Momen Penumpangan Tangan Para Uskup dalam Tahbisan Mgr.Agustinus Tri Budi Utomo
Momen Penumpangan Tangan Para Uskup dalam Tahbisan Mgr.Agustinus Tri Budi Utomo
Momen penumpangan tangan uskup dalam tahbisan seorang uskup baru adalah puncak dari ritus tahbisan suci yang penuh makna spiritual. Setelah Litani Para Kudus dilantunkan, di mana seluruh umat memohon pertolongan para santo dan santa, uskup yang menjadi penahbis utama bersama dengan para uskup yang hadir melangkah maju.
Dengan suasana yang hening dan khidmat, para uskup secara bergantian menumpangkan tangan mereka di atas kepala uskup terpilih. Penumpangan tangan ini melambangkan penerusan warisan apostolik yang berakar langsung dari para rasul, suatu tanda nyata dari rahmat Roh Kudus yang dicurahkan kepada penerima tahbisan.
Momen ini menggambarkan persatuan Gereja dalam iman dan misi, sekaligus meneguhkan uskup baru sebagai gembala umat Allah. Doa tahbisan menyusul, merangkum harapan dan permohonan agar uskup yang baru diberi kebijaksanaan, keberanian, dan kasih dalam menjalankan tugas pelayanannya. Suasana penuh hikmat menyentuh hati umat yang hadir, memperkuat iman mereka akan kehadiran Tuhan yang terus menyertai Gereja-Nya.
Sumber KOMSOS KWI