Kamis, 09 Januari 2025
Sabda Kehidupan
Kamis 09 Januari 2025
Lukas 4:18-19 (Luk 4:14-22)
”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan *tahun rahmat Tuhan telah datang.”
Tahun Rahmat Tuhan 2025
Saat Yesus datang ke dunia, semua nubuatan para Nabi terpenuhi, dan oleh Yesus semua janji Allah menjadi Perjanjian Baru dan Kekal. Oleh karena itu seluruh tahun sesudah Yesus sampai selamanya menjadi “Tahun Rahmat Tuhan” atau “Tahun Masehi.” Teristimewa tahun 2025 ini disebut tahun Yubileum.
Pintu-pintu suci (Porta Sancta) dibuka, agar semua orang mengalami bahwa Yesus adalah Pintu sebagaimana yang disabdakan Yesus sendiri dalam Yohanes 10:9, ”Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”
Dalam surat kepada orang Ibrani 13:8 dikatakan: “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.”
Yesus tetaplah Penolong kita. Kita tidak akan takut apapun yang terjadi. (Ibr 13:6). “Ia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.” (Rom 8:28).
Mari melanjutkan perjalanan bersama Yesus di tahun penuh rahmat ini. Semoga kita semua diberkati dengan kelimpahan berkat dari surga untuk mengisi hari-hari hidup kita di tahun ini.
Kasih Karunia Tuhan menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 09 Jan 2025
Kamis Masa Natal
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19
Bacaan Injil: Luk 4:14-22a
*****************************************
Bait Pengantar Injil
Luk 4:18-19
Tuhan mengutus Aku
menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin,
dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.
Bacaan Injil
Luk 4:14-22a
Pada hari ini digenapilah Kitab Suci.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sesudah dicobai Iblis di padang gurun,
dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea.
Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Selama disitu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ,
dan semua orang memuji Dia.
Lalu Ia datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan.
Dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat
Ia masuk ke rumah ibadat,
lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya,
dan setelah membukanya,
Ia menemukan nas di mana ada tertulis:
Roh Tuhan ada pada-Ku
oleh sebab Ia telah mengurapi Aku
untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;
dan Ia telah mengutus Aku
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,
dan penglihatan bagi orang-orang buta,
untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,
untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.
Kemudian Yesus menutup kitab itu,
Mengembalikannya kepada pejabat, lalu Ia duduk;
dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Lalu Yesus memulai mengajar mereka, kata-Nya,
“Pada hari ini genaplah nas tadi sewaktu kamu mendengarnya.”
Semua orang itu membenarkan Dia,
dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
****************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
BIASAKANLAH MULUTMU MEWARTAKAN KABAR BAIK
“Memang bau busuk itu pasti tercium, tapi alangkah bijaknya jika cukup engkau yang menciumnya dan tidak membuat sesak hidung orang lain. Hanya mengatakan bahwa lawanlah kecenderungan manusiawi mi untuk menjadi corong penyebar kekurangan bahkan dosa teman-temanmu. Sebaliknya, jadilah penyebar dan pewarta kabar baik dan sukacita bagi sesama di sekitarmu.”
Yesus memproklamirkan Diri-Nya sebagai pewarta kabar baik karena Ia telah diurapi oleh Bapa seperti tertulis dalam Injil hari ini:”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku.” ( ayat 18 )
Pelajaran penting bagi kita di hari ini adalah:
1) Ingatlah bahwa engkau telah menerima kabar baik surgawi yakni Yesus sendiri;
2) Jadikanlah dirimu pembawa dan pewarta kabar baik bagi sesamamu;
3) Jangan biarkan mulutmu menceritakan kejelekan, keburukan bahkan dosa-dosa sesamamu kepada orang lain;
4) Dekatkanlah dirimu dengan Tuhan sebagai syarat untuk menjadi pembawa dan pewarta kabar baik.
Jika Anda memelihara Roh Kudus di dalam diri dan hatimu maka engkau sungguh-sungguh menjadi pembawa kabar sukacita kepada sesamamu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )