Rabu, 09 April 2025
Sabda Kehidupan
Rabu 09 April 2025
Yohanes 8:31-32 (Yoh 8:31-42)
”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Kebenaran Yang Mememerdekakan Kita
Ketakutan kita yang sangat besar adalah jangan sampai orang mengetahui siapakah kita ini sebenarnya dengan segala kelemahan, cacat, kerapuhan dan dosa-dosa kita.
Karena itu orang berusaha memoles diri sedemikian rupa sehingga kelihatan indah dan sempurna dan terus berusaha menutupi semua kekuarangannya. Orang memakai kedok dan hidup dalam kepalsuan. Inilah penjara manusia. Di sana kuasa kegelapan bersemayam dan dengan sangat senangnya membelenggu kita, dengan dakwaan-dakwaan yang menyiksa diri, membuat orang merasa tak berarti dan hampa. Kebahagiaan yang ia peroleh hanyalah semu dan sementara, karena hidup dari satu kompensasi ke kompensasi lain.
Yesus tahu siapakah kita sebenarnya. Ia datang mengulurkan tangan menarik kita keluar dari penjara batin ini dan memerdekakan kita. Siapapun kita, Yesus menyebut kita “sahabatKu, saudaraKu.” Di dalam Yesus kita adalah anak-anak kesayangan Allah. Doa Yesus menjadi doa kita saat Ia mengajarkan doa Bapa Kami. Kita punya Bapa yang selalu rela mengampuni kita seberapapun dosa yang kita buat. Pengorbanan dan derita Yesus di salib adalah bukti nyata betapa Ia rela mati untuk menebus kita. Betapa beraharga kita di mata Allah, sehingga darahNya yang mahal harus ditumpahkan agar kita dibebaskan dari belenggu dosa.
Inilah kebenaran Firman Allah yang memerdekakan kita. Apapun yang dikatakan dunia tentang kita, bahkan yang dituduhkan diri sendiri tentang kelemahan dan kekurangan kita, ingatlah apa yang dikatakan Bapa di surga tentang kita, “Engkau adalah anak yang Kukasihi.” (Markus 1:11).
Peganglah kebenaran iman ini, dan hiduplah dalam kebenaran sebagai anak Allah. Mengakui kesalahan dan dosa, melepaskan segala kepalsuan adalah jalan untuk menemukan jati diri kita sebagai anak kesayangan Allah, dan mengalami selalu kasih dan pengampunanNya.
Mari bersyukur atas rahmat pengampunan Tuhan, kemerdekaan kita anak-anak Allah.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 09 Apr 2025
Rabu Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bait Pengantar Injil: Luk 8:15
Bacaan Injil: Yoh 8:31-42
*************
Bait Pengantar Injil
Luk 8:15
Berbahagialah orang
yang menyimpan sabda Allah dalam hati yang baik
dan menghasilkan buah dalam ketekunan.
Bacaan Injil
Yoh 8:31-42
Apabila Anak memerdekakan kamu,
kamu pun benar-benar merdeka.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Sekali peristiwa
Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi
yang percaya kepada-Nya,
“Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku,
kamu benar-benar adalah murid-Ku,
dan kamu akan mengetahui kebenaran,
dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Jawab mereka, “Kami adalah keturunan Abraham,
dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun.
Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”
Kata Yesus kepada mereka, ‘Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa,
dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah;
yang tetap tinggal dalam rumah adalah anak.
Tetapi apabila Anak itu memerdekakan kamu,
kamu pun benar-benar merdeka.
Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham,
tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku
karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.
Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan,
seperti halnya kamu melakukan
apa yang kamu dengar dari bapamu.”
Jawab mereka kepada-Nya, “Bapa kami ialah Abraham.”
Kata Yesus kepada mereka,
“Sekiranya kamu anak-anak Abraham,
tentulah kamu mengerjakan pekerjaan
yang dikerjakan oleh Abraham.
Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku;
Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu,
yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah!
Pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.
Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.”
Jawab mereka, “Kami tidak dilahirkan dari zinah.
Bapa kami satu, yaitu Allah.”
Kata Yesus kepada mereka,
“Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku,
sebab Aku keluar dan datang dari Allah.
Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri,
melainkan Dialah yang mengutus Aku.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
KONTRASKANLAH PERBUATANMU DENGAN IMANMU
”Selaku umat beriman seharusnya kita merasa malu karena banyak kata dan perbuatan kita tak selaras dengan iman atau ajaran agama yang kita anut. Menghujat, merusak dan membunuh sering dilakukan oleh umat beragama. Maka pantaslah orang-orang seperti ini disebut orang beragama yang tak beriman.”
Kelakuan yang tak selaras itu ditampilkan oleh orang-orang Yahudi dalam injil hari ini: “Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.” ( ayat 37 )
Pelajaran penting bagi kita di hari ini adalah:
1) Dalamilah agama dan ajarannya secara mendalam dan benar;
2) Kontraskanlah kata dan perbuatan serta pola hidupmu dengan ajaran agamamu;
3) Hindari bahkan tolaklah segala bentuk kejahatan yang diperbuat atas nama agama.
Ingatlah bahwa yang dikehendaki Allah kebaikan, maka setitik saja kejahatan yang dilakukan pasti bukan berasal dari Allah.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat._
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )