk mewartakan kabar gembira ini tertulis dalam Injil hari ini: “Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” ( ayat 15 )
Beberapa pokok permenungan bagi kita di pagi ini:
1) Yakinlah bahwa satu-satunya kabar gembira terbesar adalah ketika Yesus diutus oleh Bapa untuk menebus dosa manusia;
2) Ketika kita dibaptis sesungguhnya kita telah menerima dan menjadikan Yesus, Kabar Gembira surgawi itu menjadi milik kita;
3) Maka adalah tugas kita untuk mewartakan kabar gembira Tuhan kepada dunia.
Akhirnya sadarlah bahwa orang ingin menerima firman Tuhan sebagai kabar gembira, bukan kabar penghakiman atau penghukuman.
Selamat berakhir pekan untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )