Minggu, 16 Maret 2025
Sabda Kehidupan
Minggu 16 Maret 2025
Hari Minggu Prapaskah II
Lukas 9:35 (Luk 9:28b-36)
Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: ”Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”
Anak Kesayangan Allah
Dunia sering mengajarkan kita bahwa sebagai anak, kita akan disayang orang tua kalau kita berprestasi, hebat, jago, luar biasa, pandai, memiliki nilai rapor 8 sampai 10. Itulah sebabnya ketika semua prestasi ini hilang, orang seakan menjadi tak berarti, tak berharga, kehilangan harga diri, merasa tak berguna, tak layak untuk dicintai. Ia merasa bukan siapa-siapa lagi.
Menjelang usia tua dan tak berdaya lagi, orang lalu merasa hampa, kehilangan semua yang ia banggakan.
Yesus mengalami semuanya ini saat Dia berada di atas kayu salib. Dia yang semula begitu dipuja puji karena kehebatanNya membuat mujizat, kini dihina, diludahi, bahkan dibantai dengan keji. Mengapa Yesus sanggup bertahan? Sebabnya karena Ia punya Allah Bapa yang sangat mencintaiNya, apapun yang terjadi padaNya.
Sebelum mendaki bukit Golgota yang penuh sengsara, Allah Bapa memaklumkan di atas gunung Tabor, gunung kemuliaan dan sukacita, siapakah sebenarnya Yesus. Dia adalah anak kesayangan Bapa. Anak pilihan Allah yang selalu dicintai Bapa sekalipun dunia mencaci maki, menghina dan menghujatnya habis-habisan.
Ungkapan kasih Bapa menjadi kekuatan Yesus untuk menjalani perutusanNya di dunia.
Dalam Yesus, kitapun diangkat menjadi anak Allah. Kasih Allah adalah segalanya bagi kita. Identitas kita sebagai anak kesayangan Allah adalah inti keyakinan diri kita.
Silahkan dunia menilai dan berkata apapun tentang diri kita, tak usah tersanjung karena dipuji, atau merasa terhina ketika direndahkan. Dengarkanlah selalu bisikan lembut di hati, dalam keheningan doa, Bapa kita di surga berkata, “Engkau adalah anak yang Kupilih. Engkau adalah anakKu yang Kukasihi. Engkau sungguh berharga di mataKu. Dengarkanlah Yesus PutraKu, Saudaramu. Dia-lah jalan, kebenaran dan kehidupanmu. Ikutilah Dia. Peganglah tanganNya, berjalanlah bersamaNya selalu.”
Selamat Hari Minggu Prapaskah ke 2. Jadilah selalu, anak kesayangan Allah, apa adanya kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr
ℍ
Minggu, 16 Maret 2025, Minggu Prapaskah II Tahun C
Bacaan: Kej. 15:5-12,17-18; Mzm. 27:1,7-8,9abc,13-14; Flp. 3:17-4:1 Luk. 9:28b-36.
“Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.” (Luk 9: 28 – 31)
Bacaan Injil hari ini mengisahkan transfigurasi Yesus di gunung. Kata ‘transfigurasi’ berarti perubahan bentuk atau rupa. Ini sama dengan kata Yunani metamorfosis. Peristiwa transfigurasi menggambarkan sekilas kemuliaan Kristus dan gambaran kebangkitan-Nya.
Tetapi mengapa Gereja menempatkan Injil khusus ini setiap Minggu Kedua setiap tahun selama masa Prapaskah?
Pertama, untuk meneguhkan kita dalam iman kita bahwa Yesus adalah benar-benar Allah dan benar-benar Anak Allah.
Kedua, untuk mengajak kita merenungkan dan mengingat bahwa jika Kristus diubah rupa oleh Allah, kita para pengikut-Nya juga harus berusaha untuk diubah, diubah menjadi baru – melalui pertobatan yang sejati.
Ketiga, Tuhan yang mulia itu harus mengalami penderitaan yang mengerikan untuk menebus umat manusia. Ia bisa saja menyelamatkan umat manusia tanpa harus meneteskan setitik darah sedikitpun. Tetapi sejarah membuktikan kebenaran bahwa Ia memilih jalan derita. Maka, untuk mencapai kemuliaan, kita harus turun gunung. Bertekun dalam tugas dan panggilan kita sehari-hari, dengan segala kesulitan dan penderitaan. Kehidupan Kristiani tanpa salib adalah sesuatu yang tidak mungkin.
Tuhan, bantulah kami untuk berubah menjadi baru melalui pertobatan yang sejati, agar kami mampu membawa terang cahaya-Mu kepada sesama. Amin.
Selamat Hari Minggu. Mari bertobat, berubah dan berbuah! ⒿⓁⓊ! ❤️
https://heypasjon.com/berubah/
RP Joni Astanto MSC